
Delon memberikan baju baru dan celana panjang baru buat Dhika dan Anton, Delon berfikir mereka berhak mendapatkan baju baru karena baju mereka sebelumnya sudah sedikit lusuh, walaupun banyak tahanan yang iri segala istimewa yang diterima Dhika dan Anton tapi tahanan yang lain enggak berani kerjain kakak beradik itu karena mereka selalu berbagi makanan, roko, minuman dan kopi karena dianggap dermawan. kini Anton kembali menjalankan kehidupannya lagi menjalankan kehidupannya didalam sel selama beberapa tahun, Anton menceritakan apa saja yang dilakukan selama dirumahnya Michel bahkan sampai hari terakhir Dhika merasa iri mendengarkan segala fasilitas yang diberikan ke adiknya tapi berkat kebaikan Michel kini Anton kembali sehat sepenuhnya setelah menjalankan beraneka pengobatan
" enaknya sebelumnya kesini boleh minum andaikan Kaka yang sakit pasti menyenangkan" ucap Dhika pelan saat didalam sel
" itu juga berkat Delon minta ijin ke Nabila dan Michel dibolehkan yah kita minum berdua tiga botol dibolehkan jalan jalan lagi" ucap Anton bahagia karena menerima segala kebaikan dari Michel
" walaupun lebih banyak dirumahnya dengan pengawasan yang ketat tapi masih boleh makan apapun yang diinginkan" sambung Anton sedih dan langsung terkekeh
" tapi yang penting sekarang kamu sudah kembali sehat itu lebih penting sih untung nya perusahaan tetap berjalan jadi kita enggak kekurangan walaupun didalam penjara seperti ini, ya kasarnya leha leha tapi tetap dapet uang memangnya koruptor saja ya yang seperti kita " lanjut Dhika bangga
__ADS_1
" bener kita seperti koruptor ya tetap dapet aliran dana walaupun didalam penjara walaupun enggak semuanya mungkin tapi kita masih beruntung masih makan enak dan kenyang lagi" lanjut Anton bangga
dilain sisi, Michel ikut ke rumahnya Delon bersantai sambil bantuin Delon mempersiapkan berkas buat ke Makassar Alex yang tahu Michel ikut ke rumah Delon jadi kesel karena lagi lagi minta jatah ke Asih harus tertunda. Nabila dan Asih merapihkan baju baju yang bakal mereka bawa nanti
" Asih TTM kamu pasti lagi kesel tuh ada Michel di sini" ucap Nabila sambil memasukkan baju
" pasti bu mana berani dia maksa buat panjat pinang meluk saya saja dihukum apa lagi sampai nekat lebih parah lagi pak Michel tegas ya Bu" ucap Asih melihat Nabila
" Bu maaf kalo saya kepo sebenernya kenapa Alex dilarang ikut ke Makassar lama lama" lanjut Asih penasaran
__ADS_1
" katanya permintaan Michel dapat teguran mau atau enggaknya yah suami saya nurut dapet teguran seperti itu demi nama baik kita juga Asih" lanjut Nabila senyum kecut
" maafkan kelakuan saya yang kurang pantas bu, saya sadar kelakuan saya bisa menjadi cemoohan orang lain tapi kalo sudah kejepit sudah nolak rayuan Alex bu apa lagi kalo sudah minta" lanjut Asih nunduk
" ya memang susah melawan sih kalo posisi kita sudah terjepit apa lagi kalo nafsong sudah memuncak" lanjut Nabila duduk di kasur
dilain sisi, Delon dan Michel bahas proyek baru diantara mereka, karena Michel sadar jabatannya enggak akan abadi pasti ada masanya harus meninggalkan jabatannya Michel enggak ingin setelah pensiun enggak ada kegiatan sama sekali.
" bagaimana kamu buka perusahaan property juga, lumayan loh hasilnya" ucap Delon
__ADS_1
" bagaimana kalo saya menanam saham juga jadi wakil CEO, anak anak saya juga sudah pada kuliah biar pas mereka lulus bisa gantiin jabatan saya" ucap Michel berharap
" apa dia mau jadi wakil CEO sekarang saja banyak larangan apa lagi nanti oh no Delon" batin Alex teriak kesel