Jangan Paksa Aku Jadi Teman Ranjang

Jangan Paksa Aku Jadi Teman Ranjang
chapter 4


__ADS_3

mobil Delon sampai disebuah butik, Delon mengajak Nabila memilih kebaya yang harus dipakainya, Nabila terlihat bahagia pertama kali ke kota langsung diajak kebutik dan beli baju kebaya


setelah puas mencari akhirnya Nabila mendapatkan kebaya pilihannya warna merah yang simpel tapi elegan, Delon dan Nabila langsung ke kasir memberikan kebaya pilihannya


" harganya lima juta rupiah pak" ucap kasir


" oke" Delon langsung membuka dompetnya mengeluarkan beberapa uang merah setelah memberikan uang Delon langsung melihat ke Nabila yang sebentar lagi jadi istri sirihnya


" ganti baju kamu sama kebaya itu dan langsung makeup diruang ganti" perintah Delon tersenyum


" baik tuan saya ganti baju dulu" ucap Nabila langsung jalan menuju kamar ganti


selama menunggu Nabila, Delon mengecek kantor nya lewat handphone karena Delon keluar kantor dari siang dan enggak bisa kerja seharian karena menjemput Nabila


setelah beberapa menit akhirnya Nabila sudah ganti baju dengan kebaya pilihannya, betapa cantiknya Nabila dengan kebaya pilihannya, Delon langsung jalan kearah Nabila dengan tersenyum


" saya enggak salah pilih kamu bener bener cantik" puji Delon melihat Nabila dari ujung kepala sampai ujung kaki


" terimakasih pujiannya tuan dan terimakasih kebaya nya juga" ucap Nabila senyum tersipu malu dengan pujian Delon


setelah berganti baju akhirnya Delon ajak Nabila untuk ijab kabul di masjid yang sudah ditentukan, setelah selesai Delon mengajak Nabila ke rumahnya

__ADS_1


betapa kagetnya Nabila saat melihat rumah Delon begitu besar dan indah lebih besar dari rumahnya, halaman rumah Delon dipenuhi tanaman hias dan beberapa buah buahan.


Delon langsung ajak Nabila kedalam kamar, saat sudah didalam kamar Delon ajak Nabila duduk di sofa


" duduklah disamping saya" perintah Delon


" baik tuan" ucap Nabila senyum manis


" mulai hari ini kamu buang tas butut kamu karena saya yakin kamu bawa baju dari kampung" perintah Delon


" kok dibuang tuan, saya nanti enggak ada baju" lanjut Nabila penasaran


" terimakasih kalo sudah dibelikan maaf kalo baju saya bikin malu saya ikhlas untuk anda buang" lanjut Nabila pasrah karena kalo melawan bisa bahaya


" bagus saya enggak suka penolakan" sambung Delon


Delon langsung mencium bibir Nabila akhirnya kesampaian juga keinginannya menjadikan Nabila teman ranjang, walaupun baru pertama kali Nabila berusaha menikmati ciuman yang dilakukan Delon, setelah puas delon memberikan tanda cinta di leher dan dada Nabila


setelah puas foreplay Delon menggendong Nabila keatas kasur, betapa kagetnya di gendong sama delon, Delon membantu Nabila membukakan baju nya betapa kagetnya Delon melihat badan Nabila begitu begitu putih, Nabila langsung tiduran dikasur dengan perasaan yang enggak karuan


Nabila baru pertama kali melihat benda tumpul didepan nya langsung nunduk dengan perasaan yang bercampur aduk.

__ADS_1


" walaupun nikah sirih tapi Delon adalah suami kamu yang sah harus bisa memuaskan Delon" batin Nabila sambil senyum manis


" apa kamu siap melakukan kewajiban kamu" ucap Delon langsung mencium bibir Nabila


dengan lembut


" saya siap tuan lakukan sesuka anda" lanjut Nabila pasrah


Nabila memegang seprai saat benda tumpul milik Delon menerobos masuk kedalam sarang yang masih sempit sekali.


aahhhh


******* Delon dengan keras, baru kali ini dia menikmati sarang yang begitu menggit, Delon mencium bibir Niki sambil melanjutkan aksinya.


beda dengan Nabila yang menangis dan menahan rasa sakit di bagian pangkal pahanya, Nabila berusaha menikmati permainan Delon walaupun ini baru pertama kalinya


setelah satu jam berlalu cairan hangat tumpah dengan banyak didalam pangkal paha.


" aku puas sekali terimakasih cantik" ucap Delon yang mendaratkan ciuman dibibir Nabila


" saya senang kalo anda merasa puas" ucap Nabila sambil menahan rasa sakit di badannya

__ADS_1


__ADS_2