Jangan Paksa Aku Jadi Teman Ranjang

Jangan Paksa Aku Jadi Teman Ranjang
chapter 50


__ADS_3

Nabila dan Delon menikmati makanan yang mereka beli tadi didalam mobil, Nabila merasa bahagia sekali karena hari ini Delon memanjakan dirinya menuruti apapun keinginan nya


Nabila manja manja sama suaminya menaro kepalanya di pahanya Delon sambil disuapin burger ke dua yang di beli nya tadi kebab sudah habis duluan makan bareng Delon saling suapin


" terimakasih sayang hari ini kamu memanjakan aku dan maaf aku menghabiskan uang kamu banyak hari ini" ucap Nabila manja langsung duduk mengambil air minum


" sama sama sayang kamu juga enggak boros jadi enggak ada salahnya hari ini aku memanjakan istri aku apa lagi hamil pasti porsi makan ibu hamil lebih banyak" ucap Delon yang langsung minum dibotol yang tadi dipake Nabila


" aku beruntung punya suami seperti kamu ganteng, baik, manjain istri, dan tajir banget aku bangga sekali menerima ajakan kamu jadi teman ranjang kamu seumur hidup" goda Nabila langsung mencium bibir suaminya dengan lembut


" aku juga beruntung punya istri seperti kamu cantik, baik, jago masak dan jago melayani aku diranjang membuat aku betah bersama kamu dan enggak banyak nuntut dan enggak banyak nolak setiap aku ajak kamu main dua sampai tiga ronde dan aku bisa setia sama kamu" ucap Delon mencium badan istri nya dengan nikmat enggak ada yang dilewatkan Delon


dilain sisi, Anton merasa kesal mendengar laporan karyawannya Minggu depan Nabila dan Delon nikah resmi ditambah lagi sekarang di rumah Delon ada polisi yang berjaga dan anjing penjaga membuatnya sulit menjebak Nabila

__ADS_1


" terus bagaimana ini kalo kamu enggak bisa menjalankan tugas kembalikan uang saya lima puluh juta yang sudah saya bayar tunai" bentak Anton kesal padahal vidio Delon sudah dikirim justru gagal membuat Nabila meninggal kan Delon


" padahal ada Vidio itu kenapa mereka bisa tetap menikah sih" bentak Anton semakin kesal


" maaf tuan uang nya sudah abis dan saya sudah berusaha ikut Nabila tapi tetap saja gagal kalo mengembalikan nya saya enggak mau" protes anak buah Anton bisa bisanya disuruh ganti rugi


" makannya harus berhasil sebelum mereka menikah resmi mengerti" bentak Anton semakin kesal


" lebih baik enggak usah ke penjara lagi lah ribet sekali dia" batin anak buah Anton kesal


dilain sisi, orang tuanya Delon menyambut kedatangan anak dan menantunya yang sepertinya belanja banyak mereka selama jalan jalan tadi


" mami ngapain di luar" tanya Nabila melihat mertuanya di teras rumah

__ADS_1


" lagi duduk santai sambil menunggu kalian, sepertinya kalian belanja banyak" ucap mamahnya Delon yang melihat supir masuk bawa satu karung dan satu kantong plastik hitam


" Iyah mami beli popok, baju dan sarung tangan anak biar kita enggak pusing belanja setiap bulannya" ucap Delon terkekeh


" suami siaga bagus bagus itu" puji mamahnya Delon


" yah sudah yuk kita kedalam" ajak Nabila yang masuk duluan


setibanya didalam kamar Nabila melihat daster yang tadi di pilihkan suaminya, tadi di taman kota Delon langsung kasih belanjaan nya ke pelayan membuat diri nya enggak melihat isinya


betapa kagetnya Nabila melihat daster transparan lebih banyak dari pada daster bahan tebal, Nabila langsung melihat suaminya dengan heran sama pilihannya


" aku beli yang transparan lebih banyak kamu pake pas dikamar sebelum kita panjat pinang dan pas bangun tidur supaya aku lebih puas melihat badan dalam kamu sayang" ucap Delon terkekeh

__ADS_1


__ADS_2