Jangan Paksa Aku Jadi Teman Ranjang

Jangan Paksa Aku Jadi Teman Ranjang
chapter 61


__ADS_3

Delon melihat jarum jam di dinding kantor menunjukan jam empat sore, Delon mengambil handphone nya didalam tas dan menghubungi kaka sepupu nya


" ka apa masih di Mall sama Nabila" ucap Delon di telefon


" Iyah masih kenapa mau nyusul" ucap kaka sepupunya Delon diseberang telefon


" Iyah ka, sekarang Delon kesana yah" lanjut Delon langsung mematikan telefon dan memasukkan handphone kedalam tas dan merapikan berkas berkasnya dan langsung jalan menuju mall


dilain sisi, Nabila sedang asik melihat barang barang anak membuat Nabila bahagia sekarang kesibukan nya mempersiapkan kebutuhan anak


Nabila memilih stroller warna biru gambar kartun dan melihat kakak sepupuhnya dan direspon anggukan kepala tanda setuju stroller itu jadi kado pernikahannya.


" ada yang lain" tanya kaaka ipar


" ini saja ka terimakasih kadonya ya ka" ucap Nabila bahagia karena kaka ipar sepupuhnya baik dan peduli padanya

__ADS_1


" baiklah kita Bayar dan nunggu Delon kesini" lanjut kaka ipar sambil jalan ke kasir


setelah puas belanja Nabila dan kaka sepupuhnya makan eskrim disebuah restoran, Nabila melihat handphone nya sambil senyum senyum membuat kaka ipar nya penasaran


" sepertinya kamu lagi seneng ada apa" tanya kaka ipar sepupuhnya


" saya lagi cari nama buat anak nanti nama anak laki dan perempuan pasti lahir enggak bingung" ucap Nabila melihat handphone nya


" masih lama sih tapi boleh juga lah, bagaimana kalo nama satria Hidayatullah dan kalo nama anak perempuan putri Cantika lestari" ucap kaka ipar nya sambil makan eskrim


Nabila yang melihat Delon lewat restoran yang sama membuat Nabila teriakin nama Delon membuat Delon lihat kearah suara yang memanggilnya langsung menghampiri istrinya yang lagi makan eskrim, Delon langsung mencium bibir Nabila sebentar dan langsung ikut duduk


" sayang apa kamu mau ekstrim" tanya Nabila sambil menyuapin Delon dan diterima sama Delon suapin dari istrinya


" boleh sayang" ucap Delon yang langsung makan eskrim yang ada di meja

__ADS_1


" kaka senang kalian so sweet semoga sampai maut memisahkan kalian yah kalo ada masalah apapun saling terbuka sesakit apapun yang namanya kejujuran jauh lebih penting" ucap kaka sepupunya Delon


" insyaallah ka kita saling terbuka apapun yang kita alami" ucap Delon merangkul bahunya Nabila


' kita enggak mau karena hal terkecil kita jadi berantem ka" ucap Nabila


dilain sisi, Anton akhirnya berhasil kabur dari penjara dan langsung jalan cepat ke tempat pernikahannya Delon dan Nabila besok. Anton enggak akan membiarkan Delon dan Nabila bahagia.


Anton sudah menyiramkan bensin ke gedung resepsi pernikahan Delon dan membakar gedung itu dalam sekejap kobaran api sudah membesar, Anton langsung cepet kabur sebelum ada yang melihat aksinya


" rasakan pembalasan dari saya kalian berdua" batin Anton penuh amarah


Anton langsung menaiki motornya dan jalan cepat meninggalkan lokasi resepsi pernikahan Delon dan Nabila besok, beberapa jam kemudian petugas keamanan merasa kaget gedung yang tadi siang baik baik saja sekarang dipenuhi sama kobaran api


dilain sisi, ayah nya Delon mendapatkan laporan tempat resepsi pernikahannya Delon sudah terbakar api dan sekarang petugas pemadam kebakaran berusaha mengendalikan api

__ADS_1


Delon dan Nabila yang mendengar kabar langsung kaget dan bingung kenapa tiba-tiba bisa kebakaran, Delon langsung mendudukan Nabila ke kursi karena kaget mendengar kabar buruk


__ADS_2