Jangan Paksa Aku Jadi Teman Ranjang

Jangan Paksa Aku Jadi Teman Ranjang
chapter 24


__ADS_3

Nabila merasa sedih karena harus meninggalkan orang tuanya untuk kembali ke kota, Sukma yang melihat anaknya melamun diteras depan rumah langsung gabung duduk


" kamu kan kerja di kota carilah jodoh orang kaya dan bawa ke sini" ucap Sukma melihat anaknya


" belum dapat jodoh bu ya doakan saja segera Bu" ucap Nabila santai sebenernya dirinya sudah mulai merasa nyaman sama Delon dan sudah melakukan pernikahan secara sirih


" usia mu sudah enggak muda lagi, jangan sampai ibu larang kamu pulang sebelum bawa calon suami yah" ancam Sukma serius karena anaknya cantik tapi begitu sulit mendapatkan jodoh


" yah jangan begitu dong bu, besok Nabila kembali lagi ke kota, doakan saja ya bu" lanjut Nabila lemes denger ancaman ibunya


" baguslah kerja lagi pulang pulang bawa uang dan jodoh yah" lanjut Sukma dan langsung berjalan meninggalkan anaknya


Nabila yang sebenernya sudah punya suami yang tampan dan kaya raya ingin sekali meresmikan pernikahannya, walaupun beberapa hari ini sudah melakukan panjat pinang Nabila berharap diberikan anak dari permainan yang dilakukan Bareng Delon.


dilain sisi, Delon melamun karena sudah dua malam ini tidur enggak dilayani sama Nabila merasa kesepian soalnya sebelum tidur mereka melakukan panjat pinang dan Nabila suka bawain minuman dingin sesudah main biar seger tenggorokan habis selama jam mengeluarkan suara suara goib

__ADS_1


Alex yang melihat bosnya melamun di dapur langsung menghampiri nya


" apa anda melamun memikirkan nona Nabila tuan?" tanya Alex


" Iyah bener, dua malam enggak dapet belaian lembut dari Nabila terasa sepi sekali, biasanya saya dengan mudah mendapatkan pengganti Sisil mencari wanita lain tapi beda sama Nabila jadi harus nunggu dia tanpa merasa bosan dan enggak minat cari yang lain" ucap Delon lemes


" apa anda mulai setia sama nona Nabila contohnya urusan ranjang? pancing Alex penasaran


" sepertinya begitu sih, tapi entahlah yang pasti sekarang saya galau" lanjut Delon langsung jalan menuju kamarnya


karena Delon merebut harga dirinya dengan ancaman dan menjadikan nya teman ranjang saja, membuat Nabila pertama kalinya berharap bisa berjodoh sama Delon yang sebenernya laki laki baik,tampan, dan kaya raya.


" saya akan berusaha kerasa bikin Delon nyaman dan perlahan mencintai saya, dan pernikahan ini bisa diresmikan" batin Nabila senyum senyum sendiri


pagi yang begitu cerah Nabila sudah membantu ibunya bebers rumah dan masak buat sarapan, sedangkan ayahnya sudah di kebun.

__ADS_1


" kamu pulang sendiri lagi" tanya Sukma sambil motong wortel


" Iyah bu tapi ketemu ayah dulu baru jalan Bu, kasihan ayah kalo harus anterin ke terminal kan jauh" ucap Nabila bohong


" bagus juga sadar diri, ingat ucapan ibu semalam fokus cari jodoh kalo perlu rayu dan cari orang kaya kalo perlu sudah punya istri enggak masalah' lanjut Sukma


" astaghfirullah bu saya enggak mau jadi plakor bu enggak baik" lanjut Nabila enggak habis fikir sama pola fikir ibunya


" pokoknya cari suami yang kaya raya biar hidup kita enak, oh yah pak Delon kan orang kota juga dia juga jomblo" sambung Sukma memasukkan potongan wortel ke baskom


" hah pak Delon Bu, mana mau dia sama gadis desa seperti saya Bu" sambung Nabila bohong dan merahasiakan status pernikahan nya


" kamu merendahkan diri sendiri, kamu cantik dan bisa masak, goda dia biar mau sama kamu" sambung Sukma


" entahlah bu saya enggak berani" sambung Nabila nahan ketawa tanpa menggodanya pun sekarang dirinya sudah punya status Bareng Delon walaupun belum resmi

__ADS_1


__ADS_2