
"dokter kandungan jangan jangan Asih" ucap Delon melihat Asih dan membogem bahunya Alex dengan lembut
" pasien hamil sudah tiga Minggu ingat yah setelah pasien sadar kasih makan dan setelah kondisinya pulih segera dibawa ke rumah sakit dan saya pamit kalo begitu" lanjut dokter langsung pergi begitu saja
Alex yang mendengar ucapan dokter langsung kaget enggak menyangka secepatnya ini kecebong nya langsung berubah, Delon membogem bahunya Alex dan memeluk Alex memberikan semangat ke asisten sekaligus teman baiknya
" persiapkan semuanya bro sebelum kandungan nya besar dan jangan sampai Michel dan yang lainnya tahu Asih hamil diluar nikah pasti menjadi beban fikiran buat Asih" ucap Delon pelan
" selamat sebentar lagi kamu jadi seorang ayah setelah dari dokter kandungan tanggung jawab bro anak orang" sambung Delon langsung keluar kamar
" Iyah bro saya tahu" ucap Alex lemes saat mendengar kenyataan teman tapi mesra nya sekarang sedang mengandung anaknya, enggak secepat ini juga Alex Tobat bersenang senang sama perempuan, Alex memang mencintai Asih tapi masih mau bersenang senang dulu tanpa ikatan pernikahan sama sekali justru tuhan berkendak lain didalam perut Asih Tumbuh janin hasil panjat pinang seenaknya beberapa hari ini
dilain sisi, Delon yang melihat Eka baru selesai minum ASI langsung tersenyum dan kunci pintu kamar sambil jalan kearah Nabila yang lagi nidurin Eka di kasur
__ADS_1
" bunda sayang sekarang waktunya bayi besar dapetin susu haus nih" goda Delon membersihkan gunung kembarnya Nabila dengan tissu basah
" baiklah bayi besar kesayangan bunda yuk bermesraan di sofa" goda Nabila membuka bajunya membuat Delon langsung ber nafsong melihat Nabila polos didepan nya
Delon langsung memainkan gunung kembarnya Nabila dengan lembut sedangkan tangan Nabila memainkan rudalnya Delon
" aahhh sayang bagaimana kondisi Asih kata dokter" desa han Nabila sambil melihat Delon
" akhirnya dugaan kita bener, ya sudah kamu bantu pernikahan mereka sayang lebih cepet lebih baik pantas michel melarang Alex terlalu lama ikut nginep disini takut seperti ini ya" lanjut Nabila yang awalnya setuju keinginan Michel melarang Alex ikut nginep lama
dilain sisi, Asih perlahan membukakan matanya dan berusaha bangun dari tidurnya Alex yang melihat Asih berusaha duduk langsung membantunya dan memberikan air putih ke Asih
" minum dulu Asih setelah pusingnya reda kita makan dulu ya" ucap Alex lembut dan masih enggak percaya teman kencan nya lagi mengandung anaknya.
__ADS_1
" iyah sayang" ucap Asih lemes dan langsung minum
Asih menerima Alex menyuapi nya Asih enggak menolak perhatian baik yang diberikan Alex padanya setelah makanan selesai Asih di suruh minum obat yang Asih fikir obat sakit kepala tapi vitamin ibu hamil
" sayang aku ketemu Delon dulu yah kamu mandi dan siap siap kita tidur bareng yah" goda Alex mencium leher Asih tangannya memainkan gunung kembarnya Asih membuatnya Asih Mende sah dengan lembut
" sebentar yah nanti kita lanjut atau kamu temui Nabila saja liat Eka yah" sambung Alex mencium kepalanya Asih
Alex mengirim pesan ke Delon untuk bicara di ruang kerjanya Delon tentunya membahas kemungkinan Asih bener bener hamil, baik Delon ataupun Alex sama sama diam sibuk sama fikiran masing-masing
" setelah kamu tahu Nabila hamil dulu apa yang kamu lakukan Delon walaupun status kalian dulu nikah sirih" ucap Alex menatap langit langit dari jendela ruangan kerja Delon
" pastinya bahagia sekali enggak menyangka mengikat Nabila demi nafsong saya eh tuhan memberikan kita keturunan mau atau enggak nya saya harus tanggung jawab nikah resmi dan kondisi kita dulu juga lagi berduka juga tapi tetap pernikahan dijalankan" lanjut Delon enggak ada penyesalan sama sekali atas sikapnya dulu maksa Nabila menjadi teman ranjangnya
__ADS_1