Jangan Paksa Aku Jadi Teman Ranjang

Jangan Paksa Aku Jadi Teman Ranjang
chapter 93


__ADS_3

Delon memeluk sahabatnya dan kakaknya Anton pas sudah sampai di penjara, Delon cerita banyak hal ke kakaknya Anton perkembangan perusahaannya sedangkan Nabila membuka makanan yang dibelinya tadi


" makan sambil ngobrol lebih seru" ucap Nabila mengeluarkan minuman bersoda dari dalam kantong plastik


" kita juga membelikan buat kalian rokok, cemilan,dan kopi biar kalian enggak bosen didalam penjara, ini hasil perusahaan kita yang selalu lancar guys" ucap Delon mengeluarkan potongan pizza kedalam piring


" wah makan besar Alhamdulillah yah terimakasih Delon dan Nabila kerja keras kalian" puji kakaknya Anton dengan lahap makan pizsa hut karena selama dipenjara enggak pernah makan enak


" Iyah ka sama sama" lanjut Delon yang sebenernya ingin sekali suapin istrinya tapi enggak enak sama sahabatnya


" kandungan kamu sudah berapa bulan Nabila" ucap Anton sambil melihat Nabila setelah itu lanjuti makan steak daging kesukaannya


" Alhamdulillah tujuh bulan ka, jadi enggak sabar nunggu lahirnya" ucap Nabila melihat Anton dan langsung melanjutkan makanan


" kalo sudah lahir bawa kesini yah" lanjut kakaknya Anton semangat

__ADS_1


" pasti ka, oh yah tahanan yang satu sel sama kalian kita beliin makanan juga, kita enggak mau karena bawaan kita kalian kena masalah" lanjut Delon yang enggak ingin ada perkelahian karena makanan saja


" baiknya sama mereka" puji Anton


" kita mau memberikan fasilitas ke kalian dengan makanan dan minuman cukup dan enggak mau mereka iri dan jadi masalah buat kalian" lanjut Delon terkekeh


" bener juga sih kemarin ada yang berantem karena ingin kopi tapi mereka enggak mau saling bagi" lanjut kakaknya Anton mengingat sesama tahanan bisa berkelahi karena hal sepele


" baju kotor kalian mana supaya bisa dibawa sama bodyguard ke laundry biar Minggu depan kita kesini sudah bawa baju bersih sama makanan" lanjut Nabila yang mendadak lapar melihat makanan dimeja


" baik tuan" ucap bodyguard yang langsung ambil plastik diatas meja


" dari pada nyuruh sesama tahanan bisa hilang mending Nerima bantuan dari kalian hehehehe" lanjut kakaknya Anton terkekeh


" Iyah ka enggak masalah kok kan uang kaka di saya juga banyak jadi santai saja hahahaha" lanjut Delon

__ADS_1


" astaghfirullah suami ku jadi sombong" lanjut Nabila geleng kepala heran


" maaf sayang canda" lanjut Delon


setelah selesai dari penjara Nabila dan Delon pamit pulang dulu mau bawa baju kotor sahabatnya Delon,dan istirahat seharian jalan jalan, setibanya di rumah Delon dan Nabila rebahan dikasur mereka betapa nikmatnya rebahan setelah seharian cape jalan jalan, tangan Delon memainkan pegunungan milik Nabila membuat Nabila membuka kancing baju tahu keinginan suaminya


" tiga puluh menit yah sayang" ucap Nabila yang melihat suaminya yang sudah membuka baju dan celananya


" Iyah sayang kan selama kamu hamil selalu sebentar" ucap Delon yang langsung naik keatas badannya Nabila


Delon Langsung memasukkan rudalnya kedalam goa milik istrinya dengan lembut, Nabila memeluk Delon saat Delon memaju dan memundurkan rudalnya sambil mencium bibir Nabila dengan liar sehingga Nabila kualahan mengimbangi permainan Delon sedangkan tangan Delon memainkan dua gunung kembar miliknya dengan lembut membuat Nabila menikmati pergerakan tangan dan pinggangnya Delon yang lembut membuatnya menikmati sentuhan yang diberikan


" lebih cepat sayang aku sudah mau sampai" bisik Nabila yang menggoda membuat Delon mempercapat pergerakan pinggangnya setelah cairan bening keluar akhirnya Delon memasukkan kedalam pangkal pahanya Nabila


" terimakasih sayang aku puas sekali" ucap Delon Langsung mencium kening Nabila

__ADS_1


__ADS_2