
Delon geleng geleng kepala sambil senyum bahagia melihat istrinya belanja keperluan anaknya nanti, Delon sampai membuka mulutnya lebar saking kagetnya belanjaan istrinya sungguh banyak sekali, Nabila yang melihat suaminya membuka mulut karena bingung cuman terkekeh melihatnya
" kamu mau jualan atau buat anak kita sayang banyak sekali" ucap Delon takjub melihat banyaknya baju bayi
" setiap bulan baju bayi lebih boros pemakaian sayang, berbeda sama kita yang dewasa, sehari bisa empat kali ganti baju dan diawal kelahirannya juga bajunya cuman muat sebulan saja sampai usia 1 tahun beli baju dan popok pasti banyak belum lagi kalo butuh susu formula lebih boros lagi" ucap Nabila memeriksa kembali belanjaan nya
" bearti aku harus lebih giat lagi bekerja supaya bisa maksimal memenuhi kebutuhan anak aku sayang, dan semoga ASI kamu banyak biar enggak boros" lanjut Delon terkekeh
" dasar pelit juga yah hehehehe, tapi aku usahakan banyak ya sayang jadi kita enggak usah beli susu formula" lanjut Nabila memeluk Delon
" ya sudah biar bodyguard yang bayar dan kita lanjutkan jalan jalan kita ya" ajak Delon merangkul bahu Nabila
__ADS_1
" iyah sayang" lanjut Nabila
" kalian bayar dan sebagian bawa ke mobil sebagian ikut kita lanjutkan belanja" perintah Delon melihat bodyguard nya
" baik tuan" ucap empat bodyguard kompak
Delon, Nabila,dan dua bodyguard lanjutkan belanja lagi, sebenernya baju anak mereka sudah banyak sebelum menikah Nabila sudah belanja namanya wanita matanya kalo enggak belanja ada yang kurang lengkap apa lagi kalo ke Mall, setelah puas berbelanja Delon mengajak istrinya buat makan siang bareng begitu juga bodyguard yang temenin mereka keliling
" kita beli susu ibu hamil dan pelancar ASI sayang biar ASI aku deres" lanjut Nabila
Nabila memikirkan ucapan tadi pas bahas kebutuhan anaknya nanti rasanya ingin sekali bekerja meringankan pengeluaran keluarga tapi Nabila sadar dan yakin Delon pasti bisa memenuhi kebutuhan hidup keluarganya dengan maksimal mengingat perusahaannya selalu mendapatkan keuntungan dan mengelola perusahaan kakaknya Anton
__ADS_1
setelah puas belanja Nabila ngajak Delon menjenguk sahabatnya didalam penjara, Delon merasa bahagia sekali istrinya enggak trauma ataupun menyimpan dendam pada sahabatnya
" sayangnya aku, aku bangga sekali sama kamu bisa memaafkan kesalahan orang lain ke kamu" ucap Delon mencium tangan Nabila
" aku enggak mau egois sayang walaupun mereka jahat tapi mereka adalah sahabat kamu dari kecil aku enggak mau persahabatan kalian hancur karena aku dan perusahaan kakaknya Anton terlantar aku enggak tega sayang karena aku yakin dia membangun perusahaan besar pasti enggak mudah" ucap Nabila menyimpan kepalanya di bahu Delon merasakan tangan Delon memainkan area sensitifnya yang menjadi Kesukaan Delon untung badan Nabila tertutup selimut sedikit jadi tangan nakal Delon bisa beraksi sepuasnya
"aku tadi beli pizza hut, burger, dan steak makanan buat mereka sayang dan kita makan disana yah" lanjut Delon sengaja mencubit area sensitifnya Nabila
" ahhh sayang kenapa di cubit sih lagi menikmati juga huh" lanjut Nabila sambil mendesah dan protes karena Delon sengaja mencubit nya
" habis aku gemes sayang" bisik Delon mencium leher Nabila
__ADS_1
dilain sisi, Anton dan kakaknya disuruh duduk di kursi pengunjung, Anton enggak sabar ketemu Delon karena katanya Delon membawa banyak makanan