
polisi dan Alex yang melihat layar laptop didalam ruangan satpam memperhatikan gerak gerik orang yang mencurigakan di bagian gudang khusus barang produksi dari perusahaan Delon, Alex menghubungi seseorang dan menjalankan rencananya menggalakan niat jahatnya
polisi dan Alex yang melihat layar laptop langsung tersenyum puas sesuai harapannya dan Berhasil melindungi barang barang Delon, Alex menelepon orang suruhannya segera kembali kedalam ruangan satpam beruntungnya ada tempat duduk sepi dan aman buat memantau perusahaan kakaknya Anton
" Alhamdulillah pak aman barang barang pak Delon" ucap Alex yang langsung memandang langit
" Iyah syukurlah, apa perlu kita bilang membatalkan kerjasama ini saya kwartir kalo pas kita pulang ada masalah baru sama Delon" ucap polisi frustasi
" baiklah kita kasih tahu hasil yang kita lihat saya juga enggak mau pak Delon rugi besar karena sahabatnya sendiri" lanjut Alex kesal
"baiklah kita segera kembali" lanjut polisi sambil memegang laptop dan membiarkan laptopnya tetap nyala
disisi lain Delon, Nabila,dan kakaknya Anton makan malam di penginapan nya Delon, hari ini Nabila memasak dibiarkan sama ART masak dan sedikit dibantu
" Delon kita main basket yuk olahraga malam bagaimana" ucap kakaknya Anton
__ADS_1
" boleh juga ka sudah lama yah kita enggak olahraga bareng" ucap Delon sedih
" andai Anton enggak bikin kesalahan fatal pasti seru olahraga bareng" batin Delon sedih dan kangen sama sahabat masa kecilnya dulu
" sabar yah sayang" bisik Nabila yang melihat wajah sedih suami nya
" iyah sayang" lanjut Delon rasanya ingin mencium bibir istrinya tapi kwartir membuat kakaknya Anton semakin nekat sama rencananya
" baiklah habiskan makanan kita dan habis itu kita olahraga bareng
" sialan kamu Delon segitunya kamu curiga sama saya" batin kakaknya Anton kesal
" maaf tuan kita ikut kita juga mau ikut main basket sudah lama" ucap Alex terkekeh
" sama saya juga sudah lama, bermain basket lebih seru ramean seperti ini bisa dibagi dua tim" ucap polisi santai
__ADS_1
" sayang aku di rumah atau ikut" ucap Nabila bingung karena suaminya sibuk ngobrol sedangkan dirinya dicuekin
" ikut saja sayang jadi tim hore aku dan penyemangat aku" ucap Delon merangkul Nabila
" baiklah kita langsung ke lapangan basket" ucap bodyguard langsung masuk kedalam mobil
saat didalam mobil Delon sengaja duduk ditengah tengah antara Nabila dan kakaknya Anton mencegah kesempatan kakaknya Anton pegang Nabila diam diam, berbeda sama kakaknya Anton merasa kesal karena gagal duduk disampingnya Nabila padahal niat nya mau pegang Nabila selama didalam mobil kini rencananya gagal
" sialan Delon, lihat saja dilapangan basket" batin kakaknya Anton langsung melihat keluar jendela dengan kesal
" sayang tim kamu harus menang yah" bisik Nabila pegang tangan Delon dengan mesra
" kalo aku menang dapat hadiah apa sayang" ucap Delon sambil mengelus rambut Nabila dengan lembut
" aku kasih dua ronde satu di kasur dan satunya dikamar mandi masing-masing waktunya tiga puluh menit, waktu istirahat aku lumayan lama sambil menunggu bathtub penuh dan foreplay sama kamu" goda Nabila diam diam tangan nya memainkan rudal milik Delon
__ADS_1
" sayang iseng yah jangan dipegang ah nanti kalo sudah pengen bisa repot aku, aku setuju hadiah dari kamu memang istri pengertian" bisik Delon mencium leher Nabila sebentar