
Nabila dan Delon mendengarkan penjelasan Alex soal pembangunan rumah yang ada di Makassar dan betapa bahagianya kamar anaknya sudah jadi dan penuh dengan banyak mainan dan di halaman depan sudah ada dua mainan permintaan Delon dan Nabila kamar Asih pun di buat sebagus mungkin Asih yang merasa bingung kenapa kamarnya berbeda dari ART Alex cuman bisa terkekeh sedangkan Delon membiarkan Alex sesuka hati asalkan yang dibawa ke kamar itu cuma Asih dan dilarang keras perempuan lain dibawa masuk
" aku jadi enggak sabar menunggu anak kita lahir sayang main di rumah itu dan Asih bisa satu kamar sama anak kita sampai anak kita bisa mandiri tidur sendiri" ucap Nabila bahagia melihat foto foto rumah baru selesai di renovasi di Makassar
" Iyah sayang aku juga enggak sabar" ucap Delon merangkul bahu Nabila
" maaf bapak dan ibu kenapa kamar saya beda dari ART yah" ucap Asih merasa enggak enak
" tanya saja sama yang disebelah kamu maksa saya kasih kamar bagus buat kamu" protes Delon melihat Alex yang terkekeh
" kalo saya nginep ada yang temanin saya di kamar Asih masa saya tidur sendiri mana enak hahahaha" ucap Alex dengan tertawa
__ADS_1
" astaga pak Alex anda mempersiapkan juga ternyata" protes Asih nunduk
" maafkan suami saya apa kamu risih" ucap Nabila merasa enggak enak hati
" enggak apa apa bu sudah biasa bu" lanjut Asih dengan polos
" astaga jujur amat jadi perempuan" protes Alex tepuk jidatnya
Delon dan Nabila cuman bisa terkekeh mendengar ucapan Asih yang polos sedangkan Asih cuman bisa nunduk karena malu sama kelakuan Alex
" kenapa temannya pak Delon di rawat di rumah bukannya di rumah sakit" bisik Asih ke Alex
__ADS_1
" karena Kapolda temannya Anton sedangkan dia tahanan jadi harus di sini selama pemulihan di awasi sama polisi dan pemeriksaan dokter di bawa ke sini sekaligus bawa obat bisa dibilang mendapatkan dispensasi lah karena sahabatan dari kecil bareng Delon juga" penjelasan Alex merangkul bahunya Asih
" enaknya mendapatkan dispensasi pantes bisa dirawat disini apa dia bisa bebas jalan jalan maaf kepo" lanjut Asih terkekeh karena rasa penasaran
" enggak mendapatkan sama sekali walaupun dirawat disini penuh sama makanan enak tapi tetap enggak seenaknya tetap menjalankan masa tahanan dia, dan yang menjenguk pun tetap menjalankan pemeriksaan barang bawaan" lanjut Alex melihat Asih yang ternyata punya jiwa kepo nya
Delon dan Anton membahas perkembangan perusahaan bahkan rumah kakaknya sudah di renovasi selama kakaknya Anton di dalam penjara rumah itu akan ditempati Delon dan Nabila selama kunjungan kerja, Anton bahagia karena perkembangan perusahaannya berkembang ditangan Delon kakaknya enggak salah memilih Delon walaupun tujuan awalnya menjebak tapi hasilnya luar biasa
" Alhamdulillah yah Anton perusahaannya terus berkembang jadi jangan pikirkan tentang perusahaan nikmati saja hari hari kamu tanpa pusing memikirkan perusahaan" ucap Delon
" tadinya Anton mau ke perusahaan mau mantau tapi saya larang karena kan statusnya masih tahanan, jadi enggak usah fikirkan soal perusahaan yang penting kamu sehat dan enjoy didalam penjara walaupun enggak bisa kemana mana" ucap Kapolda melihat Anton
__ADS_1
" jangan stres stres ka walaupun sekarang sudah sehat kita bahagia bisa ketemu ka Anton ngobrol dengan santai apa lagi di rumah Kapolda kan kita betah kesini ka" ucap Nabila terkekeh sudah enggak ada rasa takut saat melihat Anton karena tatapan Anton sudah enggak seliar dulu
" bener Nabila selama disini saya bisa jalan jalan puas walaupun didalam rumah dan duduk di kolam renang walaupun di awasi" lanjut Anton terkekeh