Jangan Paksa Aku Jadi Teman Ranjang

Jangan Paksa Aku Jadi Teman Ranjang
chapter 28


__ADS_3

Nabila siap siap untuk ke apotek membeli alat tespek mumpung Delon belum pulang, kalo hasil nya positif bakal jadi kejutan buat Delon


sebelum sampai pintu rumah kepala pelayan langsung jalan cepat menghampiri majikannya yang pergi sendirian


" maaf nona apa enggak sebaiknya anda ditemani beli respeknya saya kwartir sama Anda" ucap kepala pelayan


" enggak usah kwartir saya janji habis dari apotek saya langsung pulang" ucap Nabila


" atau kami saya yang beli anda tunggu di rumah saja nona" lanjut kepala pelayan yang lemes karena tawarannya di tolak terus sama Nabila


" sekali kali lah pak saya pergi sendirian, saya sudah pesan taxi online" lanjut Nabila Langsung keluar begitu saja tanpa memperdulikan kepala pelayan


" ah nona bener bener kerasa kepala" gerutu kepala pelayan


dilain sisi, Alex yang mendapatkan benturan yang enggak terlalu keras cuman merasakan pusing saja langsung melihat kekursi belakang melihat kondisi Delon.

__ADS_1


" tuan tuan bangun" ucap Alex berusaha membangun kan Delon tapi enggak ada respon sama sekali


" astaga harus cepet bawa tuan ke rumah sakit" lanjut Alex yang langsung menelpon ambulance karena dirinya habis mengalami kecelakaan


baru saja Alex mau memasukkan handphone kedalam kantong nya tiba tiba Alex mendapatkan telefon dari manajer perkebunan dan Alex mengangkat telefon nya


" ada apa kamu telefon saya" tanya Alex yang lemas karena menahan pusing di kepala nya


" maaf tuan perkebunan tiba tiba kebakaran bahkan mengakibatkan rumah karyawan kita sampai hangus terbakar" ucap manajer di sebrang sana


" astaghfirullah rumah karyawan itu kan rumah Nabila bagaimana kondisi kedua orangtuanya" lanjut Alex kaget mendengar kebakaran padahal sebelumnya kebun disana dalam keadaan normal enggak ada percikan api sama sekali


" tolong urus disana yah, sampai pak Delon datang, karena kita habis kecelakaan pak Delon seperti nya pingsan" lanjut Alex yang semakin enggak kuat nahan pusing akhirnya mematikan saluran telefon nya sepihak


dilain sisi Nabila jalan santai ke dalam apotek membeli tespek setelah membeli lima tespek dari merek berbeda, Nabila langsung jalan menuju keluar

__ADS_1


tanpa disangka-sangka Nabila bertemu Anton sahabat nya Delon, Anton melihat Nabila dari ujung kaki sampai ujung kepala sambil tersenyum manis


" eh Nabila ketemu disini kok sendirian mana Delon" tanya Anton pura pura


" Delon lagi diluar sepertinya dua jam lagi sampai di rumah ada apa yah" ucap Nabila sedikit takut karena sahabatnya Delon hobi minum dan main ranjang membuat Nabila waspada


" yah sayang sekali yah tadinya saya mau ajak dia minum, bagaimana kalo kamu saja yang temani saya minum" ajak Anton yang langsung pegang tangan Nabila


" maaf saya enggak suka minum" tolak Nabila yang langsung melepaskan tangannya


" disana ada aneka jus ayo lah temanin saya sampai Delon datang yah saya mohon" lanjut Anton memelas


" baiklah tapi cuman sebentar yah" sambung Nabila


Anton yang merasa puas menjebak Nabila akhirnya rencananya berhasil dan kini Nabila ditangan nya

__ADS_1


Anton dan Nabila langsung jalan ke mobil Anton


dilain sisi, Alex mendapatkan perawatan dari dokter hanya di bagian tubuhnya saja yang lecet dan diberikan obat nyeri sedangkan Delon masih mendapatkan perawatan dari dokter ternyata Delon mengeluarkan darah yang cukup banyak membuat Delon koma


__ADS_2