Jangan Paksa Aku Jadi Teman Ranjang

Jangan Paksa Aku Jadi Teman Ranjang
chapter 114


__ADS_3

enggak seperti biasanya dan ini pertama kalinya Asih nungguin Alex datang ke kamarnya walaupun Asih merasa enggak enak sama majikannya melakukan hal hal negatif Asih enggak bisa menolak permintaan Alex buat gulet sejam di atas ranjang maupun didalam kamar mandi


Alex yang bahagia karena malam ini Nabila dan Delon nginep di rumah sakit jadi malam ini bisa berduaan lebih bebas sama Asih sedangkan ART di suruh pulang sama Alex karena Alex enggak ingin Asih jadi bahan bullyan karena semalaman sekamar sama Alex


" sepertinya kamu sudah siap buat ronde malam ini" goda Alex tanpa sengaja melihat Asih pakai handuk setelah mandi


" kalo masuk kamar orang bisa kan di ketok dulu kalo enggak ada jawaban kan bisa nunggu di dapur" protes Asih kesal


" saya enggak mau tapi maunya asal masuk saja" lanjut Alex mengedipkan matanya


" dasar mesum mau apa kesini" lanjut Asih memilih baju

__ADS_1


" mau aku" lanjut Alex memeluk Asih


Alex membalikkan badannya Asih yang cuman memakai handuk dan keliatan kulit Asih cukup bersih dan halus Alex Langsung mencium bahu Asih dengan lembut sedangkan tangannya perlahan masuk kedalam handuk dan memainkan gunung kembarnya Asih dengan lembut membuat Asih mende sah dengan menikmati sentuhan yang diberikan Alex ke badannya saat ini


" kenapa pak Alex nyuruh ART nginep di Apartemen bapak malam ini aahhh" desa han Asih menikmati gunung kembarnya dimainkan dengan lembut


" karena dari sore ini sampai besok pagi saya di sini apa kamu keberatan" bisik Alex di lehernya Asih


" karena enak Asih dan saya menginginkan nya" lanjut Alex mencium bibir Asih dengan lembut sedangkan tangannya menari indah di seluruh badannya Asih dengan lembut


Alex menggendong Asih yang polos keatas kasur, Asih yang merasa enggak nyaman tapi harus dipaksanya menikmati keinginan Alex karena Asih enggak rela melepaskan Alex yang sudah merebut mahkotanya

__ADS_1


Alex memasukan rudalnya kedalam sarangnya dengan lembut sedangkan Asih bertahan sekaligus menikmati pergerakan pinggangnya Alex maju dan mundur sedangkan Alex tersenyum puas melihat Asih menikmati sentu han yang diberikan nya, Alex mencium bibir Asih sedangkan tangannya menari dengan indah di kedua gunung kembarnya Asih akhirnya cairan hangat pun keluar dan dimasukkan kedalam pangkal pahanya Asih


" terimakasih cantik aku sangat puas" bisik Alex


" apa ada ronde di kamar mandi" ucap Asih lemes


" tentu lanjut dong cantik" lanjut Alex


dilain sisi, Delon dan Nabila memperhatikan suster yang menggantikan pempres ke Eka anaknya dengan baik, selesai menggantikan pempres suster juga mengelap badan anaknya Nabila dengan pelan membuat Nabila deg degan saat melihat punggung anaknya diberikan sabun khusus anak sedangkan Delon yang baru pertama kali melihat langsung merawat anak jadi enggak sabar mengurusnya di rumah


" harus pelan pelan yah bu saat memberikan sabun kebadan Depan dan belakang dan hati hati jangan jatuh anaknya, saat membersihkan kepala lebih hati hati kena mata ya bu, kalo memandikan anak lebih baik berdua yah bu biar ada yang bantuin ibu" ucap suster memakaikan baju pertama ke anaknya Delon

__ADS_1


" baik sus, di rumah sudah ada baby sister yang sudah ahli merawat anak sus" ucap Delon sambil memegang tangan dan bahu Nabila


__ADS_2