Jangan Paksa Aku Jadi Teman Ranjang

Jangan Paksa Aku Jadi Teman Ranjang
chapter 99


__ADS_3

setelah Asih memakai bajunya Asih melihat Alex menempelkan beberapa wallpaper di dinding, Asih menatap laki laki yang merebut paksa ciuman pertamanya Asih kagum melihat Alex yang telaten memasang wallpaper dengan rapih


" pantesan diluar sana banyak remaja dengan bebas berciuman begini rasanya" gumam Asih yang bisa didengar Alex


" bikin candu, tapi kamu enggak usah terburu-buru untuk panjat pinang sama saya enggak akan memaksa kamu Asih kalo kamu siap kita bisa melakukan walaupun kita tanpa status" ucap Alex langsung duduk di sofa


" tapi kalo kita melakukan itu tanpa ikatan suami saya suatu saat tahu saya enggak virgin lagi pasti kecewa sama saya enak di anda rugi di saya dong" lanjut Asih nunduk


" ada jamu supaya rapet tenang saja Asih saya akan memasang pengaman selama kita panjat pinang" lanjut Alex jalan menuju Asih yang duduk di ranjang


" kenapa anda enggak pakai jasa perempuan malam saja dari pada merusak saya" lanjut Asih menutup dadanya pakai bantal karena takut


" saya sering celup sana celup sini alias bebas, dan karena sudah biasa susah di hentikan apa lagi kalo sudah tergoda" lanjut Alex terkekeh


" apa anda sengaja menjebak saya tuan sebenarnya anda ingin celup saya" lanjut Asih penuh amarah

__ADS_1


" awalnya saya murni tolongin kamu tapi pas kemarin saya anterin kamu kekamar saya jadi tergoda sama kamu, kita lakukan pemanasan yuk sebelum saya pulang" lanjut Alex jongkok


" tapi...." lanjut Asih terputus tiba tiba Alex mencium bibirnya dan perlahan Alex mendirikan Asih


kini Asih menikmati permainan lidah Alex Asih menjadi ketagihan dicium Alex dan menjadi ketagihan tangan Alex memainkan kedua gunung Milik Asih setelah puas cium Alex mencium leher Asih dengan Pelan Pelan tanpa meninggalkan jejak aksi panasnya, lagi lagi tangan Alex masih betah memainkan gunung kembarnya Asih sambil mencium leher membuat Asih mendesah menikmati sentuhan yang diberikan Alex


' terus lah mendesah Asih saya senang mendengar suara kamu" bisik Alex


aaahhh


" Iyah pak Alex aaahhh nikmat sekali tangan anda" ucap Asih menikmati sentuhan Alex


tangan Alex tiba tiba memegang area sensitif Asih sambil tersenyum puas, dan Alex meminta Asih menaikkan tongkat saktinya walaupun Asih belum berpengalaman Asih mengikuti bantuan tangan dari Alex memainkan tongkat sakitnya


" kamu sudah basah Asih" bisik Alex tersenyum licik

__ADS_1


" jangan dulu yah tuan saya belum siap, ini kok berdiri tuan bagaimana menormalkan nya" ucap Asih panik dan malu melihatnya pertama kali melihat tongkat sakti laki laki


" saya akan bersolo karir sampai kamu siap selama kita bermain saya enggak akan maksa kamu panjat pinang karena saya mau melakukannya tanpa kekerasan" lanjut Alex langsung kekamar mandi


Asih melihat Alex merasa kasihan karena tongkat sakitnya enggak masuk kedalam sarangnya, Asih kini menjadi bimbang turutin keinginan Alex atau nggak


" anda bener bener liar dan tega tuan rasakan solo karir di kamar mandi" batin Asih yang kini merasakan badannya sudah kotor karena begitu saja menerima sentuhan yang diberikan Alex dua kali tanpa menolaknya


dilain sisi, Delon sangat bahagia melihat layar monitor memperlihatkan bayinya sangat aktif, Delon mencium kening Nabila dengan bahagia begitu juga dengan Nabila enggak sabar melihat anak pertamanya


" ibu ingat yah imbangi asupan makanan ibu jangan terlalu gemuk bu mempengaruhi ke perkembangan janin karena kalo terlalu gemuk saat melahirkan pasti susah untuk keluarnya Bu" saran dokter merapikan alat USG nya


"baik dok saya akan lebih memperhatikan porsi makan saya" ucap Nabila tersenyum bahagia


" ini vitamin dan obat ibu hamil nya" lanjut dokter memberikan resep ke Delon

__ADS_1


" terimakasih dok" ucap Delon bahagia


__ADS_2