
setibanya di penginapan Delon dan Nabila ke kamar dan membersihkan diri, Delon sengaja minta Nabila mandi bareng membuat Nabila selalu menuruti apapun keinginan suaminya buat bermain berdua didalam kamar mandi
Delon memberikan sabun ke badan Nabila membersihkan badan istrinya dengan lembut, sesekali Delon mencium bibir dan lehernya Nabila, Delon selalu bagian leher istrinya paling terakhir dibersihkan karena paling suka melihat istrinya kegelian menikmati sentuhan yang diberikannya
" sayang besok kita ke rumah sakit yah mau liat anak kita di layar monitor sayang" ucap Delon membersihkan dua gunung milik istrinya dengan lembut
" boleh sayang aku juga mau liat anak kita penasaran perempuan atau laki-laki kalo kamu mau anak pertama apa aaahhh" ucap Nabila sambil mendesah menikmati setiap sentuhan yang diberikan Delon
" apapun aku mau sayang karena itu anugerah yang Allah kasih tapi kalo disuruh milih anak pertama laki kedua dan seterusnya bebas laki laki atau perempuan sama saja" ucap Delon
__ADS_1
" kenapa mau anak laki laki sayang" ucap Nabila penasaran
" karena pas kuliah bisa sedikit sedikit jadi penerus perusahaan aku, kalo anak perempuan aku enggak memaksakan untuk melanjutkan perusahaan aku sayang, tapi balik lagi apapun anugerah yang diberikan aku akan menerima nya dengan senang hati" lanjut Delon membersihkan bagian sensitif Nabila tempat paling disukai Delon
dilain sisi, betapa kagetnya Anton saat melihat kakaknya dimasukan kedalam sel yang sama dan ada bekas luka di bagian wajahnya, Anton mendengarkan cerita kakaknya sampai akhirnya masuk penjara, Anton merasa enggak tega melihat kakaknya dipenjara juga demi dirinya membalas dendam ke Delon dan Nabila nasipnya berakhir di penjara
" terus sekarang bagaimana apa kamu masih lanjut sama dendam kamu" tanya kakaknya Anton dengan penuh Amarah ke adiknya karena turutin keinginan nya akhirnya sekarang apes seperti sekarang menjalankan kehidupannya di dalam penjara
" syukurlah kalo kamu sadar Anton, kalo kamu punya nafsu lebih baik liar dari pada istri temen sendiri" lanjut Kakaknya Anton menepuk bahu Anton
__ADS_1
dilain sisi, Delon, Nabila, Alex,dan polisi lagi duduk serius di ruang kerja Delon membahas nasip kaka dan adik kini harus di penjara mempertanggung jawabkan perbuatannya itu, Nabila yang mendengarkan pembicaraan suaminya mulai berfikir meringankan hukuman Anton memang kesalahan Anton sudah semakin banyak, Nabila sadar hukuman kesalahan pertama pasti lebih berat karena ulahnya kedua orangtuanya meninggal dunia dalam kebakaran ulah Anton
" terus bagaimana sekarang" ucap Delon sambil melihat berkas berkas kerjasama
" lebih baik batalkan kerjasama kalian, dan Delon ke penjara minta kakanya Anton membatalkan kerjasama karena dianggap mengancam keselamatan perusahaan dan istri kamu, kami sudah punya bukti karyawan Anton hampir membawa barang barang kamu dan kami berhasil menggagalkan nya" ucap polisi membuka laptopnya
" kamu serius bro?" tanya Delon enggak percaya
polisi langsung memberikan rekaman cctv beberapa hari lalu saat bodyguard nya berhasil menggagalkan karyawan Anton untuk bawa kabur jualannya, tangan Delon sudah mengepal saking emosinya enggak habis fikir kakaknya Anton bisa setega ini
__ADS_1
" bagaimana bro" ucap Alex melihat Delon yang nahan emosinya
" saya setuju membatalkan kerjasama" lanjut Delon menahan emosi