Jangan Paksa Aku Jadi Teman Ranjang

Jangan Paksa Aku Jadi Teman Ranjang
chapter 40


__ADS_3

anak buah Anton datang ke penjara menjenguk Anton dan karyawan nya, Anton merencanakan balas dendam untuk Delon dan Nabila berencana memisahkan mereka dan menjebak Nabila supaya di cap perempuan enggak bener


" kalian berdua harus berhasil menjebak Delon dan Nabila main panjat pinang dan jangan lupa sebar berita kalo Nabila sudah liar biar Delon mengusir Nabila dan sebatang kara diluar" ucap Anton tertawa puas membahayakan betapa menderitanya gadis kampung itu


" baik pak kita jalankan perintah anda" ucap karyawan Anton laki laki merasa tertarik melihat Nabila pas dilihatin foto pertama kali dan disuruh main panjat pinang dengan senang hati menerima perintah ini


" kalo kalian berhasil bayaran kalian akan saya kasih bonus" lanjut Anton melihat karyawan nya


" baik tuan kami akan melakukan pekerjaan ini dengan sebaik-baiknya" ucap karyawan Anton perempuan sejujurnya keberatan ditawarkan pekerjaan panjat pinang sama laki laki lain karena demi uang rela berkorban toh enggak setiap hari melakukan pekerjaan hina ini


" pergilah atur rencana menjebak Nabila dan Delon ditempat yang berbeda" perintah Anton langsung berdiri dan pergi begitu saja


karyawan Anton yang perempuan melihat Anton pergi langsung nunduk dan ditegur sama karyawan Anton yang laki laki ditepuk bahunya membuatnya kaget

__ADS_1


" kenapa kamu nunduk" ucap karyawan Anton laki laki


" sayaa malu menerima pekerjaan ini apa saya mundur saja yah takut" ucap karyawan Anton perempuan


" Halah malu sekarang tuh apa apa uang kalo kita enggak rela berkorban mana bisa dapet uang sebanyak ini loh, dapetnya diatas gaji kita setahun jadi jangan nolak pekerjaan mudah ini, saya pengen banget sama pekerjaan ini' ucap karyawan Anton terkekeh


" dasar laki laki yang biasa liar mana mau nolak pekerjaan panjat pinang gratis justru dapet uang banyak lagi" batin karyawan Anton kesal


setibanya didalam kamar Delon menurunkan istrinya pelan pelan ke atas kasur dan mencium lembut bibir manis istrinya, Nabila yang mendapatkan ciuman dari suaminya menerima dengan senang hati


" mulai besok kemanapun kamu pergi wajib di anterin sama pelayan jangan pergi sendirian yah sayang" ucap Delon melihat istrinya yang tiduran di kasur


" iyah sayang aku jadi takut pergi sendirian lagi" ucap Nabila sambil pegang perutnya

__ADS_1


" dan aku akan urus semua persiapan pernikahan kita, Minggu depan orang tua aku pasti akan kesini" lanjut Delon mencium kening istrinya


" aku malu sayang sama status sosial aku dan status kita sekarang" lanjut Nabila sedih karena sebelumnya dipaksa jadi teman ranjang walaupun sekarang jadi istri Delon


" kalo soal itu kamu tenang saja aku yakin mereka akan menerima kamu, yang terpenting kamu jadi mantu yang baik dan bisa bikin masakan kesukaan mertua pasti di restui" lanjut Delon mencium bibir istrinya dan tangannya memegang lembut leher dan dada Nabila membuat Nabila kegelian


" sudah sayang enggak malu dari tadi dilihatin sama pelayan" ucap Nabila yang langsung melihat pelayan yang dari tadi berdiri pegang plastik


" kamu simpan bungkusan itu dan boleh kembali ke dapur pelayan" perintah Nabila yang malu sama kelakuan suaminya


" baik nona permisi" ucap pelayan yang langsung jalan ke kulkas yang ada didalam kamar memasukkan bungkusan dan langsung pergi


" kamu kenapa suruh pelayan pergi padahal dia bisa liat live film panas" lanjut Delon terkekeh membuat Nabila mencium bibir suaminya yang enggak punya malu

__ADS_1


__ADS_2