Jangan Paksa Aku Jadi Teman Ranjang

Jangan Paksa Aku Jadi Teman Ranjang
chapter 97


__ADS_3

Nabila menyiram tanaman di halaman rumahnya saat asik menyiram bunga Nabila melihat mobil Delon datang dan langsung menghampiri Delon, saat Delon membuka pintu mobil disambut Nabila dengan senyum manisnya dan mencium pipinya Delon sebentar membuat Delon kesel karena istrinya enggak mau cium bibirnya


" jangan disini sayang malu di kamar saja yah" bisik Nabila melihat Alex yang pegang dahinya


" baiklah sayang kalo kamu menginginkannya olahraga senja dari aku" ucap Delon terkekeh sambil keluar dari mobil


" loh kok dia malahan minta olahraga senja dasar suami mesum" gerutu Nabila


" belum sembuh nona otaknya maklum saja" ejek Alex terkekeh


Delon enggak mau memperpanjang pembicaraan nya langsung jalan masuk kedalam rumah diikuti Nabila, Alex dan baby sister, setelah sampai di ruang tamu, Delon memperkenalkan Asih baby sister yang sementara menjadi ART khusus menyiapkan makanan maupun minuman saat Nabila ngidam


" apa enggak terlalu cepat sayang kita minta Asih tinggal di sini sedangkan aku kan lahiran dua bulan lagi" protes Nabila yang merasa enggak enak


" enggak masalah sayang, Asih bisa bantu merapikan baju dan perabotan kamar anak kita dan Asih tidur di kamar anak kita selama tiga tahun pas anak kita sudah bisa tidur sendiri Asih tidur dikamar ART juga" ucap Delon menceritakan rencananya

__ADS_1


" aku enggak mau kamu terlalu cape mempersiapkan kamar anak kita" sambungan Delon memegang tangan Nabila


" baiklah kalo begitu rencananya, Asih semoga kamu betah kerja disini" lanjut Nabila melihat Asih cara pakaian asih cukup sopan dan berharap Asih bekerja dengan baik


" insyaallah saya enggak akan mengecewakan kalian" ucap Asih nunduk


" Alex tolong antar Asih ke kamar anak saya yah dan wallpaper kamar tolong dilanjutkan dipasangnya" perintah Delon melihat Alex


" siap laksanakan tuan" ucap Alex


" bilang saja mau olahraga senja" batin Alex sambil geleng-geleng kepala


Alex langsung antar Asih ke kamar anaknya Delon Nabila nanti, Alex memerintahkan Asih menyimpan bajunya kedalam lemari sedangkan Alex duduk di sofa sambil nungguin Asih selesai merapikan bajunya


" kamarnya bagus yah pak Alex" ucap Asih menutup lemari

__ADS_1


" Iyah bagus sesuai keinginan pak Delon, saya harap kamu kerja dengan baik jangan macem macem inget cari kerja itu susah dan jangan genit sama pak Delon karena kalo kamu bertingkah kamu kehilangan Gaji yang cukup besar, soalnya gaji baby sister itu kan enggak besar, jadi ingat pesan saya jaga sikap dan ucapan jangan jadi pelakor inget gaji dua juta bersih itu enggak mudah didapatkan dimasa pandemi seperti ini" ucap Alex melihat Asih yang lumayan cantik dan putih mata Alex yang normal sungguh tergoda melihat badannya Asih


" baik pak saya akan mengingat amanat anda terimakasih sudah memperingatkan saya" ucap Asih tersenyum


Alex yang melihat Asih tersenyum langsung jalan mendekati Asih dan membuat Asih gugup karena dideketin sama Alex


" anda mau apa pak" ucap Asih gugup


" saya tergoda melihat kamu apa boleh saya mendapatkan ciuman perpisahan sebelum saya pulang" ucap Alex yang tangannya memegang kedua pipinya Asih


" maaf pak jangan" tolak Asih menunduk dan melepaskan tangannya Alex


" huff baiklah" lanjut Alex dengan frustasi dan langsung pergi dari kamar Asih


Asih yang melihat Alex sedikit takut melihat tingkah asistennya Delon tadi

__ADS_1


__ADS_2