
Delon mengajak Nabila melihat rumah barunya, Nabila ingin merombak rumah barunya, Delon setuju sama ide istrinya asal Nabila bahagia, Delon memberikan sketsa rumah baru yang dibuat Nabila, Alex langsung mengacungkan jempolnya tanda setuju
" saya suka berkebun jadi kalo setiap kesini bisa memetik buah anggur,apel,dan mangga sama kasih beberapa permainan buat anak yah prosotan sama ayunan biar anak saya betah selama diajak kesini" ucap Nabila membayangkan betapa indah dan serunya rumah baru nanti
" baik nona akan saya kasih sketsa anda, saya juga senang melihatnya bagus nona" ucap Alex melihat sketsa yang dikasih sama Nabila
" kira kira pembangunan lantai dua dan kebun kecil sama mainan siap kapan" ucap Delon merangkul bahu Nabila
" mungkin akhir tahun pak soalnya kan sekalian dikasih barang barang kan dan kebunnya juga dibangun dulu yah paling jadinya akhir Desember pas malam tahun baru bukannya nona Nabila perkiraan melahirkan November jadi pas kesini semuanya sudah siap" lanjut Alex langsung melihat Nabila yang nahan geli karena Delon tiba tiba tangannya memainkan pantatnya
" dasar bos laknat lagi ngobrol malah mesum" batin Alex kesel
" baiklah kalo sudah ada perkiraan nya warna kamar anak saya biru dan isi banyak mainan dan kasur juga yah perkiraan anak saya laki laki jadi diisi sama mainan laki laki" lanjut Delon yang nyaman memainkan pantat istrinya
" au sayang kamu bener bener iseng yah" bisik Nabila nahan sakit karena di cubit
__ADS_1
" kita lanjut dikamar yuk" bisik Delon terkekeh langsung berdiri
" kalian pasti mau lanjutin enak enak dikamar kan sana lah dari pada asik ngobrol kalian malah mesum bikin pengen saja" protes Alex sinis melihat Delon
" hahahaha asisten yang pengertian" lanjut Delon tertawa sambil menggendong Nabila sambil ciuman
" dasar bucin gila" gerutu Alex yang kedengeran sama Delon
setibanya di dalam kamar Delon langsung melancarkan aksinya langsung melahap bibir mungil istrinya yang terasa manis, tangan Delon memainkan dua gunung milik istrinya dengan lembut, setelah puas Delon langsung mencium leher istrinya membuat Nabila mendesah menikmati sentuhan yang diberikan Delon
" tadi kamu manggil aku apa sayang" ucap Delon yang langsung melihat wajah istrinya
" apa kamu Enggak suka aku panggil seperti itu aahhh ooohhh" lanjut Nabila mendesah menikmati dua gunungnya dimainkan sama Delon
" suka banget sayang boleh juga kita membiasakan sebutan seperti itu yah sampai terbiasa dan anak kita lahir hemm bearti aku panggil kamu bunda yah" bisik Delon langsung mencium kuping Nabila
__ADS_1
" sudah ah ayah geli sudah yuk buruan eksekusi aku sudah pengen nih" lanjut Nabila langsung jalan ke kasur dan tiduran
" tunggu bunda" lanjut Delon terkekeh
Nabila merasa geli panggilan barunya tapi harus membiasakan panggilan ayah dan bunda biar pas anak sudah lahir enggak bingung mau dipanggil apa
" beraninya yah tinggalkan aku" goda Delon langsung memasukkan rudal kedalam sarangnya Delon perlahan memaju dan memundurkan rudalnya dengan kenikmatan
" rasakan sayang sensasi yang aku kasih" bisik Delon sambil memainkan gunung kembar milik istrinya
" betapa enaknya surga dunia ayah aaahhh oooohhh" ucap Nabila mendesah sambil memeluk Delon
"aku enggak sabar bunda nunggu kamu selesai melahirkan dan nifas aku mau main lebih lama dan lebih banyak seperti sebelum kamu hamil aahhh ooohhh" lanjut Delon mendesah semangat memaju mundurkan pinggangnya
setelah mendapatkan pelepasan dan cairan hangat masuk kedalam pangkal paha Nabila dan Delon tumbang sama sama tidur dalam posisi pelukan dan polos
__ADS_1