
Delon memerintahkan karyawan di rumahnya merapikan kamarnya sebagus mungkin besok sore dan membelikan beberapa baju luar dan beberapa Dalaman untuk Nabila karena Delon enggak mau baju kusem milik Nabila ada di rumah ini dan Delon bakal malu melihatnya
" ingat perintah saya besok jangan sampai beli kurang dari dua puluh baju,dua puluh celana panjang tapi beberapa dicampur sama rok mini,dan besok masak makanan yang enak karena mulai besok teman ranjang baru saya datang" perintah Delon
" baik tuan besok kami siapkan sesuai perintah anda" ucap kepala pelayan
dilain sisi Nabila merapikan baju bajunya kedalam tas, tanpa dirasakan air matanya keluar begitu saja dikedua pipinya
" maaf kan Nabila ibu dan ayah bohongin kalian dan mengecewakan kalian karena Nabila takut sama tuan Delon" batin Nabila langsung duduk di atas kasur
dilain sisi lain Delon siap siap ke kampung dimana Nabila tinggal, Delon enggak sabar melakukan malam pertama sama Nabila gadis kampung yang masih original, dan Delon langsung memerintahkan Alex menyiapkan mobil karena mereka jemput Nabila
" rasanya enggak sabar menunggu pengalaman pertama bermain panjat bareng Nabila" batin Delon langsung keluar kamar
dilain sisi Nabila yang sudah rapi langsung pamit untuk jalan, ayahnya bermasuk mengantar kan anaknya ke terminal langsung dilarang takut ketahuan kebohongan Nya
__ADS_1
" enggak usah ayah, ayah kan pasti cape habis pulang kerja harus cape cape anter Nabila jauh ke terminal Nabila enggak tega" ucap Nabila berbohong
" tapi nak ayah enggak ngerasa cape kok" ucap ayah
" awas kamu kalo jadi ART dan dan mengecewakan kami" ancam ibu
" insyaallah enggak Bu" lanjut Nabila mencium tangan ayah dan ibunya bergantian
Joko merasa sedih karena enggak bisa mengantar kan anaknya dan mau lihat anaknya naik bis ke kota mana Nabila bekerja, lain dengan istrinya yang mengharapkan anaknya pulang bawa uang supaya enggak jadi orang susah lagi
" masuklah cantik" perintah Delon
" baik tuan" ucap Nabila tersenyum Nabila langsung duduk didalam mobil
" Alex yang jalan" perintah Delon sambil melihat Nabila enggak percaya Nabila mau jadi teman ranjang nya
__ADS_1
mobil Delon langsung meninggalkan kampung selama perjalanan Delon dan Nabila ngobrol supaya suasana enggak sepi
" tuan saya ada permintaan untuk anda sebagai syarat saya mau jadi teman ranjang anda" ucap Nabila takut tapi dirinya enggak mau melakukan hubungan itu tanpa ikatan apapun
" permintaan apa cantik, kan saya sudah bilang bakal menjamin kehidupan orang tua kamu lebih baik" ucap Delon yang penasaran sama permintaan Nabila
" karena saya dijadikan teman ranjang anda, saya mau nikah sirih enggak apa apa tuan yang penting halal bagi agama walaupun belum halal bagi negara, maaf tuan saya enggak mau melakukan dosa zina tuan walaupun cuman sama anda saja" lanjut Nabila yang melihat Delon berusaha untuk tersenyum manis
" baik lah kalo kamu inginkan seperti itu" lanjut Delon
Delon langsung mengambil handphone dari dalam jasnya memerintahkan anak buahnya untuk panggil ustadz ke masjid untuk melakukan pernikahan sirihnya, setelah selesai Delon memerintahkan Alex untuk ke butik membelikan kebaya untuk Nabila
" kita ke butik sekarang" perintah Delon
" baik tuan" sahut Alex yang kagum sama Nabila walaupun menerima tawaran Delon tapi enggak mau melakukan dosa zina sama Delon untuk beberapa waktu sampai Delon bosan
__ADS_1