JANJI DI BAWAH REMBULAN

JANJI DI BAWAH REMBULAN
Menekan Niken


__ADS_3

"Dasar kalian ini benar-benar kurang ajar, kalian kira aku tidak bisa membayar pakaian ini!!" seru Niken.


"Saya akan sangat berterima kasih jika Anda bersedia membayarnya, namun jika kau tidak mau membayarnya Maka jangan salahkan aku sebagai pemilik butik ini akan membawa perkara ini melalui jalur hukum." ucap Andin.


Niken benar-benar sangat takut dengan nama polisi, Mungkin wanita itu mempunyai masa lalu dengan seorang polisi atau bagaimana. entahlah kata-kata yang diucapkan oleh Andin seperti bom waktu yang siap meledak, Hal itu membuat Niken langsung terdiam 1000 bahasa tanpa bisa mengeluarkan sepatah kata pun.


"Lebih baik kau memilih salah satu diantara permintaanku tadi, jika kau bisa membayarnya maka aku tidak akan membawa permasalahan ini ke jalur hukum. tapi jika kau tidak mau membayar Maka jangan salahkan aku jika aku membawa semua permasalahan ini ke jalur hukum." ucap Andin yang membuat Laras yang berada di sampingnya langsung tersenyum.


"Kau kira aku ini wanita miskin tidak bisa membayar pakaian ini, aku adalah istri dari seorang pengusaha yang sangat terkenal. Aku adalah istri dari Desta Krisna!" seru Niken.


"Benarkah? kalau begitu aku minta padaMu untuk segera melunasi pembayaran pakaian ini, jika tidak maka aku mohon maaf dengan semua ketidaknyamanan ini." Andien yang kemudian duduk dengan sangat arogan. wanita itu menatap mantan madunya yang selalu membuatnya seperti berada di neraka. "Kenapa aku harus diam dengan semua kebisuan dunia ini, hari ini dan Mulai detik ini aku pasti akan menghukum kalian semua orang-orang yang sudah melukaiku. orang-orang yang sudah membuatku seperti berada di neraka dan membuat ibuku meninggal." guman Andin dalam hati sambil menatap Niken yang sedikit kebingungan jika sampai Desta mengetahui dia membeli pakaian dengan nominal 500 juta, kemungkinan besar suaminya itu akan benar-benar sangat murka. tapi mendengar kata penjara tidak mungkin juga mau masuk ke dalam jurang kehancurannya sendiri.


"Bagaimana, Apakah kau mau membayarnya atau aku harus melakukan sesuatu?" tanya Andin kembali yang membuat Niken benar-benar sangat kebingungan. dengan segera wanita itu langsung mengeluarkan kartu pembayaran dan melunasi pembayaran dengan nominal 500 juta yang harus segera dia lunasi daripada dia harus berada di penjara.


Di tempat lain sebuah notifikasi mengenai pembayaran yang dilakukan oleh istrinya masuk ke ponsel Desta.


"Ada apa Tuan?" tanya sekretaris Desta.


"Apa yang dilakukan oleh wanita brengsek itu, berani sekali dia mengeluarkan uang sebesar 500 juta. Sebenarnya apa yang dia lakukan?" ucap Desta yang kemudian langsung memblokir seluruh kartu pembayaran yang dimiliki oleh istrinya. entah apa yang akan dilakukan oleh Desta jika nanti dia pulang, pria itu benar-benar tidak bisa menahan sesak di dadanya. mempunyai istri sebaik Andin malah ditukar istri yang tidak bisa mengontrol keinginannya untuk berfoya-foya.


"Baiklah nyonya, Terima kasih karena kau sudah mau bekerja sama dengan kami." ucap Andin yang kemudian meminta salah satu pekerjaannya untuk menyuruh Niken keluar dari butiknya. Beberapa pelanggan yang lain tentu saja mereka meminta untuk segera dilayani karena tadi ada pengganggu yang membuat mereka sangat kesal.


** Beberapa hari kemudian **

__ADS_1


Sudah satu minggu ini Andien kembali ke Indonesia, sering sekali wanita itu datang ke makam ibunya. menatap pusara sang ibu yang sudah beberapa tahun ini tidak dia datangi.


Assalamualaikum Bu, bagaimana kabar ibu? Apakah ibu baik-baik saja di sana?" ucap Andin sambil mengusap pusara ibunya. seketika air matanya menetes saat mengingat semua kenangan pahit dalam kehidupannya. hanya air mata yang menemani Andin di pusara ibunya, wanita itu benar-benar tidak tahu apa yang akan terjadi. sudah berhari-hari Andin selalu datang ke pusara ibunya, menyesali nasib yang membuatnya merasakan kepahitan dan kehilangan ibunya karena suami dan keluarganya.


"Andin kembali kemari karena Andin harus membalas semua perlakuan mereka Bu, Andin tidak akan pernah ikhlas, Andin masih sakit saat mengingat semua kejadian yang telah kita alami." ucap Andin Entah berapa lama Andin berada di pusara ibunya, tak berselang lama Wanita itu pergi dari tempat itu ke sebuah rumah sederhana yang sudah dia beli. Andin tidak ingin dikenali oleh siapapun, dia tidak mau pembalasan dendam atas semua yang dilakukan oleh suaminya akan diketahui oleh Desta.


Di tempat lain terlihat seorang pria juga sudah berada di sekitar perusahaan tekstil milik Andin.


"jangan sampai istriku tahu kalau aku sudah berada di sini." perintah Arya.


"Baik Tuan." jawab anak buah Arya.


Secara diam-diam Arya mengikuti istrinya ke Indonesia, rasa khawatir Itu benar-benar membuat Arya takut jika terjadi sesuatu kepada istrinya.


Langkah kaki Arya mulai berjalan keluar dari apartemennya, menatap lalu lalang ibukota Jakarta yang terlihat begitu padat. tak ada ucapan yang keluar dari mulut pria itu, langkah kakinya membawa Arya berjalan-jalan di sekitar apartemen miliknya. beberapa wanita yang menatap Arya yang sedikit berwajah agak Korea Hal itu membuat wanita itu selalu mendapatkan tatapan penuh cinta dari para wanita yang ada di sana. Arya tidak menghiraukan para wanita itu, dia berjalan dan menatap lalu lalang jalanan.


"Tuan." Panggil seorang wanita kepada Arya. pria itu menoleh menatap wanita yang ada di sampingnya. Arya yang keturunan Indonesia dan Korea tentu saja pria itu bisa berbahasa Indonesia, berulang kali ayahnya selalu mengajak Arya ke Indonesia bahkan tinggal di sana untuk beberapa lama.


"Tuang!" panggil beberapa wanita.


Arya menoleh kearah para wanita. "Ya ada apa Nona?" tanya Arya.


Beberapa Gadis itu nampak tersenyum begitu bahagia saat panggilan mereka dijawab oleh pria yang sangat tampan di depan mereka.

__ADS_1


"Tuan apakah Tuan tinggal di apartemen yang itu?" tanya seorang wanita kepada Arya. pria itu melihat salah satu tangan wanita yang menunjuk apartemen tempat dia juga tinggal.


"Ya, Memangnya kenapa?" tanya Arya.


"Saya juga tinggal di sana, tuan. bolehkah saya ikut berjalan-jalan bersamamu?" tanya beberapa wanita.


"Maafkan aku Nona, aku harus mengatakan hal ini pada kalian. Aku adalah seorang Pria beristri." jawab Arya yang membuat beberapa wanita itu langsung patah Hati. mereka seolah tidak percaya kalau pria tampan yang ada di depannya itu sudah mempunyai seorang istri.


** bersambung **


mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Mantan terindah


- Dewa perang dan Ratu sihir


- Permaisuri sang kaisar


- pembalasan dendam Dahlia


- Permaisuri kesayangan kaisar


- my little wife

__ADS_1


- Janji di bawah rembulan


__ADS_2