JANJI DI BAWAH REMBULAN

JANJI DI BAWAH REMBULAN
Di kejar pak Arif


__ADS_3

"Diana, ada surat dan kado yang diberikan untukmu." ucap salah satu teman Diana yang bekerja di restoran.


"Kado dari siapa?" tanya Diana.


"Mana aku tahu, yang mendapat kado kan dirimu Bukan aku." jawab teman Diana. teman Diana memberikan kado itu kepada gadis muda itu, Diana membuka surat dan kado yang tertulis namanya.


"Kado dari siapa, Diana?" tanya teman Diana.


"Belum juga dibuka sudah tanya melulu." jawab Diana.


"Dasar gadis baru lulus SMA!" seru teman pria Diana.


"Kan udah tahu kalau baru lulus SMA, Om ganteng ini gimana sih." ucap Diana yang membuat salah satu manajer yang ada di restoran itu wajahnya langsung bersemu Merah, saat Diana melontarkan sebuah kalimat godaan.


"Kalau aku belum punya calon istri, bakal ku kawinin kau!" seru seorang pria yang bernama Zainuri.


"Kalau Om Zai mau mengawini ku, bisa-bisa aku langsung dikejar sama keluarga calon istri Om Zai." jawab Diana yang mengerucutkan bibirnya. hingga membuat pria yang bernama Zainuri itu langsung tertawa terbahak-bahak.


"Ha-ha-ha..., dasar gadis SMA. bisa-bisanya kau menggoda aku!" seru seorang pria yang sudah berusia 32 tahun.


"Dasar Om tua yang selalu menggoda gadis muda sepertiku." canda Diana yang membuat Zainuri langsung memukul lengan Diana.


"Aku benar-benar berkata dengan serius Diana, kalau aku belum mempunyai calon istri.. Aku akan langsung menculikmu dan memaksamu untuk menjadi istriku." bisik Zainuri.


"Kalau Om Zai berani melakukan hal itu, maka jangan salahkan aku kalau senjata Om akan ku tendang hingga Om tidak akan bisa terbangun lagi." bisik Diana kembali di telinga Zainuri. pria itu langsung tubuhnya bergidik ngeri saat Diana membisikkan kata-kata itu di telinganya, sebagai seorang pria normal tentu saja Zainuri akan merasakan sebuah getaran ditubuhnya. saat suara ******* yang begitu menggoda terdengar di telinganya.


Diana kemudian pergi Untuk mengantarkan makanan di sebuah tempat yang telah diminta oleh pemilik restoran.


"Nih orang main suruh aja sih, main perintah hingga membuatku harus pergi keluar restoran melulu." ucap Diana yang kemudian mengambil pesanan dan akan mengantarkannya ke sebuah tempat.


Diana tidak akan pernah mengetahui kalau hari ini dirinya akan dijebak oleh seorang pria yang dari dulu menyukainya, namun selalu ditolak oleh Diana.


30 menit kemudian


"Di hotel ini ya." ucap Diana yang kemudian memasuki sebuah rumah yang tidak terlalu besar.


Gadis itu menatap sekitaran tempat itu yang terlihat sepi.


"Kok sepi gini ya." ucap Diana yang kemudian mengetuk pintu kamar hotel tersebut. Tak lama kemudian seorang wanita tua keluar dari rumah itu.

__ADS_1


"Iya, ada apa ya nak?" tanya wanita tua itu.


"Saya datang ke sini Untuk mengantarkan pesanan di kamar ini." jawab Diana. wanita tua itu menatap Diana, sesaat kemudian wanita itu tersenyum sembari meminta Diana untuk masuk.


"Tolong kamu antar ke dalam, ya." pinta wanita tua.


Diana memasuki kamar yang ada di hotel itu, Tak lama kemudian Diana terus menatap di sekitaran Hotel. Entah kenapa hari ini perasaannya sangat tidak enak.


Tak berselang lama, wanita tua yang membukakan pintu tadi tiba-tiba tidak ada. yang terlihat seorang pria mendatangi Diana sembari tersenyum kepadanya.


"Sudah lama sekali aku tidak bertemu denganmu!" seru seorang pria yang ternyata adalah guru dari Diana.


"Pak Arif!" seru Diana yang begitu terkejut saat melihat bekas guru SMA nya telah berada di hotel tersebut.


"Apa yang bapak lakukan di tempat ini?" tanya Diana.


"Tentu saja aku menunggumu." jawab pak Arif.


DEG..


Diana langsung tersentak saat pak Arif mengatakan hal itu, karena sudah dua kali Diana menolak cinta yang diungkapkan oleh bekas wali kelasnya itu.


"Kau mau ke mana, Diana?!" seru pak Arif. Diana langsung menghentikan langkah kakinya, kemudian terlihat pak Arif langsung memeluk tubuh Diana dengan sangat erat.


"Pak, Apa yang bapak lakukan!" seru Diana yang telah dipeluk oleh pak Arif dengan sangat erat. bahkan pria itu langsung mendaratkan ciuman di leher Diana.


"Dasar pria brengsek beraninya kau melakukan hal itu padaku!" seru Diana yang terus meronta saat pak Arif mencoba memberikan ciuman di lehernya.


"Pak, mengapa anda melakukan hal ini!" seru Diana.


"Jika aku telah menodai mu, maka dengan segera kau akan menerima cintaku ini!" seru pak Arif yang membuat Diana langsung melotot. pria itu terus memberikan ciuman yang yang membuat Diana melakukan perlawanan.


"Dasar pria brengsek, Aku tidak akan pernah memaafkanmu!" seru Diana yang kemudian menggigit tangan pak Arif hingga pria itu berteriak kesakitan. Diana langsung melarikan diri, Gadis itu mencoba untuk membuka pintu kamar hotel.


Tuhan masih mempunyai takdir yang lain kepada Diana, terlihat gadis itu keluar dari kamar pak Arif yang tidak sengaja lupa dikunci oleh wanita tua tadi. Diana terus berlari dari hotel tersebut, Sedangkan pak Arif yaitu mengejar Diana hingga membuat jantung Diana serasa hendak copot.


"Kalau aku tidak bisa keluar dari tempat ini, bisa bisa pria itu akan menangkap Ku." ucap Diana yang sudah kebingungan untuk mencari pertolongan ke mana. Yang jelas karena hotel tersebut adalah hotel yang lumayan sepi.


"Aku harus kemana." ucap Diana yang sudah kebingungan, tak lama kemudian sebuah kamar ternyata belum terkunci. dengan segera Diana langsung memasuki kamar itu, sedangkan pak Arif yang mencari Diana pria itu yakin kalau Diana memasuki sebuah kamar yang belum terkunci itu.

__ADS_1


Diana menatap seorang pria yang yang telah membuka bajunya di dalam kamar tersebut, dengan segera Diana langsung menarik tubuh pria itu. sebuah ciuman langsung dilayangkan Diana kepada pria itu, Diana menarik pria itu hingga mereka berdua terjatuh di dalam sofa yang ada di ruang tamu kamar hotel.


Terlihat pria yang ada di ruangan itu sangat terkejut saat tiba-tiba ada seorang wanita yang memasuki kamarnya dan langsung menarik tubuhnya, hingga terjatuh di atas ranjang dengan posisi mereka berciuman.


BRAKKK...


Pak Arif langsung memasuki kamar yang dikira ada Diana, pria itu langsung melotot saat melihat seorang pria yang tidak memakai pakaian sedang bersama seorang wanita dengan posisi mereka sedang berciuman.


"Maafkan saya, saya tidak sengaja seru!" pak Arif yang kemudian pergi dari ruangan tersebut. Diana langsung menghela nafasnya dan mendorong pria tersebut.


"Terima kasih Tuan, karena kau telah menolongku." ucap Diana kepada seorang pria yang berada di kamar itu.


Terlihat jelas pria itu menatap seorang gadis muda yang sedang berada di kamarnya.


"Apa yang kau lakukan disini?!" seru pria itu yang ternyata dia adalah Raihan.


"Paman!" seru Diana saat dia mengetahui pria itu ternyata Raihan. pria yang dulu dia tolong.


"Kau ini masih barusan lulus SMA, berani-beraninya kau langsung melakukan hal itu padaku!" seru Raihan kepada Diana.


Diana menghela nafasnya secara kasar, sesaat kemudian Gadis itu meminta maaf kepada Raihan. "Maaf Paman, Maaf. aku tidak sengaja." jawab Diana.


"Apa yang kau lakukan disini, Apakah kau mau mencari hidung belang!" seru Raihan.


** bersambung **


mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Mantan terindah


- Dewa perang dan Ratu sihir


- Permaisuri sang kaisar


- pembalasan dendam Dahlia


- Permaisuri kesayangan kaisar


- my little wife

__ADS_1


- Janji di bawah rembulan


__ADS_2