JANJI DI BAWAH REMBULAN

JANJI DI BAWAH REMBULAN
Bu Yuli membalas dendam


__ADS_3

* Satu tahun kemudian **


** Indonesia **


"Hai, sayang!" panggil Arya.


"Hai, apa yang kau bawa?" tanya Andin.


"Aku membuatkan sesuatu untukmu." jawab Arya.


Sepiring masakan China sudah di bawa oleh Arya, terlihat pria itu menatap sang isteri yang baru bangun karena mereka beberapa jam yang lalu baru sampai di Indonesia.


"Oya, sayang. tadi Bu Yuli kemari." Arya yang memberi tahu isterinya kalau Bu Yuli sudah datang.


"Di mana ibu?" tanya Andin.


"Di ruang tamu sama suaminya." jawab Arya.


"Tumben sekali tuan Sunbil mau datang kemari?" tanya Andin yang membuat Arya hanya menggelengkan kepalanya.


"Tentu saja pria itu akan ikut sayang, karena dia juga tahu kan kalau istrinya akan membalas dendam kepada mantan suaminya." jawab Arya yang membuat Andin hanya tersenyum.


Sesaat kemudian Andin langsung masuk ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya, sekitar 10 menit kemudian dia sudah keluar


"Ayo kita makan dulu, Sayang." minta Arya.


"Sebentar ya Mas." jawab Andin yang kemudian membersihkan wajahnya.


Setelah itu terlihat Arya menyuapi Andin, Arya sekarang sedikit berbeda pria itu selalu mengatakan kata-kata yang begitu istimewa.


"Apa kamu tidak mau membalas dendam kepada orang yang berusaha membunuhmu itu?" tanya Andin.


"Tentu saja Sayang, aku pasti akan melakukannya namun untuk saat ini lebih baik kita menghancurkan Desta dan keluarganya." jawab Arya.


Arya dan Andin yang berada di rumah nampak mereka sudah mempersiapkan sesuatu, berbeda dengan Bu Yuli yang sekarang ini sudah dengan sengaja pergi ke salah satu tempat kerja dari Pak Mamat. Bu Yuli sengaja pergi ke tempat itu untuk membuat Pak Mamat malu, dia Bersama sang suami yang juga mempunyai kerjasama di salah satu hotel.


* Hotel Wels **

__ADS_1


"Apakah hotel ini tempat pria itu, istriku?" tanya tuan Sunbil.


"Iya suamiku, karena hal itu Aku meminta bantuan kepadamu untuk memberikan pria itu pelajaran." jawab Bu Yuli.


"Tentu saja istriku, Apapun akan kuberikan padamu." jawab tuan Sunbil. sebenarnya Tuan Sunbil adalah seorang pengusaha kaya namun dia lebih suka hidup sederhana di desa dengan semua fasilitas sederhananya. walaupun begitu Tuan Sunbil selalu mengontrol beberapa perusahaan yang bernilai sangat fantastis tersebut.


Langkah kaki Bu Yuli memasuki hotel tersebut, sekarang Pak Mamat bekerja menjadi salah satu tenaga pembantu yang ada di hotel. usianya sudah tua namun dia harus terus berusaha untuk bertahan hidup dengan semua kondisi ekonomi yang sudah hancur dan tidak mempunyai sepeser uang pun, karena hal itu dia bekerja di salah satu hotel yang dimiliki oleh pak Sunbil.


Tatapan mata Bu Yuli menatap seorang pria yang sedang membantu para tamu untuk membawa koper mereka.


"Hari ini ada acara pesta penting kan suamiku?" tanya Bu Yuli Benar.


"Kau bisa melampiaskan seluruh dendammu kepada pria itu nanti malam." jawab tuan Sunbil. setelah melihat mantan suaminya akhirnya Bu Yuli masuk ke dalam ruang VVIP khusus untuk pemilik hotel. malam ini Bu Yuli sudah mempersiapkan segalanya, wanita itu akan membalas dendam kepada mantan suami yang sudah menghianatinya rasa sakit hati karena dia ditipu mentah-mentah selama puluhan tahun. ternyata Desta bukanlah anaknya melainkan anak dari selingkuhannya, Bu Yuli tidak pernah mengetahui hal itu dia baru tahu ketika dia sudah bercerai dengan suaminya. hati Bu Yuli benar-benar hancur namun tujuan utamanya saat ini adalah membalas dendam kepada mantan suaminya.


Malam ini ada sebuah acara khusus di hotel tempat Pak Mamat bekerja, pria itu ternyata juga diundang di acara tersebut. pak Mamat hanyalah pekerja dengan gaji sekitar 4 juta saja, namun dia harus mampu untuk mempertahankan hidupnya.


BRUKK...


seorang wanita nampak menabrak seorang wanita yang barusan dia lihat.


"Aku tidak sengaja, Tadi aku terburu-buru karena suamiku harus memberikan penyambutan Selamat datang di perusahaan ini." jawab Bu Yuli. Bu Yuli yang terus menggerutu dan mengomel namun dia tidak melihat Siapa wanita yang dia tabrak sesaat kemudian tatapan mata Bu Ema menatap Bu Yuli yang sedap berada di depannya.


DEG...


Tatapan mata Bu Ema menatap seorang wanita yang ada di depannya, seorang wanita dari masa lalu seorang wanita yang sudah diakhianati. kepercayaannya dikhianati seluruh kebaikannya juga dikhianati. kedua bola mata Bu Ema terus menatap Bu Yuli, mulutnya seketika langsung keluh saat melihat wanita yang ada di depannya itu terlihat begitu cantik luar biasa.


"Nyonya..," ucap Bu Ema yang secara tidak sadar mengatakan hal itu. Bu Yuli yang melihat mantan pembantunya itu nampak dia tersenyum.


"Ternyata kau masih mengingatku." ucap Bu Yuli.


Bu Ema yang mendengar perkataan Bu Yuli tentu saja Wanita itu sangat terkejut, dia benar-benar tidak pernah mengira Kalau Bu Yuli akan mengatakan hal itu padanya.


"Apa yang kau lakukan di sini?" tanya Bu Ema.


Bu Yuli dapat melihat keangkuhan dari Bu Ema, wanita itu terlihat seperti wanita kaya namun sekarang dia sudah miskin. Bu Yuli hanya tersenyum wanita itu menatap Bu Ema seperti menatap wanita murahan yang telah menghianatinya. sesaat kemudian terlihat suami dari Bu Yuli datang mendekati dirinya.


"Ada apa Sayang?" tanya tuan Sunbil yang sudah berada di samping Bu Yuli.

__ADS_1


"Hai sayang, siapa wanita itu." tanya tuan Sunbil.


"Entahlah, Siapa wanita ini aku tidak mengenalnya. tiba-tiba saja dia mengajakku berbicara." jawab Bu Yuli.


Bu Ema menetap seorang pria asing yang bersama dengan Bu Yuli, Wanita itu benar-benar sangat terkejut tatapan matanya menatap Bu Yuli yang sekarang terlihat begitu elegan. pakaiannya begitu seksi dengan wajah yang begitu berseri-seri walaupun usianya sudah hampir 50 tahun namun wanita itu begitu cantik dan begitu membuat Bu Ema sangat-sangat terkejut.


"Siapa pria yang bersama dengan wanita itu." guman Bu Ema yang terus menatap kepergian Bu Yuli di acara pesta tersebut.


Para konglomerat juga datang sesaat kemudian Pak Mamat sudah datang dan menegur Bu Ema yang dari tadi dicari namun tidak ditemukan.


"Apa yang kau lakukan di sini? Kenapa kau diam seperti orang bodoh!!" teriak Pak Mamat yang membuat Bu Ema langsung terdiam.


"Apa?" tanya Bu Ema.


"Dari mana saja kau, aku dari tadi mencarimu!!" seru Pak Mamat.


Akhirnya Bu Ema pergi bersama Pak Mamat, acara pesta yang begitu mewah tersebut acara yang dihadiri oleh pengusaha, para konglomerat orang kaya dan miliarder lainnya begitu merasa terhormat. walaupun dia sudah tidak kaya namun teman-temannya memberikan dia muka agar tidak terlalu dihina oleh teman-temannya.


"Tuan." Panggil Pak Mamat yang sudah mendekati tuan Sunbil. pria tua itu nampak mencari muka kepada kepada tuan Sunbil agar dirinya mendapat posisi yang sedikit tinggi di hotel tersebut.


** bersambung **


mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Mantan terindah


- Dewa perang dan Ratu sihir


- Permaisuri sang kaisar


- pembalasan dendam Dahlia


- Permaisuri kesayangan kaisar


- my little wife


- Janji di bawah rembulan

__ADS_1


__ADS_2