JANJI DI BAWAH REMBULAN

JANJI DI BAWAH REMBULAN
Di bawa pergi Arya


__ADS_3

** beberapa jam kemudian **


"Pagi." sambut Arya yang berada di samping Andin.


Andin yang mendengar suara Arya tentu saja Wanita itu sangat terkejut. seketika Andin membuka matanya, menatap Arya yang sudah tidur di sampingnya.


"Apa yang kau lakukan di sini?!" teriak Andin.


"Apa yang kau lakukan di sini." tanya Andin.


"Tentu saja aku tidak melakukan apa-apa, aku tidur di kamarku." jawab Arya


"Lalu apa yang aku lakukan di sini?!" teriak Andin.


"Ya Aku tidak tahu apa yang kau lakukan di sini." jawab Arya yang kemudian bangun dari tidurnya. terlihat pria itu hanya memakai kaos dalaman dan celana pendek sedangkan Andin Tentu saja dia masih memakai pakaian lengkap.


"Kita ada di mana?" tanya Andin.


"Di sebuah negara asing." jawab Arya.


"Kamu jangan bercanda!!" seru Andin.


"Kalau kau tidak percaya turun dan keluarlah." jawab Arya.


Andin masih belum percaya dengan apa yang dikatakan oleh Arya, wanita itu nampak terdiam dengan semua pertanyaan yang ada di pikirannya. sekitar 30 menit kemudian Andin sudah selesai dengan ritual mandinya dan turun dari rumah sederhana berlantai satu milik Arya. Langkah kaki Andin keluar dari rumah tersebut, memang rumah itu sederhana namun rumah itu terlihat begitu luas.


Andin menetap di sekeliling tempat itu, ada begitu banyak pohon-pohon besar dan tembok yang mengelilingi rumah tersebut.


"Kita ada di mana?" tanya Andin kembali.


"Ada di Belanda." jawab Arya.


Tentu saja Andin yang mendengar jawaban dari Arya seketika Wanita itu benar-benar sangat terkejut. "Kamu tidak bercanda kan?" tanya Andin.


"Buat apa aku bercanda, kita ada di Belanda kalau tidak percaya lihat saja saluran televisinya." jawab Arya yang berada di dapur. pria itu sudah membawa 3 porsi makanan yang sudah dia buat.


"Selamat pagi Bos." Miguel yang baru masuk ke dalam rumah Arya.


"Katakan kita berada di mana Miguel, Karena istriku tidak percaya kalau kita berada di Belanda." ucap Arya.

__ADS_1


Miguel hanya tersenyum menatap seorang wanita yang memakai pakaian kaos dan celana pendek saja.


"Miguel Apa benar kita ada di Belanda?" tanya Andin.


"Tentu saja kita berada di Belanda." jawab Miguel yang kemudian meminta Andin untuk segera duduk.


"Kau tidak bercanda kan?" tanya Andin kembali.


"Tentu saja tidak, Nyonya." jawab Miguel.


"Di mana ponselku?" tanya Andin.


"Kita keluar tanpa membawa ponsel, nanti aku akan memberikanmu ponsel baru." ucap Arya.


Andin benar-benar tidak tahu apa yang harus dia katakan, di rumah asing bersama dengan Arya. "Sebenarnya siapa dirimu, kenapa para pria itu menembaki kita?" tanya andin.


Arya yang memang sudah bersiap-siap dengan semua pertanyaan Andin, tentu saja pria itu hanya tersenyum. dia tersenyum menatap istrinya yang begitu kebingungan. sekitar 10 menit kemudian beberapa anak buah Arya sudah memasuki rumah tersebut.


"Selamat pagi Bos!!" seru anak buah Arya.


"Selamat pagi." jawab Arya.


"Mereka adalah anak buahku." jawab Arya.


"Lalu, Kenapa mereka membawa senjata di pinggang mereka?" tanya Andin kembali.


"Aku kan sudah bilang kalau mereka adalah anak buahku, itu adalah tugas mereka jika kau sudah berada di sini Kau akan tahu kenapa mereka membawa senjata." jawab Arya yang membuat Andin tidak bisa mengatakan apapun.


"Amankan tempat kita, aku akan makan dahulu bersama istriku." perintah Arya kepada seluruh anak buahnya.


Akhirnya Arya mengajak Andin untuk makan,.


"Setelah ini kau ikut denganku untuk mencari pakaian, karena kau tidak mempunyai pakaian sama sekali." ucap Arya sambil memakan makanannya.


Andin benar-benar tidak tahu apa yang terjadi kepadanya, dia benar-benar begitu kebingungan dengan pria yang ada di hadapannya tersebut.


"Siapa kau, mengapa kau melakukan hal ini padaku?" tanya Andin kepada Arya.


Terlihat Arya tidak menjawab pertanyaan Andin, pria itu hanya tersenyum kemudian membersihkan mulutnya yang telah selesai makan.

__ADS_1


Waktu akan mulai berjalan dimulai dari hari ini, Andin tidak akan bisa keluar dari lingkaran yang dibuat oleh Arya pria itu sudah memutuskan untuk membawa Andin kemanapun dia pergi. Arya sudah memutuskan untuk selalu menjaga Andin, melindungi istrinya dari semua musuh-musuh yang berusaha untuk melukainya.


Perlahan-lahan akhirnya Andin tahu siapa sebenarnya Arya. ternyata pria itu adalah pengusaha yang sangat hebat, seorang pria yang sekaligus menjadi incaran para penjahat. sudah berbulan-bulan lamanya George yang berada di Indonesia masih belum mengetahui keberadaan Andin. pria itu takut jika terjadi sesuatu kepada wanita yang sudah memasuki hatinya itu.


Andin terus bersama dengan Arya, sedangkan George pria itu masih belum bisa melupakan Andin sama sekali. George selalu disibukkan dengan semua pekerjaannya, dia tidak pernah memikirkan mengenai dirinya perasaan pilu serta kecewa karena Andin meninggalkannya membuat George menutup hatinya untuk wanita manapun. Andin telah merampas seluruh perasaan George.


Desta yang berada di Indonesia juga mengalami krisis yang sangat luar biasa, perusahaan ayahnya hancur satu persatu Bahkan mereka harus menanggung hutang yang begitu banyak. Pak Mamat berusaha untuk mencari pinjaman ke mana saja namun tidak ada satu pengusaha pun yang mau membantu Pak Mamat. Hal itu membuat Pak Mamat benar-benar depresi karena jatuh miskin.


"Apa yang terjadi kenapa tiba-tiba perusahaanku hancur semua." ucap Desta.


"Tuan, kelihatannya kita mendapatkan serangan dari orang-orang yang tidak kita inginkan. mereka membuat saham yang ada di perusahaan ini turun drastis." ucap anak buah Desta.


"Perusahaan Ayahku sudah hancur. Aku tidak ingin perusahaanku juga ikut hancur." ucap Desta.


"Apa yang harus kita lakukan, Tuan?" tanya anak buah Desta.


"Tentu saja kita harus membuat keadaan ini membaik, jika sampai kita tidak bisa membuatnya membaik kemungkinan besar perusahaanku juga akan hancur sama seperti perusahaan Ayahku." jawab Desta. semua yang dilakukan Desta Andin sudah mengetahuinya. dari tempat yang begitu jauh Andin sudah membuat perusahaan Pak Mamat hancur tanpa tersisa sama sekali.


Seluruh kekayaan Pak Mamat sudah disita, pria itu sudah meninggalkan rumahnya dan tinggal di rumah kontrakan. Pak Mamat benar-benar tidak pernah memikirkan Kalau hari ini akan terjadi, dia yang biasa dengan seluruh kekayaannya sekarang harus menderita karena tiba-tiba jago miskin.


Bu Yuli yang sudah mengetahui mengenai kondisi suaminya tentu saja dia benar-benar sangat bahagia. Bu Yuli sudah mendapatkan kabar mengenai Pak Mamat. Hal itu membuat Bu Yuli memutuskan untuk pergi ke Indonesia dan memberi pelajaran kepada Pak Mamat dan selingkuhannya sakit hati yang dirasakan oleh Bu Yuli tidak akan mudah hilang begitu saja, sakit hati karena suaminya sudah berselingkuh sudah menghianatinya selama puluhan tahun.


** bersambung **


mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Mantan terindah


- Dewa perang dan Ratu sihir


- Permaisuri sang kaisar


- pembalasan dendam Dahlia


- Permaisuri kesayangan kaisar


- my little wife


- Janji di bawah rembulan

__ADS_1


__ADS_2