JANJI DI BAWAH REMBULAN

JANJI DI BAWAH REMBULAN
Di tinggal pergi


__ADS_3

"Tentu." jawab pak Atmaja.


"Tapi aku ingin dia jadi putriku." jawab Bu Rika.


"Putri ataupun menantu itu sama saja Ma, mereka sama-sama orang yang berharga buat kita." jawab pak Atmaja.


Waktu terus berjalan, hari pernikahan Raihan dan Diana telah datang. pria itu sering sekali menghindari Diana dengan seribu alasan yang selalu dia katakan.


Beberapa hari kemudian acara pernikahan itu telah terjadi, Semua acara telah diselenggarakan, acara itu menjadi acara pernikahan yang begitu meriah.


"Sah!" seru pak penghulu.


Akhirnya Diana secara sah menjadi istri dari Raihan, gadis berusia 18 itu menjadi istri muda. terlihat Fahmi berada di samping Raihan.


Namun Saat malam menjelang, tiba-tiba Raihan keluar dari rumahnya. ternyata Raihan sudah mempersiapkan sesuatu yang akan membuat Mama Rita hancur sehancur hancurnya.


Raihan telah merencanakan pergi setelah pernikahannya, karena dia tidak siap untuk mempunyai istri seorang gadis berusia 18 tahun. hiruk pikuk pernikahan itu tidak membuat orang-orang yang ada di sana tahu kalau Raihan telah pergi dari rumah itu, sebuah surat ditinggalkan oleh Raihan untuk mama dan papanya.


* 2 jam kemudian **


Acara pesta telah selesai, Mama Rita mencari keberadaan putranya yang dari tadi tidak terlihat. wanita itu terlihat begitu bahagia karena secara sah Diana sudah menjadi isteri putra nya.


"Pa, Raihan ke mana sih?" tanya mama Rita kepada suaminya.


"Aku tidak tahu, Ma." jawab pak Atmaja.


"Lalu, kenapa dia tidak ada di sini?" tanya Mama Rita kembali.


Akhirnya Mama Rita mencari keberadaan putranya itu di kamar tetap tidak ada, sesaat kemudian..,saat Mama Rita hendak keluar, sebuah surat terlihat oleh Mama Rita di atas kasur milik putranya. Mama Rita tidak menyadari apa isi surat itu, kemudian wanita itu membuka surat tersebut dan membacanya.


Sebuah surat permintaan maaf atas apa yang dilakukan Raihan, ternyata putranya itu telah pergi dan tidak ingin melanjutkan pernikahan dengan Diana.


"Papa!" seru Mama Rita yang memanggil suaminya. suara Mama Rita yang menggelegar membuat orang-orang yang ada di sana langsung berlarian, karena takut terjadi sesuatu dengan Mama Rita.


"Ada apa Ma?" tanya pak Atmaja kepada istrinya.


Nampak Mama Rita sudah terduduk di lantai, terlihat Wanita itu sudah menangis sejadi-jadinya. Mama Rita sangat kebingungan dengan situasi yang terjadi kepada dirinya, tiba-tiba putranya pergi dan meninggalkan Diana. apa yang harus dia katakan kepada Diana jika sampai gadis muda itu tahu apa yang terjadi.

__ADS_1


"Ada apa Ma!" seru pak Atmaja kembali.


Sesaat kemudian Mama Rita memberikan sepucuk surat kepada suaminya, pak Atmaja membukanya. Betapa terkejutnya pak Atmaja saat membaca isi surat itu.


"Apa yang dilakukan oleh anak kurang ajar itu?!" seru pak Atmaja ketika dia telah membaca surat dari putranya.


"Ada apa Om?" tanya Fahmi kepada paman dan bibinya itu, pak Atmaja memberikan sepucuk surat yang ditinggalkan oleh Raihan kepada Fahmi.


Fahmi menatap surat itu, terlihat di sana Fahmi membaca dan mengamati semua surat yang ditulis oleh sepupunya itu. dengan segera Fahmi langsung meremas surat yang ditinggalkan Fahmi.


"Mengapa pria Brengsek itu melakukan hal ini pada Diana!" seru Fahmi yang tidak terima.


Diana yang mendengarkan semua percakapan di luar kamar Raihan, sesaat kemudian Gadis itu memasuki kamar Raihan sambil menatap kedua orang tua Raihan.


"Sudah lah Ma, Mama dan Papa tidak usah marah kepada Mas Raihan. semua ini telah dipikirkan olehnya, sebaiknya kita menerima semua yang diinginkan oleh Mas Raihan." ucap Diana sambil mengusap air mata Mama Rita.


"Tapi tidak seperti ini, Diana. mengapa dia harus melakukan semua ini. setelah menikahimu dia langsung meninggalkanmu!" seru Mama Rita yang menangis histeris.


"Mama masih menganggapku Putri Mama kan?" tanya Diana.


Mama Rita memandang Diana, Mama Rita tidak akan pernah mengira kalau putranya akan melakukan hal itu kepada gadis muda yang ada di depannya, Bukan maksudnya untuk melakukan sesuatu namun Diana adalah gadis baik. Tidak sepantasnya Raihan melakukan hal itu dan membuat Diana seperti wanita tidak berguna sama sekali.


Papa Raihan sangat terkejut, Diana adalah gadis muda namun pemikirannya sungguh sangat luar biasa. bahkan lebih dewasa dari putranya.


"Tante, sebaiknya kita membatalkan kan pernikahan Diana dan Raihan. Jangan biarkan gadis Malang ini menanggung segala rasa malu yang telah diberikan oleh Putra tante." ucap Fahmi kepada ada Mama dan Papa Raihan


"Fahmi, bolehkah Paman meminta bantuanmu?" tanya pak Atmaja kepada Fahmi.


"Memangnya apa yang harus Fahmi lakukan, Paman?" tanya Fahmi kepada pak Atmaja.


"Tolong menikah ulang dengan Diana." jawab pak Atmaja.


Fahmi terdiam, pria itu menatap wajah Pamannya dengan kebingungan. perkataan pak Atmaja membuat Fahmi memikirkan mengenai sesuatu


"Paman, bukannya Fahmi tidak ingin menikahi Diana, Namun kita harus memberikan waktu untuk gadis ini. baru hari ini dia ditinggalkan setelah acara pernikahan, lebih baik kita membersihkan gadis ini dulu, paman. kita harus mengurus seluruh acara perpisahan Raihan dan Diana. setelah itu kita berikan waktu untuk Diana sembuh dari lukanya." ucap Fahmi.


"Terima kasih ya, Mas Fahmi. karena Mas Fahmi memberikan Diana ketenangan." jawab Diana yang kemudian menatap wajah Fahmi.

__ADS_1


Hari demi hari dilaku dilalui oleh Diana dengan wajah yang ceria, walaupun beberapa orang terlihat mengejek Diana karena selesai pernikahan malah mempelai pria langsung pergi meninggalkannya.


Fahmi adalah pria yang menjadi pendukung Diana, pria itu selalu memberikan Diana kebahagiaan dan rasa aman yang begitu besar.


* 8 bulan kemudian *


"Kamu lagi ngapain?" tanya Fahmi kepada Diana.


"Habis selesai masa Om ganteng, Memangnya Om ganteng mau makan?" tanya Diana kepada Fahmi.


"Kamu ini dasar gadis tengil, selalu menggoda Mas Fahmi saja." seru Fahmi.


"Kau jangan selalu menggoda Ilham, Diana." ucap Papa Atmaja yang melihat Diana selalu menggoda Fahmi, saat Ilham mendatangi Anindita didapur.


"Habis Om ganteng ini selalu mengganggu Ana saat masak sih.." Jawab Diana.


"Nanti Ana ikut Mas Fahmi ke kantor ya." pinta Fahmi kepada Diana.


"Mau apa Mas?" tanya Diana.


"Karena Paman meminta Mas Fahmi untuk mengajak Diana bekerja di perusahaan." jawab Fahmi.


"Nggak deh Mas, lagian Diana lebih suka bekerja di restoran daripada harus kerja di perusahaan." jawab Diana sambil tersenyum kepada Fahmi.


** bersambung **


mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Mantan terindah


- Dewa perang dan Ratu sihir


- Permaisuri sang kaisar


- pembalasan dendam Dahlia


- Permaisuri kesayangan kaisar

__ADS_1


- my little wife


- Janji di bawah rembulan


__ADS_2