JANJI DI BAWAH REMBULAN

JANJI DI BAWAH REMBULAN
Menikah dengan Fahmi


__ADS_3

** Beberapa Minggu kemudian **


Akhirnya Diana dan Fahmi sudah pergi ke salah satu catatan sipil, mereka akan menikah hari ini. pak Atmaja dan Bu Rita akhirnya menjadi saksi pernikahan itu. walaupun pernikahan itu tidak berlangsung meriah, namun Diana sangat bersyukur karena sekarang dua akan secara sah menjadi isteri dari Fahmi, pria yang selalu bersama dengannya.


"Apakah sah, para saksi?!" tanya pak penghulu.


"Sah!!" seru 4 saksi.


Tatapan mata Raihan terus menatap kebahagiaan dari Diana, seorang wanita yang dulu dia sakiti sekarang sudah mendapatkan kebahagiaan.


"Seharusnya aku yang berada di tempat itu." guman Raihan dalam hati.


penyesalan memang selalu datang di akhir perjalanan, sekarang Diana dan Fahmi sudah sah menjadi suami istri. mereka tidak akan pernah menjadi orang bodoh yang akan saling menyakiti, Fahmi adalah pria yang mempunyai tanggung jawab yang sangat luar biasa.


Di Indonesia Diana dan Fahmi melakukan pernikahan, di rumah Papa Atmaja dan mama Rita mereka melangsungkan tasyakuran kecil-kecilan. di tempat itu kebahagiaan terus ditampakkan oleh sepasang suami istri yang keberapa menit lalu menikah.


"Sekarang kau akan selalu bersamaku." ucap Fahmi.

__ADS_1


Diana menganggukkan kepalanya, sekarang dia akan menjadi wanita sempurna dengan semua cinta yang dia miliki untuk Fahmi.


"Terima kasih ya mas." ucap Diana.


"Seharusnya aku yang berterima kasih karena kamu mau menjadi istriku." ucap Fahmi yang benar-benar tidak akan melepaskan istrinya itu.


Tatapan mata Raihan terus menatap Diana yang begitu bahagia, tatapan mata yang juga dilihat oleh Firly. bukan salah Diana melakukan semua itu namun salah sendiri karena Raihan membuat kesalahan yang begitu fatal. Firly Tidak membenci Diana namun wanita itu yakin kalau Diana tidak akan pernah melepaskan suami yang begitu baik seperti Fahmi.


Beberapa minggu kemudian akhirnya Fahmi dan Diana pergi untuk berbulan madu di salah satu tempat yang masih ada di Indonesia, beberapa bulan Kemudian mereka sudah mendapatkan berita kalau Diana sudah hamil. kebahagiaan Fahmi benar-benar sungguh luar biasa, dia mendapatkan seorang istri yang begitu setia begitu baik dan benar-benar mencintainya.


"Aku ingin mempunyai anak cewek." ucap Diana.


"Kalau begitu aku ingin anak cowok." jawab Fahmi sambil tersenyum.


"Cowok sama cewek kan sama aja, sama-sama titipan Allah." ucap Diana yang membuat Fahmi tersenyum.


"Kalau begitu kita harus berdoa kepada sang pencipta agar anak yang ada di kandunganmu ini sehat, diberi kepandaian dan dia berbakti kepada orang tuanya." ucap Fahmi.

__ADS_1


"Kau benar sekali Mas, semoga kita mendapatkan kebahagiaan yang sejati." jawab Diana.


Beberapa bulan kemudian Naura melahirkan seorang bayi laki-laki, seorang bayi yang diberi nama Ardiansyah Pratama. seorang bayi tampan yang memiliki wajah mirip ibunya.


Fahmi benar-benar sangat bahagia sekarang kebahagiaan itu semakin sempurna dengan semua cinta yang dia miliki untuk sang istri, kebahagiaan yang tidak akan pernah mendapatkan sesuatu yang dahulu selalu dia impikan.


"Cucuku!!" seru Bu Rita yang sudah masuk ke ruangan Diana.


Sepasang suami istri tua itu benar-benar begitu bahagia karena mereka sudah mendapatkan cucu dari Diana.


"Jangan keras-keras ma, nanti telinganya nggak bisa dengar gara-gara kamu." sindir Papa Atmaja yang membuat Mama Rita begitu marah. suara canda tawa yang benar-benar membuat Fahmi begitu bahagia karena sekarang kebahagiaannya sudah sempurna dengan kehadiran bayi kecil kebahagiaan mereka.


** Tamat **


Terima kasih atas dukungannya, semoga para pembaca setia author suka dengan ceritanya.


terima kasih kembali.

__ADS_1


__ADS_2