
Bab 16
Tiba di mansion Devano langsung masuk ke kamar nya,,lagian ayah pun pasti sudah tidur
Devano membersihkan diri,ganti baju dan langsung tidur
Dipagi hari di kontrakan Zola
Sang surya sudah mulai muncul dari persembunyiannya
Zola sejenak meregang kan badannya,,mau mandi dan siap-siap berangkat kerja
Pagi ini sepertinya Zola malas untuk pergi kerja tak tau kenapa Zola yg biasanya dia selalu semangat tiba-tiba jadi malas
Kalau libur pun gak mungkin karena bukan kebiasaan Zola untuk bermalas-malasan
Setelah selesai mandi Zola siap-siap untuk pergi kerja
"Harus semangat Zola..."seru Zola menyemangati dirinya sendiri
***
Di mansion
Devano sarapan pagi bersama ayah nya,,dan dia lihat pagi ini wajah ayah tampak berseri seri
"Ayah kelihatan segar pagi ini,?"Ayah mimpi indah ya,?"tanya Devano
Karena memang kedatangan Zola semalam memberi aura positif padanya
"Tidak,,,"jawab ayah hanya tersenyum
Devano manggut-manggut saja dan tidak mau bertanya lagi
Selesai sarapan,Devano siap-siap berangkat kerja dan ingin segera bertemu dengan Danu dan meminta tolong perihal Zola
sebelum berangkat ayah bertanya pada Devano
"Gimana menurutmu..apa Zola termasuk kriteria gadis yg kamu suka..??"tanya sang ayah
"Ayaaaah,Vano baru ketemu semalam yah,jadi Vano belum bisa tebak dia gadis seperti apa...!!"jawab Devano
"Vano jadi penasaran,kenapa ayah begitu suka dengan gadis itu..?"tanya Devano heran
Ayahnya menghembuskan nafas kasar
"Kalau kamu sudah tau siapa dia,,kamu akan tertarik,,,"Jawab sang ayah
serasa dapat kesempatan Devano mulai bertanya sama ayah nya
"Memang dia gadis seperti apa yah,,,?sepertinya ayah lebih mengetahui asal usul gadis itu...?"tanya Devano penasaran
Ayah Devano tersenyum,,seperti nya anaknya sudah masuk jebakan dan ingin tau perihal Zola
"Kamu penasaran ya...?"goda ayah
"Ayah,,,sudah lah Vano tidak bercanda yah,,dalam hal ini wajar kan Vano ingin tau...??"jawab Devano memelas
"Baiklah tuan muda,,sudah saatnya kamu tau
__ADS_1
Dan sang ayah menceritakan asal usul gadis itu mulai dari awal Zola menolongnya ganti ban mobil,pernah kerja di bengkel,kerja di cafe dan selalu menyisihkan sedikit gajinya untuk dia sumbangkan ke panti asuhan dan terakhir sampai ke rumah sakit menjenguk di saat ayahnya sakit dan yang utama sekali dia hidup seorang diri karena kedua org tuanya meninggal akibat kecelakaan
"Jadi Zola yatim piatu...???
"Tinggal sendiri...???
"Kerja untuk menghidupi dirinya sendiri..???
"Di kota besar ini,,?
terus selalu menyisihkan gaji nya untuk panti asuhan,,?"batin Devano kagum
Luar biasa,,saat dia hidup kekurangan dia tak lupa dengan kewajibannya
pertanyaan itu yang berlalu lalang di otak Devano
Tanpa banyak bicara Devano pamit padanya ayah..dan pergi berangkat ke kantor
***
Diperjalanan
Devano masih memikirkan kata-kata ayah nya,,dan sangat merasa bersalah pada Zola sudah menghinanya tadi malam
"Kenapa aku ini...kenapa tiba-tiba melow begini sih,,,??"batin Devano
kata-kata ayah memang mempengaruhi ku
Saat awal ketemu di jalan beberapa waktu lalu ,Devano memang sudah tertarik sama Zola
Tapi sialnya pertemuan mereka selalu datang pada saat yg tidak tepat makanya Devano tidak terlalu memikirkannya
Seperti ibu Devano yang datang dari keluarga yg sederhana,murah hati dan mandiri
Tidak seperti Jeni selalu membanggakan kekuasaan ayahnya dan sombong,,jadi ayah punya alasan untuk tidak suka dengan Jeni
Tapi Devano sudah di buta kan dengan sikap manis dan manja nya Jeni
Tiba di kantor Devano langsung masuk ke ruangannya,,dan membuka laptop dan menyelesaikan pekerjaannya
Saat pintu di ketuk
masuk lah seseorang yang sangat di kenal Devano yaitu Danu si jomblo akut
"Pagi bos..."sapa Danu
"Pagi..."jawab Devano
"Ini berkas-berkas yg harus di tanda tangani
Danu meletakkan di atas meja dan berlalu keluar
Sebelum Danu sampai di pintu Devano memanggil Danu
"Dan...bentar gw mau ngomong..."ujar Devano
"Danu pun duduk di kursi tepat di depan meja kerja Devano
"Gw mau lu mencari tau asal usul gadis yg bernama Zola yg berkerja di cafe gaul di jln xx itu.."perintah Devano
__ADS_1
"Emang nya kenapa...??"tanya Danu
"Udah,gak perlu bnyak tanya,gw mau lu cari asal usul gadis itu,,,"seru Devano lagi
"Keluar sana,,,gw mau kerja...!!"usir devano
Danu bingung
"Buat apa di ingin tau asal usul seorang gadis,,,gak biasanya dia kayak gitu,,atau jangan-jangan dia ada masalah lagi dengan gadis itu
"Oh ya kebetulan di cafe itu kan ada pelayan cantik,gw tanya sama dia aja deh,,sekalian kenalan,,hehehe..."senyum Danu
Saat jam makan siang Danu meluncur ke cafe yg di jln xx itu,,mencari tau asal usul Zola melalui pelayan cantik incaran Danu
Biar dia gak capek bayar orang untuk cari tahu,lewat gadis itu juga bisa,,kerjaan gw beres deh,,,"Sekali dayung dua tiga terlampaui,,"ide Danu
Dapat informasi sekaligus bisa dekat sama cewek cantik
Sampai di cafe Danu mencari meja kosong karena lumayan rame Danu pun duduk di pojokan,lirik kanan lirik kiri
Wah kebetulan banget pelayan cantik itu lewat Danu mengangkat tangan dan di hampiri sama pelayan cantik itu
Silahkan pesan tuan sembari pelayan cantik itu menyodorkan menu makanan
"Saya pesan ini,,"tunjuk Danu
"dan jus naga ya,,tapi gak pake api,,pake es batu aja biar gak panas..!!"seru Danu dengan bercandanya
Pelayan itu hanya geleng-geleng kepala
"Gw tanya gak ya..."batin Danu
langsung aja deh
"Eh mbak boleh tanya,,??seru Danu
disini ada gak pelayan yang namanya Zola,,??"tanya Danu
Pelayan cantik itu mengerutkan dahinya
"Iyaaa,,,,saya sendiri..!!"jawab Zola
"Oh jadi mbak yg namanya zola,,,??"tanya Danu cengengesan sambil garuk-garuk kepala
"Aduh gimana ini...??"batin Danu bingung
"Malah orang nya lagi,,gw harus nyari alasan apa ya..??"batin Danu lagi
"Hello...tuan..."melihat Danu bingung zola menjentikkan jari nya Danu pun kaget
"Eh iya,,saya denger dari teman-teman katanya mbak rajin..."alasan Danu yg menurut Zola tak masuk di akal
Zola hanya tersenyum dan berlalu pergi
"Hadeeeh,,terpaksa deh gw bayar orang buat cari tau,,,malah tengsin lagi,,"ucap Danu sedikit malu dengan tingkahnya sendiri
BERSAMBUNG
JANGAN LUPA LIKE N COMMENT NYA YA π€
__ADS_1
πΏπΏπΏ