
BAB 37
Di rumah sakit
Saat yang di tunggu-tunggu Zola pun tiba yaitu pulang dari rumah sakit,,Zola senang sekali sebuah senyuman manis tak lepas dari bibir mungil nya,Devano hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah istrinya,,sesekali Zola bersenandung sambil merapikan pakaian nya, padahal sudah ada pelayan yang melakukannya namun Zola tetap membantu
"Sayang....panggil Devano lembut
"Hmm....!!!sekilas Zola melirik suaminya lalu melanjutkan lagi aktivitas beres2nya
"Duduklah sayang,,,dari tadi kamu berdiri terus,,biar Nanik aja yang beresin semuanya..!!! jiwa over protective Devano meronta ronta melihat istrinya tidak bisa diam dari tadi
"Iya...bentar lagi beres kok...kamu tenang aja sayang,,tadi kan dokter bilang aku udah pulih....jawab Zola nyengir dengan wajah sok imut nya
Devano hanya memutar bola matanya
"sungguh keras kepala..!!!batin Devano
Tak lama kemudian Danu datang menjemput mereka
"Kemana aja sih lu...??lama banget...tanya Devano kesal yang di lampiaskan ke Danu
Danu heran kenapa tiba-tiba baru datang bos bucin nya udah marah-marah
"Ya dari kantor lah,,,darimana lagi gue...?? jawab Danu nyolot
"Emang semuanya udah beres...??? ini aja nyampe sini gue masih nunggu...ujar Danu makin kesal
"Semua sudah selesai tuan muda...seru Nanik menundukkan kepalanya
"Hmm...jawab Devano datar
menggandeng tangan istrinya dan berjalan keluar menuju ke parkiran
"Sayang... aku gendong ya...??parkiran masih jauh...!!ujar Devano membujuk istrinya untuk di gendong ke parkiran
"Gak ah,,,aku gak pa-pa...kamu kenapa sih...??lagian kan cuma ke parkiran sana...ujar Zola sebal dengan tingkah over protective suaminya
"Nanti kamu capek sayang,,,ayok aku gendong...pinta Devano memelas dan siap2 mau menggendong istrinya
secepatnya Zola mengelak dan memegang erat lengan Devano,,ia merasa suaminya terlalu berlebihan terhadap dirinya
"Kamu gak malu apa di ketawain sama mereka yang ada disini,,,seru Zola berbisik
"Apa peduliku dengan mereka,,,??yang aku gendong istriku...jawab Devano kesal
Tiba-tiba di sela Danu dari belakang
"Parkirannya dekat kok... tuan muda,,,bukan di bogor...seru Danu sambil ketawa dan mendahului mereka
"Sialan lu,,,awas lu ya....tunjuk Devano dengan tatapan tajamnya
"Tuh kan,,,ini aja kamu di ketawain sama Danu,,seru Zola memegang bibirnya menahan ketawa liat tingkah Devano
"Aku gak pa-pa sayang...ujar Zola lembut dan mencium pipi suaminya dengan penuh cinta
"Makasih ya...kamu perhatian banget sama aku,,aku beruntung punya kamu,,,seru Zola manja merebahkan kepalanya ke pundak Devano sambil berjalan,di balas belaian lembut di puncak kepala Zola ,entah kenapa dia sangat mencintai wanita ini dan kesalnya yang tadi pun lenyap seketika
Di perjalanan
Devano tak sedikitpun menjauh dari istrinya,Zola yang merasa mengantuk setelah minum obat dari rumah sakit tadi tidur di pangkuan suaminya,Devano memindahkan kepalanya istrinya ke paha biar Zola merasa nyaman
"Kita makan siang dulu ya bro...seru Danu memecah keheningan di dalam mobil
Danu merasa Devano masih kesal padanya
"Gak...tadi gue udah telpon Surti nyuruh dia masak makanan kesukaan Zola sekalian menyambut kepulangan Zola,ayah dan teman-teman udah nungguin kita di apartemen,,gua gak mau Zola terkontaminasi penyakit dari luar..ujar Devano datar
"Hmm...iyee deh...!!!ucap singkat Danu yang lagi malas berdebat dengan bos bucinnya ini
Devano membelai puncak kepala istrinya,,sesekali mencium gemas pipi Zola
__ADS_1
Setelah tiba di parkiran apartemen Zola belum juga bangun masih tertidur pulas,
akhirnya Zola di gendong Devano masuk ke apartemennya, Danu membantu Nanik membawa barang-barang Zola
Di apartemen
Zola di sambut sang ayah mertua dan sahabat terdekat Devano tak lupa Devano mengundang Sandra juga,,mereka sangat berantusias menyambut kepulangan Zola,semua teman-teman Devano menyukai Zola yang supel dan dengan mudah bergaul kecuali Evita dan untuk kali ini Devano tidak mengundang Evita karena masih sakit hati atas perbuatannya terhadap Zola,karena untuk hal ini Devano tidak akan membiarkan orang-orang yang tidak menyukai istrinya untuk dekat dengan Zola walau hanya untuk mencari muka
Apalagi Evita sifat manisnya hanya di tunjukkan di depan Devano saja,ia sudah tau semua selama ini Evita tidak menyukai Zola dan itu berpengaruh buruk untuk istrinya
Daaan......
Saat pintu di buka.....
"Surprise.....selamat datang zolaaaaa.....teriak kompak mereka...
mereka semua terdiam melihat Zola yang di gendong Devano dan masih tidur
"Eng ing eng.....yang di sambut malah tidur...seru Sandra melongo dengan kepalanya yang miring dan muka tanpa ekspresi
"Zola habis minum obat,memang pengaruh obatnya bikin dia ngantuk di tambah lagi semalam dia susah tidur ke kamar mandi terus buang air kecil
"Maaf ya semua...ujar Devano memelas
dan berlalu masuk ke kamar
Ayah Devano tertawa sendiri melihat tingkah teman-teman anaknya yang bersemangat untuk menyambut Zola
"Ya sudah...tidak apa-apa nanti kalian lanjutkan lagi penyambutannya,,ucap ayah Devano melumerkan suasana
"Nanti mana seru lagi om,,,jawab Sandra masih syok dengan rencananya gagal dan mulut nya yang mengerucut
Semua malah mentertawakan Sandra melihat ekspresi Sandra yang menurut mereka lucu
"Ya bagaimana lagi,pengaruh obatnya sangat kuat,itu menuntut Zola untuk beristirahat
"Sekarang kalian nikmati hidangan yang udah Surti siap kan
Devano keluar dari kamar dan bergabung dengan teman-teman nya tertawa dan bercanda
Sedangkan Danu dan ayah Devano duduk berdua mereka membahas tentang perusahaan sambil menikmati minuman dan cemilan yang di hidangkan Nanik
"Hai bro...sapa teman Devano yang bernama Beni
"Wah temen kita yang satu ini bahagia banget deh kayaknya...ujar Beni menyalami Devano dengan gaya khas anak muda
"Ya bahagia lah...makanya cepetan Lu nikah,,jangan pacaran Mulu,,ngapain pacaran lama-lama,ujung-ujungnya putus juga,,,seru Devano mengingatkan
"Itu elu kali,,,pacaran lama,putus juga,,lagian gue baru jalan 5bln men,,,dia nya juga masih kuliah
sindir Beni di sambut ketawa teman-teman yang lain
"Pinter banget lu nyindir gw...makanya gw ingetin,,supaya kalian gak kayak gw...pacaran lama belum tentu jodoh...seru Devano terus terang
"Bener juga sih...lu aja sama Zola dekat nya cuma beberapa bulan langsung nikah,,Dapat yang bersegel lagi
"Hahahaha....timpal Deddy di sambut ketawa teman-teman yang lain
Semua tertawa mendengar bercandaan konyol masing-masing mereka,,begitulah kalau mereka sudah berkumpul
Tak lama kemudian Zola keluar dari kamar,,setelah mendengar suara ribut di luar
"Selamat siang semua....sapa Zola ramah...
mereka yang tidak menyadari kehadiran Zola hanya mendengar suara dari belakang dan semua kompak menengok ke arah Zola
"Eh Zola sudah bangun...seru Sandra antusias dan berjalan menuju ruang tengah melanjutkan lagi aksi sambut menyambutnya
"Selamat datang Zola....seru Sandra dengan sorak suara cempreng nya seperti cheerleader yang sedang beraksi di lapangan
Semua pada melongo melihat tingkah Sandra di tambah Zola yang baru bangun tidur dengan nyawa yg belum terkumpul
__ADS_1
"Kok pada diem sih,,,kata nya mau nyambut Zola,tadi om bilang bisa di lanjutin lagi kalau Zola udah bangun...ujar Sandra yang wajah nya di tekuk dengan tangan di lipat ke dada
Dan semuanya baru menyadari apa tujuan mereka di apartemen itu
"Selamat datang Zola.....seru yang lain tak kalah rame nya
"Iih kalian gak seru,,,seru Sandra kesal sama teman-teman nya yang gak kompak
Semua tertawa lagi..di tambah Danu dan ayah Devano melihat tingkah Sandra
melihat wajah sandra yang kesal ,Zola menghampiri dan memeluknya
"Makasih Sandra...seru Zola lirih terharu atas perhatian teman-teman dari suaminya,,Zola melow lagi
"Lo pantes kok menerima semua ini,,karena lo wanita kesayangan teman kita,,lu udah merubah Devano yang dingin menjadi Devano yang ramah dan hangat...ujar Sandra yang masih memeluk Zola dan tak kalah melow nya
Setelah Sandra dan Zola melepas pelukan mereka,teman-teman Devano yang lain pun ikut memberi selamat ke Zola
di awali Deddy yang di antara mereka yang kelewat konyol..
"Selamat ya Zola...serunya dengan kedua tangan yang terangkat seperti ingin memeluk Zola
"Eeeeeh...mau ngapain lu ..???tanya Devano kesal liat Deddy yang akan memeluk Zola
"Mau peluklah...gw kan mau beri selamat juga,,emang Sandra aja yang boleh meluk hehehehe...seru Deddy dengan wajah konyolnya
"Gak boleh...teriak Devano jengkel menahan tangan Deddy
"Iya deh,,,gw cuma bercanda,,baper banget sih lu..masa iya gw main peluk bini orang...!!seru Deddy di susul teman-teman yang lain menyalami Zola
Mereka tertawa lagi,,sampai acara nya selesai dan mereka kembali ke rumah masing-masing dan ayah Devano di anter Jacky ke mansion
****************************
1 bulan berlalu...
Zola sangat bersyukur mempunyai suami yang sangat peduli pada nya di tambah lagi seorang ayah mertua yang benar-benar menyayangi seperti anaknya sendiri,,Zola tak merasakan sendirian lagi,dulu saat masa sulit selalu menghampirinya,mencari kerja kesana-kemari harus berhemat agar bisa mencukupi kebutuhannya,di tambah lagi biaya kontrakan setiap bulan,sampai dia rela makan hanya sekali sehari dan harus berjalan kaki setiap pulang kerja apalagi saat akhir bulan,ia sendiri tak menyangka kehidupannya akan berubah seperti ini,untuk membayang kan hidup seperti ini saja ia tak berani
Devano sangat mencintainya,begitu perhatian padanya,semua kebutuhan Zola ia penuhi,mulai dari pakaian,skin care,perawatan tubuh Zola, belum lagi sesuatu yang terbaru Devano selalu membelikannya tanpa Zola minta,,hanya satu Devano yang belum bisa memenuhinya yaitu untuk mengganti ponsel Zola yang jadul itu,Devano sudah membujuk berbagai cara,tapi Zola tetap tidak mau,,masih dengan alasan yang sama,,ponsel pemberian ibunya yang akan ia pakai sampai kapan pun,walau pun rusak akan dia perbaiki
"Selagi masih bisa ku pakai akan kupakai"
begitu zola memberi titah yang tak bisa di bantah suaminya
karena ia sadar istrinya tidak akan pernah merengek padanya untuk meminta sesuatu
Pernah waktu itu saat Devano mengajaknya jalan-jalan ke mall terbesar di kota ini,kebetulan Devano pulang kerja nya awal ia membawa istri nya untuk bersenang-senang,dengan tujuan supaya istrinya tidak bosan di rumah,,Zola sangat senang hari itu,Dulu Zola memang tidak pernah mempunyai waktu untuk memanjakan dirinya,karena sibuk bekerja dan mencari uang walau hanya sekedar mencuci mata
Sekarang kesempatan itulah yang tidak di sia-sia kan nya ,mereka keliling-keliling dengan tangan yang tak lepas dari genggaman,senyuman yang menghiasi bibir mereka,dan akhirnya titik jenuh Devano sudah sampai ke ubun-ubun,dari tadi mereka hanya jalan-jalan tak ada beli barang satu apa pun
"Jadi begini ya yang namanya jalan-jalan...???
"Ya jalan aja terus...!!!ujar Devano membatin
"Perempuan ini apa sih yang ada di pikirannya...?
sekali-sekaliminta kek,,beli ini beli itu.. batin Devano lagi
Devano sedikit kesal dengan istrinya
padahal di apartemen tadi, ia sangat berharap saat di mall istri nya akan minta ini dan itu dengan manjanya tapi semua tak sesuai dengan pikiran nya,ya itu lah Zola gadis mandiri yang keras kepala yang ia kenal hampir satu tahun ini,dan gadis inilah yang merubah karakter Devano yang sebelumnya lelaki dingin yang hanya peduli dengan dunia nya sendiri,memang Zola memberi pengaruh baik pada lelaki ini
*************************
Di apartemen
Zola menjalani hari-hari nya seperti biasa,,menjadi ibu rumah tangga melayani sang suami,walau ada dua pelayan tapi kebutuhan Devano tetap Zola yang menyediakan,semenjak Devano menjadi CEO di perusahaan ayahnya dia semakin sibuk,sering lembur sering keluar kota,Devano sebenarnya tidak tega meninggalkan istrinya apalagi sekarang Zola sedang hamil apalagi Zola masih sering muntah tapi bagaimana lagi semua adalah tanggung jawabnya
Sang ayah pun berencana untuk pensiun, semua tugasnya sudah di tumpahkan kepada sang anak,ayah Devano ingin menikmati masa tuanya,sebentar lagi cucu yang di impikan akan lahir beberapa bulan lagi,sungguh kebahagiaan yang sempurna
BERSAMBUNG
__ADS_1
🌿🌿🌿