Jatuh Cinta Pada Gadis Yang Keras Kepala

Jatuh Cinta Pada Gadis Yang Keras Kepala
Biar aku saja


__ADS_3

BAB 50


Braaak


Saat pintu terbuka,mata Devano langsung tertuju pada istrinya yang tergeletak tak sadarkan diri,dengan tangan dan kaki terikat


Di tambah lagi banyak luka lebam dan beberapa sayatan di tubuh istrinya.


Devano sangat geram melihat pemandangan yang membuat nafasnya naik turun


Devano mengalihkan pandangannya pada wanita yang dulu di cintai nya itu.rahangnya mengeras dan tangannya mengepal


Saat Devano akan mendekati Jeni,Danu segera datang mencegat,karena Danu tau apa yang akan terjadi kalau membiarkan hal itu terjadi,Danu tidak mau atasan sekaligus sahabatnya ini jadi pembunuh


"Lu urus Zola aja bro,,biar ini perempuan gue yang beresin.."ujar Danu menahan bahu Devano


Saat Devano mendekati istrinya,rasa takut menyelimuti pikirannya,dari tadi istrinya hanya diam,semakin mendekat Devano semakin terisak melihat keadaan istrinya


Danu langsung memelintir tangan Jeni yang sedang memegang pisau


"Aaaah..."pekik Jeni


"Lepasin..."jerit Jeni lagi


"Lepasin lu,,,?enak aja,,,dasar wanita bar bar...??ujar Danu emosi melihat mantan kekasih sahabatnya ini


Tidak salah Danu tidak menyetujui hubungan mereka dulu,ternyata wanita psycopat yang ada di depan matanya ini


"Terima ganjaran Lu,,gue gak bakalan biarin hidup Lu tenang...!!!"ancam Danu


Beberapa menit kemudian setelah Devano membuka ikatan di kaki dan tangan Zola


Tap tap tap


Langkah kaki seseorang masuk kedalam gudang itu


Ternyata Bryan datang memegang sebuah pistol di tangannya


"Ck...ck...ck....Sungguh Drama yang menyedihkan..."ujar Bryan dengan seringai Devil nya


"Lepasin wanita itu..."perintah Bryan mengacungkan pistolnya ke Danu


Sementara di luar gudang


Bang Jacky telah melibas habis anak buah Bryan


Hanya satu kali jentikan jari bang Jack dapat melumpuhkan mereka,bang Jack mengerahkan beberapa anak buahnya yang sudah terlatih


Sekarang Misi bang Jack mengurus yang di dalam Gudang,menolong kedua atasannya,sungguh bang Jack menjalankan tugasnya dengan baik,mengingat keluarga pak Ibrahim yang teramat baik kepada nya


Dengan itu bang menjaga keluarga pak Ibrahim dengan nyawanya


Di dalam gudang


"Oh...jadi kalian bersekongkol..."ujar Danu dengan seringai meremehkan


"Ck.ck.ck...Sungguh pasangan yang serasi...!!!"kekeh Danu membuat Bryan sedikit terpancing emosi


"Ternyata lu anjing pelacak nya laki-laki itu.."tunjuk Bryan dengan dagunya ke arah Devano

__ADS_1


"Iya...kenapa...?Lu takut...?"tanya Danu lagi


"Urusan gue bukan sama Lu,tapi sama laki-laki itu..yang sudah membuat bisnis gue hancur..."ucap Bryan


"Urusan dia jadi urusan Gue,jadi lu hadapin aja yang ada di depan mata Lu


"Gue gak akan membiarkan Lu menyentuh keluarganya...!!!"ujar Danu membuat Devano terharu,betapa peduli nya Danu kepada keluarganya


"Ish.ish.ish....sahabat yang baik,kalau saja waktu itu dia mau berkerja sama sama Gue,mungkin hal ini tidak akan terjadi..."ujar Bryan mengingatkan


"Harusnya Lu sadar diri Bryan,Lu berhadapan dengan keluarga siapa...!!!


"Satu kali perintah saja,itu akan membuat hidup Lu hancur..."ancam Danu


"Hmmm...aku takut sekali..!!!"seru Bryan dengan nada cemooh


"Cepat jangan banyak bicara,lepaskan wanita itu..!!!"perintah Bryan


"Atau peluru ini akan menembak Kepala Lu


Sedangkan Devano masih berusaha membuat Zola sadar,pakaian Zola sudah bersimbah darah,tambah lagi selangkangannya yang mengeluarkan air bercampur darah,sungguh membuat Devano benar-benar takut


"Sayang bangun ini aku,,,"lirih Devano dengan isak kan nya


Tak berbayang kan betapa mengenaskan keadaan istrinya sekarang,membuat hati Devano teriris


"Bangunlah sayang aku sudah datang,maafkan aku..."Devano benar-benar tidak bisa menahan tangis nya


Jeni yang sedari tadi memperhatikan Devano benar-benar membuatnya Jengah,ia tidak pernah menyangka kalau Devano begitu sangat mencintai wanita kampung itu


Jeni mendorong tubuh Danu dengan sekuat tenaga nya membuat Danu sedikit bergeser dan menjauh darinya


Ternyata bang Jack lebih dulu mengeluarkan timah panasnya tepat di lengan sebelah kanan Bryan membuat pistol yang ada di tangannya terlepas


"Brengsek...!!!"teriak Bryan meringis kesakitan


Bang Jack tidak pikir panjang lagi,melihat tuan dan nyonya dengan keadaan seperti itu,kalau tidak mengenal hukum mungkin saja Bryan sudah mati seketika dengan satu tembakan di kepalanya


Tapi bang Jack tidak melakukannya,biar saja hukum yang akan memberi mereka pelajaran


Bang Jack mendekati Bryan yang sedang menahan sakit dengan satu tangan menutupi luka nya


Lalu Bang Jack mengikat kedua tangan Bryan kebelakang


"Cepat bawa Nyonya ke rumah sakit tuan muda,di luar sudah ada mobil dan sopir,,,"teriak Bang jack


Devano langsung menggendong tubuh istri nya dan di larikan di rumah sakit terdekat


Jeni mulai takut melihat lengan Bryan mengeluarkan darah,dengan ini siapa lagi yang akan melindungi nya


Jeni mencari celah untuk kabur di saat semua nya memperhatikan gerak-gerik Bryan yang sedang menahan sakit


Saat akan melangkah untuk kabur sebuah tangan kekar langsung mencekal lengannya dengan kasar


"Mau lari kemana Lu perempuan murahan,Lu takut teman seranjang Lu mati sia-sia disini,,"ucap Danu dengan nada cemooh nya


Membuat Jeni terkejut dengan kata-kata Danu barusan


"Kenapa,,,? Lu pikir gue gak tau dengan kelakuan busuk lu,Lu hanya memanfaatkan Laki-laki brengsek ini dengan tubuh Lu kan....? untuk menjalani rencana ini,sekarang Gue gak akan lepasin Lu

__ADS_1


"Terima semua ganjaran dari perbuatan Lu,gue pastiin lu akan mendekam di penjara dengan waktu yang sangat lama..."ujar Danu menggebu-gebu


Tak selang berapa lama polisi datang meringkus ke dua sejoli itu,di tambah lagi anak buah Bryan yang tidak sampai di matiin oleh bang Jack


***


Di perjalan ke rumah sakit


Devano sangat ketakutan,saat merasakan tubuh istri nya yang sudah terasa dingin,sungguh hal ini tak pernah terbayang kan olehnya,ia hanya bisa menangis melihat istrinya tidak bergerak sedikitpun


Di tambah lagi dengan anak yang ada di dalam kandungan istrinya,akankah selamat....??"itu yang ada dalam pikiran nya saat ini


"Tuhan selamatkan istri dan anakku..."Doa Devano sepanjang jalan menuju ke rumah sakit


***


Tiba di rumah sakit Devano langsung membawa membawa istrinya menuju ruangan ICU dengan brankar yang sudah di persiapkan seorang perawat


Devano terpaksa membawa Zola ke rumah sakit terdekat saja,tidak ada waktu lagi untuk ke rumah sakit milik keluarga nya


Di tambah lagi dengan keadaan Zola yang sudah tidak sadarkan diri


Setelah sampai ke ruangan operasi,Dokter keluar lagi untuk memberikan surat yang akan Devano tanda tangani,karena mau tidak mau Zola harus segera di Operasi


"Selamatkan anak dan istri saya Dokter.."mohon Devano yang sudah tidak kuasa lagi menahan rasa takut nya


"Kami akan melakukan yang terbaik Tuan..."ujar Dokter memenangkan


Setelah menanda tangani surat itu,Dokter kembali ke ruangan Operasi di mana Zola yang akan segera di tangani


***


Sementara di luar ruang Operasi,Devano sudah seperti orang gila,rasa takut menyelimutinya saat ini


Dari duduk,berdiri lagi,duduk lagi,entah berapa kali ia melakukan hal itu


mengusap wajah dengan kasar,menjambak rambutnya sendiri


Belum lagi isak tangis yang tak bisa berhenti,hatinya tak kan tenang sebelum melihat keadaan istri dan anaknya


"Ya Tuhan,,selamatkan anak dan istriku


aku tidak mau terjadi apa-apa pada mereka,jika Engkau ingin biar aku saja..."Batin Devano menangis


Beberapa menit kemudian


Datang Danu dan Bang Jack,mereka selesai dengan tugasnya,Jeni dan Bryan sudah di tangkap polisi,saat Bang Jack menjalankan misi nya tadi,saat itu juga Bang Jack menghubungi polisi


Hal seperti ini sudah biasa bang Jack lakukan,karena kejadian ini belum seberapa menurutnya,musuh atasannya ini masih cemen


Karena hal yang lebih membahayakan lagi sudah sering ia lakukan untuk membasmi para Hama yang meresahkan


Good job Bang Jack


***


Oek...oek...


BERSAMBUNG

__ADS_1


🌿🌿🌿


__ADS_2