
BAB 59
Setelah pulang dari kantor,Devano langsung menuju ke rumah sakit,untuk memeriksakan keadaan Zola,Devano tidak ingin menunda lagi,karena ia takut penyakit Zola kambuh lagi
Di dalam ruang pemeriksaan Zola berbaring di atas brankar
"Apa yang nyonya rasakan...!!!tanya Dokter
"Badan saya beberapa hari ini lemes dok,mata sering ngantuk kalau pagi..!!! jawab Zola
"Apa anda merasa mual-mual,,,!!! tanya Dokter lagi
"Tidak Dok...!!! jawab Zola
"Kapan terakhir anda datang bulan nyonya,,,??? tanya Dokter
"Sekitaran bulan lalu,dan bulan ini saya belum datang bulan,tapi biasanya sering telat kok Dok,,,jawab Zola menerangkan
"Baiklah saya akan periksa nyonya dulu...ucap Dokter
"Silahkan Dok..!!!balas Zola sopan
"Ayah au Bunda...Jill mulai rewel lagi
"Bentar sayang bunda di periksa dulu,,bujuk Devano
"Huuu...!!! bibir melengkung kebawah mau menangis
"Ssttt,,,bujuk Devano lagi menepuk pelan pantat bocah itu
Selesai pemeriksaan Zola duduk membenarkan pakaiannya
setelah itu duduk di depan meja kerja Dokter
"Bagaimana keadaan istri saya Dok...tanya Devano khawatir
"Dari hasil pemeriksaan saya tadi,seperti nya istri Tuan hamil...!!! Jawab Dokter tersenyum
Zola menutup mulut dengan tangannya,tak percaya dirinya hamil lagi
"Hamil Dokter,,,??? Beo Devano
"Iya Tuan,,,kalau anda merasa belum yakin saya akan Daftarkan Nyonya untuk pemeriksaan ke Dokter kandungan,biar hasilnya lebih akurat...!!! saran Dokter
"Baiklah Dokter,,,!!!ujar Devano menyetujui
***
"Banyak istirahat ya nyonya,umur kandungannya masih rentan,saat ini usia kandungan anda empat minggu,sejauh ini anda dan janin anda sehat nanti saya akan berikan vitamin
"Baik Dokter,,terima kasih,,,!!!seru Zola ramah
__ADS_1
Setelah selesai memeriksakan dirinya ,,,Zola keluar dari ruangan Dokter
Di perjalanan pulang
"Akhirnya Jill ada teman ya Yah...!!!ucap Zola antusias memeluk tangan kekar suaminya
sedangkan Jill udah tidur di pangkuan Devano
"Hmm...jawab Devano singkat
"Aku bahagia sekali,,,,seru Zola menyandarkan kepalanya ke bahu Devano
"Iya sayang,jaga kesehatan kamu ya,,mulai besok aku akan cari baby sitter untuk Jill biar kamu gak kecapean,,,! ucap Devano menyarankan
"Gak usah yah,,aku masih bisa kok ngurusin Jill,,,!! mohon Zola
"Gak sayang,,,kamu tadi gak denger kata dokter,kandungan mu baru berusia empat minggu masih rentan,Dengar kan aku...!!! ujar Devano mencium pelipis istrinya
"tapi kan....!!!!
"Jangan keras kepala Arumi Zola,,,!!! seru Devano
Zola mengerucutkan bibirnya
Kalau sudah menyebut nama lengkapnya berarti Devano sedang kesal.
"Iya yah...jangan marah,,,!!cepat-cepat Zola mencium pipi dan memeluk suaminya
Dalam hal ini,bukannya Devano tidak mensyukuri pemberian Tuhan,mungkin dialah yang lebih bahagia daripada Zola,tapi yang namanya manusia rasa takut itu tentu ia sendiri yang harus melawannya
Kejadian waktu itu masih menyisakan rasa takut tersendiri bagi Devano,walau Jeni dan Bryan sudah mendekam di penjara dengan waktu yang sangat lama,entah lah melihat istrinya kesakitan hatinya merasa perih
Mencintai terlalu dalam membuat Devano sangat takut kehilangan istrinya,wanita yang penurut yang tidak pernah menuntut macam-macam.
Keras kepala hanya julukan dari Devano sendiri,memang Zola sangat tidak memanjakan dirinya,dia bahkan lebih mementingkan keluarga dari pada dirinya
maka dari itu Devano lah yang menjaganya ketika Ia lengah dengan kesehatannya
Walau sekarang hidup dengan bergelimang harta,tapi Zola tetap menjadi diri sendiri,ia tidak berubah sedikitpun,maka dari itu CEO dingin ini sangat mencintai gadis keras kepala ini
***
Hari ini Devano akan mengadakan makan malam di rumahnya,untuk merayakan kehamilan Zola,tak lupa Devano mengundang Pak Ibrahim, Danu,Vina,sandra,dan para sahabat lainnya
Sungguh makan malam yang penuh nikmat,kabar gembira lagi yang di dengar,berita kehamilan Zola membuat pak Ibrahim bahagia,Zola datang di kehidupan mereka melengkapi kebahagiaan setelah sang istri meninggalkannya untuk selama-lamanya.
cinta nya pada sang istri membuatnya tak ingin menikah lagi,banyak perubahan yang ia lihat di diri anaknya,yang dulu begitu dingin setelah kematian ibunya,kini anaknya telah menjadi sosok yang hangat dan peduli dengan keluarga,Pak Ibrahim tidak meminta apa apa lagi,cukup bagi nya menikmati kebersamaan dengan anak,menantu dan cucu cucu nya
***
"Selamat pagi sayang,,,!!!"sapa Devano mengecup pipi istri nya
__ADS_1
"Pagi mas,,,!!!"balas Zola mengusap matanya
"Jill mana mas,,???"tanya Zola yang tidak melihat anaknya
"Jill sama ayah,anak itu nempel terus sama ayah,mereka lagi memberi makan ikan di taman belakang,,!!"ujar Devano mengusap lembut kepala istrinya
"Aku gak enak sama Ayah mas,,,!!!"seru Zola
"Mulai lagi deh,,,"pikir Devano
"Datang gak enak nya dimana sayang,Jill itu cucunya,kamu gak boleh merasa gak enak seperti ini,,,!!!"ucap Devano
"Harus aku yang ngurusin ayah,bukan sebaliknya,,,!!"ujar Zola
"Simpan rasa segan mu,ayah yang bersikeras mau disini untuk beberapa hari ini,sampai Jill mendapatkan Baby sitter,ayah gak mau memilih sembarang orang untuk cucu nya,,,,"Ucap Devano menjelaskan
"Aku beruntung mas punya mertua seperti ayah,apalagi kamu punya ayah yang hangat dan peduli sama kita...!!!"Ujar Zola sendu
"Iya sayang,,,"lirih Devano
"Seandainya aku masih tetap bersama Jeni pasti ayah akan tersakiti,aku merasa bersalah sama ayah yang pernah mengecewakannya dulu,,"tutur Devano lagi,yang mengenang di saat ia meninggalkan ayahnya sendiri yang lebih memilih tinggal di apartemen untuk menghindari ayahnya
"Jangan salahin diri sendiri mas,,itu yang namanya takdir,kita tidak bisa menolak takdir apapun itu,dan yang kita jalani sekarang inilah yang terbaik,,,"ujar Zola bijak
"Iya sayang,,ternyata pilihan ayah yang terbaik,aku mempunyai istri cantik,baik,dan murah hati.."tutur Devano dan mengapit dagu istrinya dan pasti nya membuat Zola malu
"Mas,,,!!!"rengek Zola membenamkan wajahnya ke dada bidang Devano
Devano memeluk erat istrinya
"Eh,,,ngomong ngomong sekarang udah jam berapa mas,,,???"tanya Zola heran melihat suaminya masih memakai boxer dan baju dalam
"Oooh Tuhan udah siang,,,aku belum siapin keperluan mu mas,,,,"pekik Zola beranjak dari ranjang setelah melihat jam di dinding menujuk kan pukul 09¹⁵
Dengan cepat Devano meraih tangan istrinya
"Ingat kata Dokter sayang,,,,!!!"bisik Devano
"Iya aku ingat,,tapi aku kan cuma nyiapin keperluan kamu aja gak berat kok,,,!!!"balas Zola
"Gak usah,hari ini aku libur,,,semua kerjaan ku udah di handle sama Danu,lagian aku ada janji sama orang yayasan,mereka akan membawa beberapa orang yang sudah di seleksi untuk pengasuh Jill,,,!!"ucap Devano mencium lagi pipi istrinya
"Ya udah kamu mandi Dulu,aku mau menemui ayah,habis itu sarapan,sebentar lagi orang yayasan datang,ayah juga ikut andil memilih baby sitter untuk cucu nya,,,"ujar Devano beranjak keluar
"Iya mas,,!!"jawab Zola menuju ke kamar mandi
Pak Ibrahim memutuskan untuk menginap beberapa hari ini sampai Devano mendapatkan baby sitter untuk Jill,laki-laki paruh baya itu tidak mau menantu nya kelelahan,Devano pun tak keberatan
Untuk pemilihan calon pengasuhnya Jill Devano sudah memanggil Dokter keluarga untuk memeriksa para calon, apakah mereka bebas dari penyakit.itulah keluarga SANJAYA melakukan yang terbaik untuk penerusnya.
BERSAMBUNG
__ADS_1
🌿🌿🌿