Jatuh Cinta Pada Gadis Yang Keras Kepala

Jatuh Cinta Pada Gadis Yang Keras Kepala
Keluarga kecilku


__ADS_3

BAB 56


Hari berganti hari,waktu terus bergulir,tidak terasa sudah enam bulan,Devano menjalani bahagianya hidup usai kejadian penculikan Zola waktu itu


Kebahagiaan di rasakan saat ini sungguh menyenangkan di tambah lagi dengan kehadiran buah hati mereka,Baby Jill semakin hari semakin pintar,banyak kepandaian bayi lucu itu,membuat se isi rumah gemas melihat tingkahnya


"Ayaaah banguuuun...Teriak Zola sedari tadi tak di dengar suaminya yang masih setia dengan mimpi indahnya


Bagaimana tidak,menjelang subuh masih melakukan olahraga ranjang,harusnya Zola yang terkapar ini malah suaminya,Zola hanya geleng-geleng kepala membayangkan suaminya merengek minta jatah seperti anak kecil yang minta mainan kepada ibu nya,untung Zola dapat beristirahat yang cukup saat siang, tidur siang yang lama karena baby Jill terlelap dengan tidur siang lama,Zola mengambil kesempatan itu untuk beristirahat juga


Baby Jill tertawa mendengar teriakan bundanya.seolah-olah ia mengerti kalau bundanya sedang bercanda,membuat Zola semakin gemas.


"Hadeeeh...ayah tidur kayak kebo ya Bang..."seru Zola ke Jill


Jill hanya tertawa,Zola memanggil Jill dengan sebutan abang,karena Zola berencana akan hamil lagi,biar Jill ada temannya,awalnya Devano tidak setuju dengan keputusan Zola yang mau hamil lagi,trauma nya Devano akan kejadian tahun lalu masih melekat di ingatannya.


Tapi bukan Zola namanya kalau tidak bisa memberi pengertian kepada suaminya,rayuan demi rayuan keluar dari mulut mungilnya,Baiklah sang pemberi Bibit akhir nya menyetujui dengan syarat selama hamil tidak boleh keluar rumah,ke rumah sakit harus ia yang menemani,kalau seandainya waktu nya bentrok dengan jadwal meeting di ganti harinya sampai ia bisa menemani ke rumah sakit


Hamil saja belum,syaratnya sudah putuskan dari sekarang,semakin lama semakin overprotektif saja suami tampannya ini,Zola hanya bisa menghela nafas


"Nda,,,nda,,,nda...!!!oceh Jill melihat bunda yang mengomel sendiri


"Eh iya sayang,,,,mau mimik ya,,,?duh sayang,,,anak Bunda haus ya,,,!!!"seru Zola mengangkat tubuh gempal itu ke pangkuannya mengeluarkan satu *********** untuk menyusui Baby Jill


Tak berapa lama,Devano bangun dengan tampang yang acak-acak kan karena tidur terlalu malam,belum lagi pertempuran menjelang subuh.


"Selamat pagi sayang-sayangku,,,"ujar Devano mencium kening Zola dan pipi gembul anaknya


"Udah,,,sisain buat ayah...!!!"ujar Devano ke Jill yang sedang menyusu ke bundanya


Seolah-olah Bayi itu tau ucapan ayahnya,menghentikan aktifitasnya. matanya berkaca-kaca dengan bibir melengkung ke bawah Ekspresi khas anak kecil yang menggemaskan


Karena kasian melihat ekspresi Jill seperti akan menangis


"Uuuuuh...gak sayang mimik lagi ya.."bujuk Devano


Tapi Jill malah menangis


"Huuuu...."tangis Baby menggema di kamar itu


"Kamu sih mas..iseng banget sama anaknya,anak kamu itu ngerti apa yang kamu omongin,makanya di jaga ucapannya..."omel Zola membujuk anaknya


Devano gemas sendiri melihat mereka berdua yang satu nangis,yang satu ngomel-ngomel seolah mendengar musik instrumen yang merdu di pagi hari,Devano berjalan menuju kamar mandi setelah menciumi mereka berdua

__ADS_1


"Ngomel aja terus sayang,kapan lagi dengar kamu bicara banyak,,,"seloroh Devano membuka seluruh pakaiannya dan masuk kedalam bath up


***


Setelah itu Devano keluar dengan wajah yang sudah fresh,dengan di balut handuk sepinggang memamerkan perut sixpack nya,lalu masuk ke ruangan ganti dan masih mendengar omelan istrinya Devano hanya senyum-senyum sendiri


Usai berbenah diri Devano keluar dari ruangan ganti mengenakan pakaian formal siap-siap untuk berangkat kerja



"Masih nangiskah...?"tanya Devano mendekati anak dan istrinya


"Udah tidur...!!!"jawab Zola kesal.lalu meletakkan Baby Jill ke box bayi


Devano yang masih melihat kekesalan istrinya,memeluknya dari belakang,mencium leher Zola membuat Zola geli,mengendus aroma tubuh yang selalu di rindukannya saat di luar rumah


"Geli mas..."seru Zola berontak minta dilepaskan Devano makin menguatkan pelukannya


"Sebentar lagi sayang,,,"ujar Devano dengan suara pelan,Zola yang mengerti membiarkannya


"Rasanya malas berangkat kerja liat istri nganggur gini.."seru Devano


"Maksudnya...?"Zola membalikkan badannya menghadap Devano dengan mata yang menatap tajam


"Gak macam-macam,cuma satu macam aja,,mengendus leher istrinya dari depan


"Mas...!!" Zola manja membuat Devano bergairah,maksud hati supaya di lepaskan


"Jangan pancing sayang,,lagi On nih..."Seru Devano dengan suara serak


"Mesum..."Ejek Zola


"Memang ada yang larang Mesum sama istri sendiri...?"kesal Devano


"Mas...tadi subuh kan udah,memangnya kamu gak bosan apa..?ini kamu mau berangkat kerja lo...!!!"sungut Zola


"Gak..."jawab Devano cepat


"Kenapa harus bosan dengan tubuh suci istriku ini...!!!"goda Devano,membuat Zola bersemu merah


"Tubuhmu ini yang membuatku selalu ingin cepat pulang...!!!Goda Devano lagi membuat Zola semakin malu


"Mas...udah iiiih...yuk ke bawah ini udah siang mas...sarapan dulu...!!!"ajak Zola

__ADS_1


Devano menghela nafas,menormalkan pikiran mesum nya


"Ayo sayang...!!!"Devano menggenggam tangan Zola


"Bentar mas aku liat Jill dulu,,!!!"menghampiri box anaknya memastikan Baby Jill sudah tertidur pulas


Setelah itu mereka turun ke bawah untuk sarapan


***


Selesai sarapan


"Mas berangkat dulu ya sayang...!!!pamit Devano mencium kening istrinya lama


"Ingat...jangan capek-capek,,cukup Jill aja yang kamu urusin,kalau ada apa-apa cepat kabari aku...!"pesan Devano yang selalu di ucapkan saat berangkat ke kantor


"Iya Mas ku...!!!"balas Zola merangkum pipi suaminya,membuat Devano makin malas berangkat ke kantor


"Jadi malas pergi kerja nya,,,!!!"seru Devano dengan wajah memelas


Mulai lagi dengan dramanya,selalu begitu kalau sudah ber manja-manja seperti ini.


Devano naik mobil dengan lesu.


"Dah sayang...Devano melambaikan tangan ke istrinya


Mobil melaju keluar gerbang,setelah mobil menghilang,lalu Zola masuk ke dalam rumah


Setelah Jill lahir Zola memutuskan untuk memanggil suaminya dengan sebutan Mas,tentu saja di setujui sang suami,panggilan sayang Zola hanya sesekali ketika mereka sedang berdua,apalagi kalau bersama Jill mereka panggil Ayah Bunda biar sekalian melatih anaknya dengan panggilan tersebut,buktinya Jill udah bisa memanggil Ayah dan Bundanya walau masih masih ujung lidah


***


Di perjalanan menuju ke kantor


Devano senyum-senyum sendiri melihat tingkah istri yang masih malu-malu apalagi kalau di puji,sungguh wanita yang polos


"Aku akan berusaha menjadi suami yang baik untukmu sayang,ayah yang baik untuk Jill,kalian kebahagiaan ku,keluarga kecilku...!!gumam Devano mengulum senyumnya


Begitulah kebahagiaan yang mereka rasakan sekarang,pertemuan yang tak di sengaja,rencana ayahnya untuk menjodohkan nya dengan Zola dulu sampai sekarang masih ada ingatan Devano,dimana Zola yang polos dan lugu hanya hidup sendiri di kota besar ini,awal mula Devano yang tidak memiliki perasaan apa-apa terhadap Zola akhirnya jatuh cinta kepada gadis keras kepala ini.Perjalanan cinta yang manis


BERSAMBUNG


🌿🌿🌿

__ADS_1


__ADS_2