
Bab 11
Dirumah sakit
Ayah Devano makin lama semakin membaik mungkin karena di kelilingi orang-orang yang menyayanginya termasuk Zola dan kabar gembira hari ini pak Ibrahim sudah di bolehkan pulang
Tentu saja Devano merasa sangat bahagia ayahnya sudah pulih dan Devano sudah memulai hari harinya seperti biasa lagi
Di tempat lain
Di ruang kerjanya Jeni sudah mulai merasa resah,karena dua minggu belakangan Devano sama sekali tidak menghubunginya,kalaupun sibuk setidaknya Devano mengirim pesan walau hanya untuk menanyakan kabar
"Aku harus menemui nya...!"ucap Jeni
***
Saat jam makan siang Jeni pun datang ke kantor Devano
jelas saja semua mata tertuju padanya
Awalnya Jeni percaya diri karena memang itu yang Jeni suka semua org memperhatikannya
Tapi lama kelamaan ia menjadi risih karena tatapan mereka bukan tatapan kagum lagi tapi tatapan penuh tanda tanya
"Mereka kenapa,,?kok liatin aku gitu banget sih...?"batin Jeni
setelah sampai ke ruangan Devano seperti biasa Jeni masuk tanpa pernah mengetuk pintu
Karena baginya Devano suka kejutan apalagi kalau ia datang tanpa memberi kabar dulu
Glek...pintu di buka
"Sayaaaang...!!!datang mengampiri Devano dan memeluknya
"Aku rindu...!"ucap Jeni menggoda
jujur Devano pun sangat merindukan Jeni
tapi Devano sudah terlanjur sakit hati
karena tidak ada balasan peluk dari Devano Jeni melepaskan pelukannya dari Devano
"Sayang...nanti kita makan siang ya...??"ajak Jeni manja
"Gak bisa,aku sibuk...!"jawab Devano dingin
"Kamu kenapa sayang..?kamu sakit..?sambil memegang pipi Devano seketika itu di tepis kasar oleh Devano
"Sayang...kamu kenapa sih...? aku ada salah ya..?bilang dong,Jangan diemin aku seperti ini..?"tanya Jeni dgn penasaran
Devano pun jengah
"Jen,,tolong ya,aku sibuk,aku gak ada waktu kerjaan aku numpuk,,!!"kata Devano
"Biasanya kamu selalu ada waktu buat aku sesibuk apapun,!!kata Jeni tak terima
"Yah,,itu biasanya,sekarang waktu mu habis,silahkan keluar,!!"usir Devano
"Kamu ngusir aku ,?"ucap Jeni tak terima
Devano tetap sibuk dengan laptopnya
akhir nya Jeni keluar dgn perasaan kesal dan membanting pintu
__ADS_1
Braak
Setelah Jeni keluar..Devano memijit pelipisnya..dan melanjutkan pekerjaannya lagi
***
Dicafe Zola di sibukkan dengan banyak pengunjung,hari ini Zola sangat bahagia karena dia mendapat kabar dari asisten Bram bahwa hari ini pak Ibrahim sudah di boleh kan pulang walau Zola tidak bisa menemani pak Ibrahim setidaknya Zola lega pak Ibrahim sudah pulih
Mengingat kembali kebaikan pak Ibrahim
Flashback on
Suatu pagi Zola di kejutkan dengan kedatangan Ibuk Yuni yang mempunyai kontrakan
Karena ada suara ketukan pintu Zola pun membuka pintu
ia heran kenapa Ibuk yuni datang ke kontrakan se pagi ini
"Selamat pagi Zola...!!!" sapa buk Yuni
"Selamat pagi juga buk yuni...! balas Zola
"Maaf buk,,buk Yuni ada perlu sama saya..!"tanya Zola
"Saya to the point aja ya Zola,Ini kontrakan ada yang minat...!!ujar buk Yuni
"Loh saya kan udah bayar buk,,lagian belum jatuh tempo kan...!!"ucap Zola
"Iya saya tau ..orang ini maunya kontrakan kamu ini..lagian dia juga berani bayar 1thn saya gak bisa tolak Zola,,!!"terang ibuk Yuni
"Kamu nya bayar tiap bulan itupun kadang-kadang telat,saya capek Zola,samperin kamu terus...!!"kata buk Yuni
Zola hanya bisa menghela nafas.karna tak gampang bagi nya mencari kontrakan,,diapun sudah nyaman tinggal disini,selain itu kontrakan ini juga dekat kalau mau ke mana-mana
"Baik buk,,saya akan cari kontrakan baru,,!!"ucap Zola sedikit kecewa
***
Satu minggu berlalu
Zola belum juga mendapatkan kontrakan baru,,karena tidak gampang baginya untuk mencari kontrakan seperti ini,,dan kebetulan hari itu zola libur kerja
Tapi apa yang harus dia bilang ke ibuk Yuni karena ini sudah satu minggu ibuk Yuni kasih waktu buat ia cari kontrakan lain..
Tak lama kemudian datanglah ibuk Yuni
tanpa basa basi buk yuni langsung bertanya
"Gimana Zola..?kamu udah dapat kontrakan baru...?"tanya nya
"Belum buk Yuni..!!"ucap Zola
"Kamu gimana sih,,saya udah kasih waktu satu minggu untuk kamu cari kontrakan baru.."ujar buk Yuni sedikit kesal
Zola bingung mau jawab apa
Tanpa pikir lagi Zola mengumpulkan semua pakaian untuk keluar dari kontrakan itu
Tak lama kemudian ada yg mengetuk pintu kontrakan Zola
Zola tidak peduli siapa yang datang toh selama ini tidak ada bertamu ke kontrakannya dia hanya sibuk mengumpulkan pakaiannya
"Siapa tuh...?"tanya buk Yuni
__ADS_1
Zola hanya menaikkan kedua bahu nya
Karena Zola kesal sama buk Yuni,,,yang menyuruh dia cepat-cepat pergi dari kontrakan itu
Buk Yuni keluar dia melihat seseorang dengan perawakan kaku dan tinggi berpakaian serba hitam
Ternyata asisten Bram
"Ada perlu apa ya pak....??tanya buk Yuni
tanpa basa basi lagi asisten Bram memberikan sejumlah uang pada ibuk Yuni
Ibuk Yuni bingung
"Uang apa ini pak...?"tanya buk yuni lagi
"Itu untuk bayar kontrakan nona Zola selama tiga tahun ke depan..!!"ucap sekretaris Bram dingin
"Tapi pak...!!"ujar buk Yuni lagi
"Tidak ada alasan lagi untuk Nona Zola meninggalkan kontrakan ini
"Saya harap anda paham dengan penjelasan saya tadi dan jangan mengganggu kenyamanan nona Zola lagi...!!"terang asisten Bram penekanan
Karena ada suara ribut Zola pun keluar dengan tas tentengannya karena memang Zola tidak mempunyai pakaian yang banyak
Di luar Zola bingung melihat asisten Bram karena memang Zola tidak pernah bertemu sebelumnya
"Ada apa buk Yuni...?"tanya Zola
"Ini Zola..bapak ini bayarin kontrakan kamu untuk 3thn ke depan..."jawab ibuk Yuni yang sibuk menghitung uang yg ada di tangannya
"Haaaah.....!!" Zola kaget
"Ya udah deh saya gak punya banyak waktu ..kamu bisa tinggal disini untuk 3 tahun ke depan..!"ucap ibu Yuni berlalu pergi
Tinggal Zola dengan asisten Bram
Zola sedikit takut dengan penampilan asisten Bram
"Selamat pagi nano Zola...!!ucap asisten Bram
"Se selamat pagi tuan...!!jawab Zola gugup
"Anda siapa..?" tanya Zola takut
"Saya Bram asisten pak Ibrahim..jawab Bram Datar
"Hah...pak ibrahim..??seru Zola kaget
"Saya datang kemari atas perintah dari tuan besar,,untuk membantu Nona Zola..
"Dan sekarang tugas saya sudah selesai...permisi nona...!!"pamit asisten Bram
"Eh tunggu tuan,,,!!panggil Zola
asisten Bram berhenti melangkah
"Saya tidak bisa terima ini tuan,,ini terlalu berlebihan,,saya bisa kok cari kontrakan lain,lagian saya juga sudah bosan tinggal disini..!!alasan Zola
"Maaf nona..ini perintah tuan besar..tidak bisa di bantah lagi...!!" ucap asisten Bram berlalu pergi...
BERSAMBUNG
__ADS_1
🌿🌿🌿