
BAB 60
Siang ini di rumah Devano sudah berkumpul beberapa orang dari yayasan termasuk kepala yayasan yang bernama buk Weni dan semua para calon sudah di periksa kesehatan,sejauh ini mereka semua sehat
Sebelumnya mereka makan siang bersama dulu,Devano berpikir lebih baik isi perut dulu biar ia tidak salah pilih untuk calon pengasuh anaknya
Setelahnya Devano memperkenalkan dirinya sebagai Tuan rumah ayah dari anak yang akan di asuh salah satu dari mereka
Setelah memperkenalkan dirinya,Ibu yayasan menunjukkan berkas-berkas pengalaman kerja mereka masing-masing,mereka berjumlah enam orang,pengalaman mereka ada yang seperti ini,itu,dan masih banyak lagi,
Untuk saat ini Devano tidak mau salah untuk memilih calon pengasuh anak nya,yang jelas pengalaman lebih utama,sudah menikah,dan mengerti tentang kesehatan,jadi apabila anaknya terserang virus atau sejenisnya dengan cepat mendapatkan pertolongan pertama
Mereka begitu antusias untuk mendapatkan pengalaman bekerja di keluarga sanjaya,apalagi dengan gaji yang fantastis di tambah lagi sang Tuan rumah yang begitu tampan,walaupun tak ada niat untuk menggoda setidaknya untuk cuci mata itulah yang ada di pikiran mereka
Dari setiap pengalaman yang di bacanya Devano tertarik dengan salah satu dari mereka,mulai dari pengalaman,ahli kesehatan tapi sayang nya belum menikah,Devano sedikit ragu tentang ini,Ia tidak mau ada orang baru yang masuk kerumahnya tanpa ikatan pernikahan
Padahal ada beberapa dari mereka yang sudah menikah,tapi hanya punya pengalaman untuk mengasuh saja,Devano mau seperti yang dia inginkan
Devano sadar dan bukan bermaksud sombong para wanita selalu terpesona melihat ketampanan nya,justru karena itu Devano menghindari hal itu.karena pihak ketiga tidak selalu datang dari orang luar,orang terdekat pun bisa menjadi pihak ketiga,Devano paham akan hal itu,karena banyak berbagai artikel-artikel yang di bacanya tentang kehidupan apalagi tentang kehidupan rumah tangga,Devano belajar dari itu,Devano lebih memilih menjaga perasaan istrinya
"Sri Astuti...??? seru Devano membaca nama di salah satu berkas itu
"Saya Tuan Muda,,,!!! sahut yang punya nama
"Disini saya tertarik dengan pengalaman kerja kamu dan satu lagi kamu mengerti tentang kesehatan,tapi saya mau kamu menikah dulu...!!!ujar Devano dingin
Karena kurang Fokus si calon malah merona sendiri,karena memang dari tadi ia memperhatikan gerak gerik Devano dari segi mana saja terlihat tampan tapi hanya sekedar mengagumi
"Kapan menikah Tuan Muda ..??? tanya nya reflek Sri menutup mulutnya,sekaligus merutuki kebodohannya
"Ya mana saya tau...!!! jawab Devano datar
"Maaf Tuan Muda bukan bermaksud lancang,tapi saya tidak mengerti apa yang Tuan Muda maksud...!!! tanya Sri dengan kepala menunduk karena wajah dingin Devano membuat nyali nya menciut
"Saya ingin kamu mencari calon suami secepatnya,kalau sudah ada itu lebih bagus lagi,biar besok kamu bisa menikah dengannya,,!! Ujar Devano menjelaskan
Semua orang yang ada di ruangan itu tercengang dengan penuturan Devano barusan kecuali Jill ya karna memang ia belum mengerti ðŸ¤
__ADS_1
Pak Ibrahim dan Zola hanya menggeleng geleng kan kepala,tidak habis dengan pemikiran Devano saat ini
Memang anak orang apaan suruh nikah seenaknya saja,emang gak butuh modal apa
Dengan takut Sri menjawab
"Maaf sekali lagi Tuan Muda,saya bekerja memang untuk mengumpulkan biaya untuk modal menikah,karena calon suami saya hanya pekerja pabrik
"Kalau begitu saya akan membiayai pernikahan kamu...!!! ujar Devano tanpa melihat lawan bicara nya
Masih ekspresi yang sama semua orang di ruangan itu ternganga mendengar penjelasan Devano yang kurang masuk akal apa hubungan nya jadi pengasuh dengan menikah
Sri tampak berpikir,karena memang pernikahannya selalu tertunda karena biaya yang belum mencukupi,tapi rasanya segan untuk menerima tawaran calon majikannya ini
Sri semakin bingung,sebenarnya ini kesempatan emas untuknya,tapi Sri sendiri belum tau sifat calon majikannya seperti apa
Zola yang duduk di sebelah suaminya mencondongkan tubuhnya untuk bertanya
"Sayang,,,apa maksudnya ini,,???kita mencari pengasuh nya Jill,dan kenapa syaratnya harus menikah dulu...!!! tanya Zola sedikit berbisik
"Aku hanya menjaga perasaanmu sayang,,mengelus kepala istrinya.."Dia masih single,kita tidak tau isi otaknya,bukan su'uzon tapi bagaimanapun aku harus hati-hati,aku tidak mau rumah tangga rumah kita rusak karena pihak ketiga,karena semuanya bisa saja terjadi, mungkin memang dia berpengalaman dengan mengasuh anak tapi kehidupan pribadinya kita kan tidak tau,memang nya kamu belum sadar suamimu ini tampan siapa saja akan terpesona melihatku...ucap Devano menjelaskan panjang lebar
Zola menghela nafas dan Devano hanya mengulum senyum
"Bagaimana sayang...???kamu paham kan...??? tanya Devano lagi
Zola mengangguk
Tadi pun Zola ikut membaca pengalaman kerja mereka dan Zola juga tertarik dengan pengalaman kerja Sri
Zola sadar diam Sri entah karena ragu,takut,atau bagaimana,,mendengar suaminya bicara Sri seperti tertekan.
Zola menghampiri Sri dan tersenyum ramah
"Kenalkan,,saya Zola bundanya Jill,sekarang saya sedang hamil,saat ini kami memang membutuh kan orang untuk mengasuh Jill,apalagi yang berpengalaman seperti Mbak
Dalam hal untuk memilih saya menyetujui pilihan suami saya,tapi saya tidak bisa membantah syarat yang dia berikan,dia punya alasan sendiri untuk itu,saya mewakili nya dengan tawaran yang suami saya berikan tadi,saya harap Mbak mau menerima nya,,,"tutur Zola sopan karena Sri memang umurnya di atas Zola
__ADS_1
Sri mengarahkan pandangannya kepada ibu Weni selaku kepala yayasan,untuk meminta persetujuannya, ibu Weni menganggukkan kepalanya,karena dari Devano remaja ibu Weni sudah pernah mencarikan beberapa jasa ART untuk keluarga SANJAYA dan sampai sekarang mereka masih bekerja dengan keluarga ini,dan ibu Weni pun tau keluarga SANJAYA memang ramah apalagi Pak Ibrahim
"Baiklah nyonya,,saya terima,saya sangat berterima kasih,,,"ucap Sri tulus
"Sama sama mbak...!!!balas Zola mengelus pundak Sri
Berbeda sekali sifat suami istri ini,zola berbicara sangat lembut,sedangkan suaminya wajah tampannya menunjukkan ketegasan kalau ia tidak bisa di bantah
Zola kembali duduk di sebelah suaminya
"Baik lah,,,untuk urusan pernikahan kamu saya serahkan semuanya kepada anak buah saya,biar mereka yang mengurus,kamu tinggal siapkan berkasnya,sepertinya kamu juga belum bisa menikah besok bagaimanapun semua harus lengkap persyaratannya,,,!!!jelas Devano penuh penekanan
Sri menelan Saliva nya
"I-Iya Tuan Muda,saya akan segera mengurusnya,,,!!! jawab Sri tergagap
"Dan sekarang saya menerima kamu sebagai pengasuh anak saya, kamu harus siap dengan peraturan yang sudah tertulis,dan tanda tangan surat kontrak ini,,Devano memberikan surat kontrak kerja ke tangan Sri..!! "Saya beri waktu satu minggu,lebih cepat lebih baik,hari pertama kerja kamu harus selesai dengan urusanmu..!!! Seru Devano menekankan
"Baik Tuan Muda,,!!!"Jawab Sri sopan
"Terima kasih banyak Tuan Muda,Nyonya,dan Tuan besar,,"ucap Sri tulus
"Hmm,,"balas Devano
Pak Ibrahim mengangguk mengiyakan ucapan terima kasih Sri dan Zola tersenyum
Benar benar suasana yang menegangkan,baru mendengar Devano bicara saja terasa teruji adrenalin seperti naik rollercoaster,wajahnya tampan kalau sudah berbicara sangat mengerikan,bayangkan saja sendiri
Selesai dengan urusan mencari pengasuh Jill yang sedikit Ribet dengan syaratnya,mereka mohon diri untuk pulang
***
Sekarang rumah di hebohkan dengan permintaan Jill yang mau berenang sama ikan,di bujuk berenang di kolam renang tapi mau nya di kolam ikan biar ada temannya katanya hadeeeh
Ekspresi Jill saat di bujuk ayahnya ,lama menangis akhirnya bocah itu tertidur,membuat penghuni rumah bernafas lega
__ADS_1
BERSAMBUNG
🌿🌿🌿