
BAB 25
Besok hari nya Devano dan Zola pergi ziarah ke makam kedua orang tua Zola,Zola jarang ke makam orang tua,karena meraka di makamkan di kampung halaman Zola,karena Zola hidup di kota jadi Zola jarang pergi ziarah ke makam orang tuanya
Butuh waktu tiga jam untuk menuju ke kampung halaman Zola,,sekalian Zola mau minta restu untuk kelancaran pernikahannya dengan Devano,,mereka menikmati perjalan dengan pemandangan yang asri,jauh dari polusi,kali ini Devano pergi dengan supir yang bernama Jacky berperawakan sangar,kaku,dan dan sedikit pendiam tapi baik hati,memang setiap Devano pergi keluar kota selalu membawa Jacky sebagai supir nya,,selain lihai membawa mobil Jacky juga jago beladiri bisa di bilang sebagai bodyguard jadi Devano merasa nyaman,,Devano dan Zola duduk di bangku belakang mereka bisa bersantai sambil ngobrol ringan,,sesekali Jacky melirik ke spion melihat kebahagiaan yang terpancar di wajah tuan muda nya
"Tuan muda tidak pernah seperti ini sebelumnya,,"batin Jacky
Di perjalanan Zola sangat antusias menceritakan kampung halamannya,,mulai dari ia kecil hingga lulus SMA,sampai dia di usir dari kontrakannya setelah orang tuanya meninggal,dan melanjutkan hidup di kota besar,,Devano menatap manik mata Zola betapa kerasnya hidup gadis ini dan ia mampu bertahan untuk mencukupi biaya hidupnya sendiri
Devano melambaikan tangannya menyuruh Zola mendekat kepangkuan ya,,Zola pun tidak malu-malu lagi memeluk Devano karena dia sudah mulai terbiasa dengan perlakuan Devano yang memanjakannya
"Sayang,setelah menikah nanti kamu berhenti bekerja ya,,,?"minta Devano
"Gak mau,aku akan tetap bekerja,Aku sudah terbiasa kerja,,kalau tidak bekerja badanku pegal-pegal,,,!!"alasan Zola lagi
"ARUMI ZOLA,,"panggil Devano sedikit meninggikan suara
"Pokoknya aku mau kamu berhenti bekerja.."perintah Devano
"Sayang....pernikahan kita udah dekat,,berarti aku tidak bisa menikmati saat terakhirku bekerja,,!! bujuk Zola tanpa melepaskan pelukannya dari Devano
"Beri aku sedikit waktu untuk bekerja ya..."ucap zola memohon
Devano menghembuskan nafas kasar
"Oke...aku beri waktu satu minggu,,"seru Devano
"Haah satu minggu,,,?
"Satu bulan ya,,"minta zola
"Satu bulan itu tidak sedikit,Satu minggu saja..."seru Devano
"Satu bulan..."(Zola)
"Satu minggu..."(Devano)
"Satu bulan..."(Zola)
"Satu minggu.."(Devano)
"Satu bulan..."(Zola)
__ADS_1
"Ya tuhan,,,gadis ini benar-benar keras kepala,,,"Gumam Devano
jacky hanya menggeleng geleng kan kepalanya melihat dua insan yg sedang berdebat itu
"Terserah..ucap Zola melihat keluar jendela mobil
Menjelang menuju ke pemakaman meraka hanya diam dengan pemikiran masing masing,,dan akhirnya Zola ketiduran dengan meyenderkan kepalanya ke pintu mobil,,Devano melihat Zola yang kesusahan menahan kepalanya karena jalan menuju pemakaman banyak yang rusak,Devano memindahkan kepala Zola ke pahanya sebagai bantalan biar Zola merasa nyaman
Devano mengusap puncak kepala Zola dengan lembut
"Gadisku yang keras kepala,,,"gumam Devano
Tiba di pemakaman Zola masih tidur,,Devano tidak tega membangunkan Zola,,Devano menunggu Zola bangun sendiri
Beberapa menit kemudian Zola bangun dengan mengusap kedua matanya
"Kita sudah sampai...?"tanya Zola
"Sudah.."jawab Devano
"Kenapa tidak membangunkan ku,,?"ujar Zola
"Tidur mu pulas sekali aku tidak tega membangunkanmu.."seru Devano
Mereka berdua turun dari mobil,,dan memasuki TPU itu
setelah sampai ke makam kedua orang tua Zola
"Assalamualaikum...ayah ibu.."ucap Zola
Zola membersihkan makam kedua orang tuanya karena sudah banyak di tumbuhi rumput liar tak lupa Zola menaburi bunga mawar yang mereka beli sekitaran makam
"Ayah ibu,,bagaimana kabarnya... baik-baik saja di sana kan??
"Zola juga baik saja disini..!!!Zola tersenyum
"Ayah ibu...Zola minta maaf karena Zola jarang datang ke sini,,Zola ingin meminta restu kalian,Zola kesini tidak datang sendiri,Zola bawa calon suami, untuk Zola perkenalkan pada kalian,Zola akan selalu mendo'a kan kalian semoga ayah dan ibu di tempat di surga terindah,ayah dan ibu tak perlu khawatir disini Zola akan hidup bahagia,,Zola sudah menemukan laki yang Zola cintai,,apalagi dia juga mencintai Zola
"Oh iya...ayah ibu perkenalkan nama calon suami Zola,Devano,,"ujar Zola
Zola berusaha menahan tangis nya
"Ayah ibu,,perkaenalkan nama saya Devano
__ADS_1
Vano datang kesini ingin meminta restu kalian,,dalam waktu dekat ini Vano akan menikahi Zola dan berjanji akan membahagiakannya,terima kasih ibu sudah melahirkan seorang gadis yang baik,ramah dan mandiri dan vano sangat mencintainya.."ujar Devano
Tanpa sengaja air mata Zola keluar membasahi pipinya antara sedih dan bahagia
semua bercampur menjadi satu
Devano mengusap air mata Zola dan membelai rambut panjangnya,,setelah itu mereka membacakan doa,,sesekali Zola terlihat sesegukan
"Ayah ibu kami pergi dulu ya.."pamit Zola
mereka pun pergi,,sesekali Zola melihat kebelakang melihat makam kedua orang tuanya seakan tidak ingin pergi
Diperjalan pulang Zola hanya diam,ia hanya memandang keluar jendela mobil,,Zola tak tau lagi apa ia harus sedih atau bahagia
Karena nanti saat hari bahagianya datang Zola tidak di dampingi oleh kedua orang tuanya,Devano sengaja tidak mengajak Zola bicara bagaimanapun dia merasakan apa Zola rasakan saat ini,,akhirnya tangis Zola pecah, menutup muka dengan kedua tangannya,,Devano mendekat dan memeluk Zola
"Menangis lah kalau kamu ingin menangis,,lepaskan semuanya biar tidak ada beban lagi di hatimu,,"ujar Devano dengan suara beratnya
Devano mengeratkan pelukannya dan Zola menangis sejadi-jadinya di pelukan laki-laki yang sebentar lagi akan menjadi suaminya,setelah puas menangis,akhirnya Zola tertidur lagi,,memang semalam Zola tidak bisa tidur karena sudah tidak sabar ingin mengunjungi makam kedua orang tuanya
"Jack,,nanti cari rumah makan yang bersih di sekitaran sini ya,,Zola sudah melewatkan makan siangnya,,tadi pagi dia sarapan juga sedikit,,"ujar Devano
"Baik tuan muda...!!!"jawab jacky
Setelah makan siang,,mereka melanjutkan perjalanan menuju kota,,masih suasana hati yang sama,
"Sayang..kamu banyak-banyak minum air putih ya,,,bibirmu kering dan sepertinya kamu kurang minum,,"Devano mengawali pembicaraan mereka,karena Devano tidak biasa melihat Zola hanya diam saja
"Iya,,nanti aku minum air putih yang banyak,,"seru Zola
"Mendekatlah..."seru Devano
Zola mendekat dan Memeluk Devano lagi
"Aku minta maaf ya,,aku terlalu terbawa suasana,sampai-sampai aku cuekin kamu,,"lirih Zola
"Tidak apa-apa sayang,,aku mengerti,,," ucap Devano dan mencium puncak kepala Zola
"Jack kita langsung mengantarkan Zola ke apartemen,,dan antar aku pulang,,"perintah Devano
"Baik tuan muda..."jawab Jacky
Sampai di apartemen Zola di antar oleh Devano sampai pintu masuk,Devano tidak masuk,setelah itu dia kembali lagi ke parkiran dan pulang ke mansion,hari ini dia merasa lelah sekali dan ingin beristirahat menjelang makan malam
__ADS_1
BERSAMBUNG