
BAB 52
***
Satu minggu berlalu
Pagi itu Devano masih setia menunggu istri nya yang masih belum sadar kan diri.sedetik pun ia tidak meninggalkan istrinya berharap saat sadar nanti ia berada di dekat istrinya
"Selamat pagi sayang,,,"sapa Devano walau tak ada jawaban tapi Devano tetap berusaha untuk mengajak berbicara
"Bangun sayang,,,apa kamu tidak merindukanku,,,???"ujar Devano lirih
"Kalau kamu bertanya tentang aku,,aku sangat merindukanmu,aku merindukan gadis keras kepalaku,,ayo bangun sayang,,,anak kita menunggumu di rumah,dia sangat sehat,aku berharap kamu tetap semangat untuk sembuh sayang,aku dan anak kita membutuhkanmu
Begitu lah Devano sudah seminggu ini istrinya belum sadarkan diri,ia tetap setia menunggui istrinya
Dua hari yang lalu bayi Zola sudah bisa di bawa pulang,karena kondisinya sudah sehat dan Devano meminta izin pada pihak rumah sakit untuk meminta bayi nya pulang agar tidak terkontaminasi penyakit lain,dan Devano menyewa seorang baby sitter untuk menjaga bayi nya,dan sekarang bayi nya berada di mansion ayahnya biar sang opa bisa bermain dengan cucu nya
Jelas saja,tugas baby sitter hanya memberikan susu dan memandikan selebihnya pak Ibrahim lah yang menjaga,karena tidak mau jauh dari cucu kesayangannya itu
Pak Ibrahim benar-benar telaten menjaga cucu nya,iya berjanji akan menjaga cucu nya sampai menantu nya sembuh,pak Ibrahim hanya sesekali ke perusahaan hanya untuk menanda tangani berkas-berkas dan selebihnya Danu lah yang menghandle semua pekerjaan Devano
Dari Zola di nyatakan kritis Devano sama sekali tidak datang ke perusahaan,tidak ingin meninggalkan istrinya barang sejenak
Sekarang Zola sudah di pindahkan ke rumah sakit kota milik keluarga SANJAYA
selain peralatan medis nya yang canggih Devano sendiri bisa meminta Dokter-Dokter terbaik untuk menangani istrinya
Benar saja hampir tiga hari Zola sudah mengalami banyak perubahan.kondisinya kini sudah stabil,cairan dalam tubuh nya sudah normal lagi,tinggal menunggu sadar
Devano sangat bahagia mendengar penjelasan Dokter,semangat hidup Zola sungguh besar,mungkin ia tau anak dan suami nya akan selalu menunggu kesembuhannya
Sekarang tinggal Devano berbenah dari,pasalnya semenjak Zola di rawat,keadaan nya juga memprihatinkan ia sudah lupa merawat dirinya sendiri
Dari bulu-bulu halus yang sudah mulai tumbuh di sekitaran dagunya,belum lagi rambut yang sudah memanjang,badan yang sedikit kurus karena susah untuk menelan makanan,Devano yang dulu nya tampan sudah tidak memikirkan penampilannya lagi
Sekarang saat dia menunggu istrinya sadar dan apa yang ucapkan Dokter tadi membuat semangat hidup nya tumbuh lagi
Devano ingin saat Zola sadar nanti ia ingin terlihat lebih sehat dan tidak berantakan,karena Zola tidak pernah mau melihat penampilan suaminya acak-acak kan
***
Esok harinya
__ADS_1
Saat pagi menjelang seseorang mulai mengerjapkan matanya menyesuaikan penglihatannya melihat sekeliling ruangan dengan khas warna putih dan bau-bau seperti obat,ya Zola sudah sadar, menyadari ia sekarang berada di rumah sakit,ia baru ingat terakhir kali ia berada di dalam gudang gelap yang penuh debu. eh kenapa ini...???dan perutnya...?? anaknya...???kenapa perutnya sudah mengecil
Zola mencoba menggerakkan badannya,tanpa ia menyadari Devano yang berada dekat bad tempat ia di berbaring dan masih tidur dengan terus menggenggam tangannya
Devano pun merasakan pergerakan di sebelahnya akhirnya membuka mata,ternyata Zola sudah sadar,Devano bangkit dan mendekati istrinya
"Sayang...kamu sudah sadar....??"ujar Devano sambil memeluk dan menciumi setiap sudut wajar istrinya
"Terima kasih Tuhan...!!!"seru Devano lagi
Devano yang menyadari badan Zola yang bergetar seperti menangis,mengurai pelukannya
"Ada apa sayang...???apa ada yang sakit...?tanya Devano khawatir,Zola menggelengkan kepalanya
"Sebentar aku panggil Dokter dulu..."seru Devano
Saat Dokter datang lalu memeriksa kondisi Zola,sejauh ini kondisi nya sangat baik,mungkin beberapa hari lagi akan pulang
Devano bernafas lega dan Dokter pun keluar setelah pemeriksaan
"Sayang...!!!"
panggil Devano setelah berada di dekat istrinya
"Maaf...!!!"ujar Zola lirih
"Untuk apa...???"tanya Devano heran
"Anak kita....!!!"Zola tak bisa lagi meneruskan ucapannya karena membayang kan hal buruk terjadi pada anaknya membayangkan kejadian beberapa hari yang lalu
Devano yang menyadari Zola menangis karena apa mengurai pelukannya,menggenggam tangan istrinya,membelai wajahnya yang masih tampak pucat dan bekas luka goresan pisau di beberapa bagian wajahnya sudah memudar tapi tidak mengurangi kadar kecantikannya,lalu ia tersenyum memandangi istrinya
Zola benar-benar di buat bingung saat Devano memandanginya,merangkum wajahnya dengan kedua tangan kekar itu
"Anak kita menunggumu di Mansion ayah,,dia sangat tampan dan sehat
"Ayah yang merawatnya.ayah ingin merawat sampai kamu sembuh.."ujar Devano
Mata Zola membola mendengar ucapan Devano
"Benarkah,,,"ujar Zola meyakinkan ucapan suaminya
"Benar sayang..anak kita menunggumu,Dia sangat lucu dan sehat,,,"seru Devano
__ADS_1
"Tadi kamu bilang dia tampan,apa anakku laki-laki,,,"tanya Zola antusias
"Iya sayang,,,Dia laki-laki,,,!!!"jawab Devano
"Aku sudah memberi nama pada baby kita,aku harap kamu suka dengan namanya
"GILBERT ZOVA PUTRA SANJAYA"
ayah biasa memanggilnya dengan baby Jill
"Tapi kalau kamu tidak suka,kamu bisa mengganti namanya,,,"ujar Devano
Tanpa ba bi bu lagi,Zola langsung memeluk Devano sangat erat,mencurahkan kebahagiaan nya,anaknya,buah hati,selamat dari insiden mengerikan itu
"Sayang aku sangat bahagia..."ujar Zola menangis karena bahagia
"aku suka namanya,Aku ingin pulang memeluk anakku,aku sudah tidak sabar...!!!"ucap Zola begitu semangat
"Iya sayang...kita akan pulang setelah Dokter memastikan kondisimu baik-baik saja
"Ayah pasti akan senang mendengar kabar ini,setiap hari,setiap jam,setiap menit ia menanyakan kondisimu sungguh aku tidak sabar melihat ekspresi ayah mendengar kamu sudah sadar,,,"ujar Devano
"Tapi aku benar-benar tidak enak sama ayah,yang sudah merawat anak kita,aku menantu yang merepotkan.."ucap zola yang tidak enak hati mendengar ayah mertuanya lah merawat Baby Jill selama ia sakit
"Tidak sayang,,itu memang keinginan ayah yang mau merawat cucu nya,menghabiskan waktunya bersama Baby Jill,aku tidak bisa mencegahnya,,"terang Devano menenangkan istrinya
Zola benar-benar terharu mendengar ucapan suaminya,ayah mertuanya begitu mengkhawatirkannya
"Sekarang kamu istirahat lagi ya,kemungkinan besok atau lusa kita akan pulang,,,sebentar lagi aku akan mengabari ayah...!!!"ucap Devano membelai rambut istrinya
Zola mengangguk membenarkan posisinya,untuk kembali beristirahat
"Aku mencintaimu sayang,sangat mencintaimu,jangan buat aku takut lagi ya,aku tidak sanggup melihatmu seperti ini,,"bisik Devano mencium kening istrinya lama
"Aku juga mencintaimu,terima kasih sudah membuatku sangat berarti dalam hidupmu,,"balas Zola dengan mata berkaca-kaca menggenggam tangan suaminya
"Aku lah yang harus berterima kasih padamu sayang,kamu sudah berjuang mengandung anak kita,melalui semua ini,,"ujar Devano sendu
Pertahanan mereka runtuh,air mata yang lolos di sisi mata mereka,hanya air mata bahagia yang mampu mengungkapkan isi hati mereka saat ini
BERSAMBUNG
🌿🌿🌿
__ADS_1