
BAB 26
Di apartemen
Pagi hari menjelang acara pernikahan,Zola di datangi salah satu MUA yang terkenal di kota itu
Mereka datang tiga orang,
mereka mendadani Zola sedemikian rupa,karena perintah dari sang tuan muda yang ingin melihat calon istrinya cantik di hari bahagia nya
"Jangan tutupi wajah polosnya dengan make up tebal kalian..."begitu lah perintah dari tuan muda yang tidak bisa di bantah lagi
Kalau tuan muda sudah memberi titah mereka sudah bingung sendiri,karena tuan muda banyak mau nya
"Kalau gak mau di hilangin wajah polosnya ngapain di dandani tuan,,"gerutu salah satu tukang make up nya,,tapi tetep mereka hanya berani ngoceh dalam hati saja
Mereka berdoa dulu sebelum mulai mendandani Zola
Zola bingung sendiri melihat mereka,memang nya mau makan berdoa dulu,,batin Zola
"Sudah siap nona muda,,?"tanya salah satu MUA dengan gaya khas melambainya
Zola hanya menganggukkan kepalanya
"Oke...eyke akan mendadani nona sesuai perintah tuan muda,,"
Setelah satu jam Zola selesai di dandani
Zola begitu takjub liat dirinya sendiri di depan cermin,,dengan make up yang tipis dan tidak terlalu tebal
Sekarang saat nya memakaikan kebaya,mode nya di rancang khusus dan pilih sendiri oleh desainernya gak tanggung-tanggung Devano ingin langsung punya butik yang turun tangan untuk melayani calon istrinya
Akhirnya selesai juga
"Ya ampun nona muda...cantik bingit....!!!"teriak salah satu tukang make up nya
"Emang ya pada dasarnya cantik,mau di apain aja tetep cantik cyiiiin,,,"serunya lagi
"Tuan muda pasti gak akan kecewa dengan kerja keras kami.."ujar nya lagi
"Iya aku suka.,,aku jadi cantik,,makasih ya,,,"seru Zola senang
"Iiiih,,kami yang seharusnya berterima kasih nona muda,karena nona muda puas dengan hasil kerja kami,,"
***
Dimansion
Di Kamarnya Devano sudah siap dengan gaya jas mode terkininya warna senada dengan kebaya Zola memandangi dirinya di depan cermin
"Hay tuan muda,kau semakin tampan saja ya,,"seru nya memuji dirinya sendiri
Terdengar suara ketukan pintu
Glek
Ternyata ayahnya dengan penampilan tak kalah tampan nya dari sang anak
"Kau sudah siap...?"tanya sang ayah
"Vano siap ayah,,,!"seru Devano
"Vano pergi dulu yah,,,??ujar Devano
Berlalu pergi dan mengambil kunci mobilnya
"Hey..kau mau kemana,,,??"tanya ayah heran
"Ya jemput Zola lah yah,,kemana lagi,,?"seru Devano
"Dasar bodoh,Yang jemput Zola bukan kamu,cukup kamu tunggu disini saja,biar Jacky yang jemput,,!"terangnya ayahnya
"Tapi yah...rencananya kan bukan seperti ini,Vano udah janji sama Zola kalau Vano yang jemput,,"seru Devano dengan alasannya,padahal ia sudah tidak sabar ingin melihat wajah calon istrinya
"Sudahlah..Jacky yang jemput,kamu gak usah membantah,,!!"ujar ayah nya jengkel lihat kelakuan anak nya
Devano terpaksa mengalah
"Aaaah,,,malah si Jacky yang liat duluan wajah cantik Zola,harusnya kan aku,,"batin Devano kesal
Devano mulai gugup dia mulai mondir mandir seperti mobil yang bingung mau parkir dimana,terasa sekali saat kedua tangan nya yang sudah mulai dingin
__ADS_1
***
Setelah Jacky tiba di apartemen
Zola di tuntun dua pelayan wanita di mansion biar Zola di pegangin saat berjalan,maklum Zola kan tidak lihai memakai high heels
Di perjalanan menuju mansion,Zola sangat gugup dan tegang,sesekali ia menghembuskan nafas kasar,melatih bibirnya biar tetap tersenyum dan sesekali memonyongkan bibir nya biar agak longgar dikit,pikirnya
Para pelayan yang duduk sebelahan dengan Zola hanya senyum-senyum melihat tingkah calon nona muda mereka
"Nona muda cantik sekali,gak sombong lagi,,tuan muda gak salah pilih..!"batin salah satu pelayan yang tak henti-hentinya memandangi Zola
"Heeh Nanik,kamu jangan terlalu lama memandangi nona muda,nanti tuan muda marah...!!!"seru Jacky nanik mengalihkan pandangannya ke arah Jacky
"Ah bang Jack ada-ada aja,,Nanik kan kagum liat nona muda,,?"balas Nanik
"Kagum sih kagum,,itu air liur mu udah meleleh...!!"ledek Jacky
Nanik pun langsung me lap bibirnya
"Mana,bang Jack nih,,"seru Nanik kesal
Mereka akhirnya tertawa bersama
"Nah gitu dong Nona,santai aja,,dari tadi saya liat Nona gugup sekali..!!"ujar Jacky
hanya di balas senyum oleh Zola
tak bisa di pungkiri Zola benar-benar gugup dan jantungnya berdetak begitu kencang
***
Tiba di mansion,Zola di sambut sang ayah mertua,disitu Zola melihat Rara dan teman-teman lain yang satu seperjuangan dengannya,ada Danu dan sahabat-sahabat Devano lainnya
Saat berjalan menuju pintu,Devano begitu kagum melihat kecantikan Zola,matanya tak beralih sedikitpun dari Zola
"Udah,,nanti aja mandanginnya,,"ledek Deddy salah satu teman Devano
membuat devano kaget dan malu
"Pinter banget sih cari gantinya,masih ada stok gak...?"serunya Deddy lagi
"Gw juga mau dong yang kayak gini,cantik banget...!!!"ujar yang lain
"Cantik apaan,yang begituan di bilang cantik,punya mata gak sih lu pada,,?"ledek teman wanita Devano yang bernama Evita dia sedikit iri dengan Zola
Karena dari sekolah Evita terus-terusan ngejar Devano,malah Devano jadian sama Jeni
Sesaat Evita senang mendengar kandasnya hubungan mereka,baru mencari cara untuk mendekati Devano,,Devano malah udah punya yang baru
"Ciiih,lepas dari Jeni malah dapat nya yang beginian,,!!"ejek Evita
"Gw gak pernah di pandang padahal gw kan juga cantik,,"ujar Evita dalam hati
"Kirain gw lepas dari Jeni dia dapet yang lebih,,eh malah sebaliknya,,"bisik Evita ke teman wanita yang duduk sebelah nya
"Udah deh,,yang ini kan juga cantik,,ya mungkin kurang dandan aja,,setelah jadi istri Devano dia akan lebih cantik dari loe,ledek teman wanita Devano lainnya yang bernama Sandra
"Enak aja,,kalo udah kampungan tetep aja kampungan..."ejek Evita
"Kampungan sih boleh,,tapi rejeki kota,,,tuh buktinya dia jadi istri Devano pria tampan dan mapan,sekarang mau apa lu...??" Sandra meledek sekaligus manas-manasin Evita
"Yang penting mereka saling mencintai..kita doa kan saja supaya mereka hidup bahagia,,ujar Sandra lagi
membuat Evita semakin haredang mendengar nya
Memang Sandra dan Evita dari SMA dulu mereka kurang akur,awalnya dia cemburu dengan Sandra karena Devano lebih dekat dengan sandra,Evita pikir mereka pacaran karena saking dekatnya,tau-tau Devano jadian sama Jeni, Devano sama Sandra udah berteman lama saat di taman kanak kanak dulu,lagian memang gak ada perasaan apa-apa di antara mereka
Sandra pun sudah punya kekasih gak kalah tampan dari devano yang kebetulan lagi LDR an,kekasih sandra kerja di luar negri,di tambah lagi papanya Sandra teman dekat dengan ayahnya Devano
Sandra wanita yang cantik, ramah dan tidak pilih-pilih teman,beda dengan Evita suka meremeh kan orang,apalagi sekarang Devano dapat istri yang dari kalangan biasa,pasti jadi bahan ejekan Evita
membuat Sandra jengah liat tingkah lakunya
30 menit kemudian
kata sah akhirnya terucap
Sah
Sah
__ADS_1
Sah
Bacaan ijab kabul yang lantang dengan satu kali ucap..membuat Devano bernafas lega
para tamu yang datang memberi selamat dan
menikmati hidangan yang tersedia sedari tadi Zola hanya diam tak ada satu kata pun yang keluar dari mulutnya,Devano bingung sendiri
"Kamu kenapa sayang ,,?"tanya Devano panik
"Aku lapar,,,!!bisik Zola ketelinga Devano
Devano membulatkan mata mendengar jawaban istrinya
"Ya ampun sayang,,kenapa gak bilang dari tadi kalau kamu lapar,,,?"ujar Devano merasa bersalah
"Aku malu,,"jawab Zola singkat
"Ya elah pake malu segala,aku ini udah jadi suamimu,,"seru Devano sedikit menahan suara melihat tingkah istrinya
"Hehehehe...aku lupa,,,,!!!"ujar Zola lagi
"Haaaah,,,lupa,,?kalau orang lagi lapar jadi pelupa ya...?"tanya Devano kesal
"Mungkin,,!!"jawab konyol Zola
"Hadeeeh,,"Devano menepuk jidat nya sendiri
Selesai resepsi para tamu undangan udah pada pulang
"Baru ini resepsi sederhana kakiku udah lecet,Apalagi resepsi mewah bisa patah kakiku berdiri lama-lama,,"gerutu Zola yang kebetulan lagi duduk sendiri
Devano yang lagi di luar mengantar teman-teman nya yang sudah mau pulang dan teman-teman Zola pun udah pada pulang semua
Ayah dan Devano masih sibuk dengan teman mereka masing-masing,membuat Zola merasa asing sendiri.,karena di mansion ini Zola belum ada yang kenal,kecuali dua pelayan yang jemput dia tadi,tapi tak terlihat batang hidung mereka
"Vano dimana sih...?kok lama banget mana gerah lagi,,"seru Zola sambil memijit kakinya
"Aku kan gak hafal ruangan dimansion ini,masuk sini pun baru 3x itu cuma duduk-duduk aja.."batin Zola
Setelah beberapa menit kemudian Devano masuk dan menghampiri Zola
"Yuk sayang,,,kita ke kamar. !!ajak Devano meraih tangan zola
"Malam ini kita nginap disini,besok baru pindah ke apartemen,,"terang Devano
"Haaah ke kamar..?"tanya Zola dengan mata yang melotot
"Iya ke kamar,jangan bilang kamu lupa lagi kalau aku suamimu,itu gak lucu,,"ujar Devano ketus
Wajah Zola memucat
"Tenang saja sayang,,malam ini kamu bebas,kita gak bakal ngapa-ngapain,tapi malam berikutnya,jangan coba-coba lari dariku,,"bisik Devano
Zola menelan ludahnya sendiri mendengar kata-kata Devano
mereka pergi ke kamar untuk membersihkan diri dan istirahat
Devano malam ini ingin tidur panjang berdua dengan istrinya dan tanpa ngapa-ngapain,karena ia tau Zola pasti lelah,untuk hal yang satu itu Devano tidak mau memaksakan istri untuk harus melakukan itu malam ini,karena malam-malam yang lain udah menunggu hehehehe,,"batin Devano dengan otak mesum nya
Setelah selesai dengan ritual mandinya Zola memakai piyamanya,,dan sekarang giliran Devano yang membersihkan diri
Zola canggung sendiri melihat kamar Devano yang begitu besar dan di desain sangat mewah,dengan ranjang yang big size sama seperti kamar yang ada di apartemen nya,tapi masih mewah kamar yang ini
Zola duduk di ujung ranjang menunggu Devano selesai mandi
"Lama sekali mandi nya,,,aku kan udah ngantuk,,"batin Zola
"Eh emang aku harus nunggu dia dulu,tadi dia bilang malam ini kan gak ngapa-ngapain,,"pikir Zola lagi
"Aku tidur aja deh,bodo amat lah dengan malam-malam berikutnya,selesaiin dulu yang satu ini
"Hooaaaam,,ngantuk nya,,!!!"seru Zola menutup mulut nya
Dengan merebah kan badan nya tidak perlu menunggu waktu lama Zola tertidur
Tak berapa lama Devano selesai membersihkan diri,keluar dari kamar mandi memakai jubah mandinya,terlihat Zola yang sudah tertidur pulas,ia mendekati ranjang dan memandangi wajah istrinya
"Kamu lebih cantik polos begini,,!"ujar Devano lalu ia mendekatkan bibirnya ke wajah Zola dan mencium kening istrinya dengan penuh kasih sayang
"Selamat tidur sayang,kamu pasti lelah,,"ucap Devano dengan membelai rambut istrinya setelah itu Devano tidur di sebelah istri nya ia pun sudah terbawa alam mimpi
__ADS_1
BERSAMBUNG
MALAM PERTAMANYA NANTI YA 😂