Jatuh Cinta Pada Gadis Yang Keras Kepala

Jatuh Cinta Pada Gadis Yang Keras Kepala
kejutan untuk zola


__ADS_3

BAB 28


Dimansion


Setelah seharian di kamar sepasang suami istri itu turun juga untuk makan malam sekalian mau pamit untuk pindah ke apartemen


Dimeja makan


Zola masih terlihat canggung karena ini pengalaman pertamanya menjadi seorang istri, apalagi istri seorang yang terkenal di kotanya


Zola diam-diam memakai ponsel Devano untuk melihat profil suami nya dan sekarang dia sudah tau siapa suaminya, tinggal dia menjalani dan menunaikan kewajiban sebagai istri


Zola tidak pernah bermimpi hidup nya akan seperti ini,,jangankan untuk mendapat suami kaya,,untuk mencari pacar saja ia masih mikir dulu,,karena berat baginya untuk mencari laki-laki yang mau menerima dia apa adanya,apalagi hidup sederhana begini


Sekarang dia menanggap ini adalah takdir hidup yang harus dia jalani dan harus berperan sebagai mana mesti nya,,tapi ia tetap ingin jadi diri sendiri dan tak ingin sombong,,dia ingin di kenal sebagai Zola yang dulu, tidak mau di anggap Zola yang sebagai istri seorang yang terkenal


Karena bagaimanapun nama besar Devano akan mempengaruhi hidupnya,,pasti ada yang suka dan lebih pasti lagi ada yang tidak suka,karena dia sudah mengalami itu


Belum menjadi istri Devano saja,sudah ada yang menghinanya mengatakan tidak pantas dan miskin,,itu sedikit mempengaruhi pikirannya


Tapi Zola sudah siap akan resiko itu baginya selagi Devano mencintainya dia akan tetap mendampingi Devano apapun yang terjadi,yang penting baginya ayah mertua dan suaminya menerima apa adanya


"Ayo sayang makan yang banyak,setelah itu kita siap-siap,,,ujar Devano


"Ayah tidak keberatan kan kalau Vano tinggal di apartemen...??tanya Devano pada ayah nya


"Itu kan sudah keputusanmu,,walau sebenarnya ayah ingin kalian tinggal disini,tapi bagaimanapun kalian sudah menjadi menjadi keluarga kecil,,,seru sang ayah dengan suara beratnya


Sebenarnya Zola tidak tega meninggalkan ayah mertua nya yang hidup sendiri,tapi Devano tetap bersikeras untuk tinggal di apartemen


Devano ingin merasakan hidup berdua dengan istrinya,,lagian jarak mansion dan apartemen tidaklah jauh,,jadi masih bisa melihat ayahnya, itulah alasan Devano untuk meyakinkan Zola


Selesai makan Devano dan Zola membereskan barang-barang mereka yang akan di bawa ke apartemen tidak banyak hanya beberapa saja,,sebagian barang-barang mereka tinggal karena nanti mereka pasti sesekali menginap di mansion


Meraka kembali lagi ke ruang tengah,dan duduk bersama ayahnya,,Zola duduk dekat Devano dan ayah nya di sofa tepat di hadapan mereka,,


"Zola...panggil ayah mertua nya


dan menyuruh duduk di sampingnya,,


Zola pun menurut


"Ayah titip Devano padamu,ayah percaya kamu akan menjadi sumber kebahagiaannya,,ubah lah dia menjadi pribadi yang baik dan hangat yang akan menjadi contoh untuk anak-anak kalian kelak


Dan kalau seandainya suatu saat nanti Devano mengecewakanmu mu pulang lah kemari,,ini rumahmu,tempat untukmu mengadu karena kamu sudah ayah anggap seperti anak ayah sendiri..lirih sang ayah dengan mata yang berkaca kaca


Sedari tadi Zola menahan tangis nya akhirnya pecah juga pertahanan gadis ini,ia menangis dengan memeluk ayah mertuanya


Dia tidak menyangka akan mempunyai ayah mertua yang sangat menyayangi nya


Devano sangat terharu melihat adegan ini,,dan sesekali ia juga mengusap air matanya,ayah nya memang tidak salah memilihkan istri untuknya


Zola menganggap ayah mertuanya seperti ayah nya sendiri dan Zola sangat perhatian kepada ayahnya


Devano membuyar adegan mengharukan ini,karena dia tidak terima dengan kata-kata ayah nya satu ini"andai suatu saat dirinya akan mengecewakan Zola"


"Maksud ayah apa dengan perkataan itu...??tanya Devano sedikit kesal pada ayahnya

__ADS_1


ayah mengernyitkan dahinya


"Kenapa ayah bilang seandainya nanti Vano akan mengecewakan Zola...??tanya Devano lagi


"Itu tidak akan pernah terjadi,,!!!timpalnya lagi


"Kita tidak akan pernah tau apa yang akan terjadi di hari esok nak


"Tapi ayah akan selalu berdoa semoga keluarga kalian selalu bahagia sampai tua..ujar ayah dengan suara beratnya


Devano datang menghampiri dan memeluk ayahnya,,mereka saling berpelukkan se akan mau pergi jauh saja


Padahal jarak antara mansion dan apartemen sangat dekat,,tapi mereka sudah terbawa suasana


Akhirnya mereka pamit dan pergi...diantar sang ayah,,sampai mobil Devano sudah tidak tampak lagi


Di dalam mobil Zola kembali diam,memandang keluar jendela dan sesekali mengusap air matanya karena masih terbawa suasana tadi di mansion


"Sayang,,kamu mau di beliin apa,,??? tanya Devano melumerkan susana


"Cemilan atau apa misalnya,,tanyanya lagi


"Gak usah sayang,,aku kenyang,,,lagian tadi di mansion aku makan banyak,,masakannya enak-enak...!!jawab Zola tersenyum malu


Devano lega melihat senyum istrinya


berarti susana hatinya sudah normal lagi.. batin Devano


"Baiklah,,kita langsung ke apartemen ya,,aku punya kejutan untukmu,,seru Devano


"Apa itu,,,??tanya Zola antusias


"Baiklah,,,tapi jangan sampai aku jantungan ya..??tanya Zola melirik suami nya


"Iya sayang,,kamu pasti suka,,ujar Devano memegang tangan istrinya


***


flashback on


Sebelum acara pernikahan tiba,,Devano pergi sendiri membeli sebuah cincin untuk Zola,,karena Zola hanya mau seperangkat alat sholat saja tidak mau yang lain


Mereka harus bertengkar kecil dulu untuk mahar yang akan di berikan ke Zola saat nikah nanti


Makanya hari itu ia hanya pergi sendiri untuk membeli cincin itu


padahal Zola sendiri suka


Lagian cincin itu hanya cincin sederhana


tapi Devano mengancam Zola hanya dalam hati saja


"Awas kamu ya,,setelah menjadi istriku nanti apapun yang aku belikan kamu tidak akan bisa menolak lagi,,begitulah kira-kira yang ada di fikiran Devano


flashback off


Tiba di apartemen,Devano menyuruh Zola untuk duduk dulu,ia ingin melihat kamar yang sudah di decor teman vina pagi tadi

__ADS_1


Apakah sesuai keinginannya karena di kamar itulah Devano akan memberikan zola kejutan


Ternyata decor kamarnya sangat indah,,nuansa nya sangat romantis Devano puas dengan hasil kerja mereka


"Sayang....panggil mesra Devano ke istrinya


"Sekarang tutup dulu matamu,,pinta Devano


mengambil syal di laci meja tamu dan mengikatnya ke mata zola


Zola menurut saja karena sudah tau kalau ini kejutan


Devano menuntun Zola masuk ke kamar dengan menggandeng tangan istrinya


Setelah tiba dikamar Zola membuka syal yang di ikat ke matanya tadi seiring dengan menyala nya lampu


Zola sangat kaget melihat kamar mereka yang di decor sangat indah


Padahal waktu ia meninggalkan kamar ini masih biasa saja dan hari ia melihat keindahan yang di buat sedemikian rupa,kelopak bunga yang bertebaran di ranjang


Lilin dengan wangi aroma terapi yang menenangkan,,sungguh membuat Zola sangat bahagia


"Dan ep ep ep


jangan menangis,,seru Devano


Menggoyang goyangkan jari telunjuknya ke arah Zola, karena mata zola sudah mulai berkaca kaca


akhirnya Zola tersenyum,,sangat lucu melihat wajah suaminya saat melarangnya menangis


"Terima kasih sayang,,aku sangat suka,,ujar Zola mendekati memeluk dan mencium pipi suaminya


Devano sangat sengat senang sekali,,Zola sudah berinisiatif mencium pipinya tanpa harus di suruh dulu


Benar-benar seperti air mengalir rasa yang datang secara alami


"Ops tunggu dulu.. masih ada lagi,,,Devano mengeluarkan sebuah kotak kecil dalam blezer nya,yang berbahan beludru berbentuk hati dan membukanya


"Ini untukmu sayang..Devano menyerahkan sambil berlutut dan memasangkan cincin itu ke jari Zola


Bagaimana tidak,, Zola tidak akan menangis,,kejutan ini benar-benar membuatnya terharu


"Aku boleh nangis ya,,minta Zola dengan manja ke suaminya


dan mereka berpelukan lagi


"Baiklah...seru Devano


"Ayo gantilah pakaianmu,,air mata dan ingus mu udah berserakan di bajumu,di bajuku juga,,,ujar Devano menggoda istrinya


Zola tertawa dan beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan diri


BERSAMBUNG


🌿🌿🌿


TINGGAL MIKIRIN KATA2 UNTUK MALAM PERTAMA NIH,,,DUH BISA GAK YA,,??

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE N COMMENTNYA YA πŸ€—


__ADS_2