Jatuh Cinta Pada Gadis Yang Keras Kepala

Jatuh Cinta Pada Gadis Yang Keras Kepala
penjelasan 2


__ADS_3

BAB 46


Flashback off


Begitulah Devano menjelaskan sedetail mungkin ke Zola agar tak ada lagi kesalahpahaman sekarang Zola sudah mulai tenang


***


kejadian malam itu benar-benar kejadian yang tak terduga,rencana Jeni dan Clarissa Gatot alias gagal total


Ya setelah Danu mendapatkan pesan dari Devano ia langsung melesatkan mobilnya ke tujuan yang Devano suruh,yang kebetulan ia sedang berada di salah satu Club terkenal di kota ini


Setelah tiba di depan parkiran apartemen Clarissa,Danu yang menunggu Devano datang bersantai sejenak sambil memainkan gadget nya,berbalas pesan dengan pujaan hati nya Vina


Dirasa Devano tak kunjung datang akhirnya Danu keluar dari mobil nya,lama menunggu Danu melihat dari kejauhan seorang pria dengan gerak-gerik yang mencurigakan


Awal nya Danu cuek,tapi setelah melihat kedatangan Devano dan Clarissa pria itu semakin mendekat untuk mencari posisi ternyaman berjalan di sela-sela mobil terparkir di sana


Dengan mengabaikan sapaan Clarissa Danu berucap


"Masih hidup lu..?"


Mengabaikan kata-kata Danu barusan,Clarissa memberanikan diri mencuri kesempatan untuk memeluk Devano lagi


Melihat adegan pelukan mereka sang pria tadi yang menguntit mereka mengarahkan ponselnya untuk mengambil gambar yang pas,Danu melihat pria tadi memotret Clarissa dan Devano sedang berpelukan


Karena merasa kepergok dengan tatapan Danu pria itu melarikan diri dan di susul Danu yang mengejarnya


Devano jangan di tanya lagi ia sudah sangat geram dengan kelakuan Clarissa,karena makin kesini tingkahnya makin mencurigakan


Dengan melepas pelukannya secara kasar Devano mencekal tangan Clarissa yang hendak melarikan diri, karena ia tau Danu mengejar orang yang memotret mereka tadi,pasti semua akan terbongkar


Dengan penuh emosi Devano tak melepaskan sedikitpun cekalan tangannya pada Clarissa


"Apa yang kau rencanakan,,,haah...?"Bentak Devano


"Siapa yang menyuruhmu...?"tanya Devano lagi dengan penuh emosi


Clarissa hanya diam karena takut mendengar bentakan Devano


Tak lama datang lah Danu dengan pria tadi


yang sudah babak belur,siapa lagi kalau bukan ulahnya Danu Dengan memegang kerah pria tadi, di dorong Danu agar menjelaskan semuanya ke Devano


"Cepat lu jelasin,,apa lu mau tinggal nama di sini,,!"ancam Danu


Pria itu ketakutan

__ADS_1


Gantian sekarang Danu yang mencekal tangan Clarissa


"Rasain lu..."ujar Danu dengan seringai menakutkannya,membuat Clarissa semakin takut


Setelah pria itu menjelaskan semua nya,Danu menghubungi salah satu anak buahnya untuk membereskan pria itu dan membawanya entah kemana


"Lu beresin Dan,,"ujar Devano berlalu pergi melajukan mobil nya


"Beres bro...!!!"sahut Danu


***


Di rumah sakit


Setelah semua nya selesai Devano jelaskan akhirnya satu masalah terselesaikan


tinggal penjelasan dari Danu yang di tunggu Devano


Dan tentang Foto yang dikirim melalui ponsel Zola,Devano sudah tau karena pria itu menjelaskan bahwa dia yang mengirim fotonya ke ponsel Zola saat Devano masih berada di parkiran minimarket dan foto kedua gagal di kirim karena rencananya sudah di ketahui Danu


Zola benar-benar sudah tenang, kecurigaannya terhadap suaminya pupus sudah setelah mendengar penjelasan Devano tadi


"Maafkan aku,,,!"ucap Zola lirih dengan mata yang berkaca kaca


"Untuk apa sayang...Disini aku yang salah,,!"seru Devano memeluk istrinya


"Aku sudah mencurigai mu,,,"ucap Zola yang akhirnya menangis membalas pelukan suaminya


"Aduh sayang sakit,,,!"jerit Devano


"Iya aku tau kalau kamu itu tampan tidak usah mengingatkanku...!"ujar Zola mengerucutkan bibirnya


"Hei,,jangan pancing aku sayang,bibirmu tolong kondisikan,,!"ujar Devano gemas liat bibir istrinya kalau lagi sebal


"Selalu seperti itu,,,"seru Zola membalikkan tubuhnya memunggungi suaminya,dari pada nanti habis di lahap oleh suami mesum nya


Devano langsung memeluk istrinya dari belakang ia sangat gemas dengan istrinya ini yang kadang manja,kadang pendiam dan kadang keras kepala


Ada yang mereka lupakan saat ini,mereka lupa kalau sedang di rumah sakit


Tiba-tiba pintu terbuka datang lah sang Asisten tampan dengan penuh percaya diri tanpa mengetuk pintu dulu


Mata Danu terbelalak melihat adegan yang dia liat barusan walau hanya pelukan,membuat Danu menjadi kesal


"Mata suci gue,,,!"gumam Danu


membalikkan badannya menuju keluar lagi

__ADS_1


Tiba-tiba Devano memanggil


"Mau kemana lu...?"tanya Devano


"Pulang..."Jawab Danu singkat


"Kok pulang...?"tanya Devano dengan polos


"Ngapain gue disini,yang ada mata suci gue tercemar liat kalian,dasar gak sopan,,"ujar Danu kesal


Devano dan Zola baru menyadari kalau mereka tengah di dalam selimut berdua


Mereka kompak nyengir kuda tanpa dosa membuat Danu semakin kesal,


akhirnya Devano turun dari bad meninggalkan Zola sendiri menuju sofa yang ada di sana dan duduk sebelah Danu


"Tampangnya biasa aja,,,!!"Ujar Devano tanpa melihat ke Danu


"Emang tampang gue kenapa..?"tanya Danu


"Tampang lu mesum..."ucap Devano cuek


"****** lu,,,yang mesum itu lu bukan gue,lu yang udah ngerusak mata suci gue,malah nyalahin gue lagi,lagian ini di rumah sakit,bukan kamar hotel...!"ucap Danu geram


Devano menaikan kedua bahu nya


Selesai dengan perdebatan yang tidak bermanfaat mereka berdua Danu dan Devano kembali serius membahas masalah semalam


***


Ternyata semua itu ulah Jeni,Jeni lah yang membayar kedua orang ini,dan Clarissa yang di jadikan umpan,Clarissa yang sedang terlilit utang dengan rekan bisnis nya terpaksa menuruti kemauan Jeni


Awalnya Clarissa tidak mau karena ia tidak pernah bermasalah dengan Devano dari dulu,tapi ulah Desakan temannya untuk segera membayar hutang Clarissa pun menyanggupi rencana Jeni


Tapi rencana itu gagal,mereka tidak berhasil membuat hubungan Devano dan Zola goyah


Danu sudah membereskan urusannya dengan kedua wanita bar bar itu,hanya dengan waktu semalam Danu berhasil membuat mereka hancur


Kini tidak ada lagi yang mereka banggakan,Jeni yang boutige nya hanya tinggal nama di tambah lagi dengan Kerja sama ayahnya dengan Devano di batalkan dan membuat saham perusahaan ayahnya menurun, sedangkan Clarissa semua bisnis Berliannya dengan rekan-rekannya tak ada lagi yang mau bekerja sama dengan nya,karena Video syur nya dengan seorang sugar Daddy tersebar luas,tapi muka si pria di blur hanya wajah Clarissa saja yang jelas


Itulah akibat siapa saja yang berani bermain-main dengan seorang Gilbert Devano Sanjaya


***


Di rumah sakit


Zola dan Devano siap-siap untuk pulang,Hari ini Zola sudah di izinkan Dokter untuk pulang karena sakit di dadanya sudah tidak terasa lagi,dokter menyarankan untuk banyak beristirahat dan makan teratur dan yang penting jangan stres

__ADS_1


BERSAMBUNG


🌿🌿🌿


__ADS_2