
Bab 12
flashback off
"Hoop,pagi-pagi gak boleh bengong,!!"ucap Juna ngagetin
Seketika lamunan Zola buyar...
"Eh...kamu Jun...!!!"ujar Zola
"Kamu kenapa..?"lagi pikirin aku ya...?"seru Juna dengan penuh percaya diri
"Hah mikirin kamu...?"kyk gak ada kerjaan lain aja...!"ledek Zola berlalu pergi
Juna menghembus kan nafas
"Susah banget sih ngedeketin tu cewek..!!"batin Juna
***
Di mansion
Saat sarapan..Devano dan ayah nya sudah duduk di meja makan..mereka menikmati sarapan yang sudah di siapkan pelayan..seperti biasa mereka makan tanpa bicara sedikitpun
Selesai sarapan Devano pun pergi berangkat ke kantor dan mengingatkan sang ayah untuk istirahat dan tidak kekantor dulu
Ayahnya cuma mengangguk sembari duduk santai di kursi goyangnya
***
Tiba di kantor
Di ruangan Devano,,Danu sudah menunggu dengan cemas
Glek saat pintu di buka....
Devano kaget...melihat Danu duduk di sofa sambil memainkan handphone nya
"Gila lu Dan,ngagetin gua aja,
ngapain lu pagi-pagi udah di ruangan gw...!!"tanya Devano memegang dadanya karena kaget
"Lu gak pa-pa kan Van...??"tanya Danu
__ADS_1
"Memangnya gue kenapa..?tanya Devano
"Gw denger Jeni kesini kemaren..??"ujar Danu
Devano hanya mengangguk dan di tanggapi heran oleh Danu...
karena Danu melihatnya heran di jawab lagi oleh Devano
"Tenang aja...masalah Jeni udah beres,apa loe pikir gw balikan lagi sama dia..setelah apa yang dia lakuin ke gw..Gw bukan laki-laki bego..!!!timpal Devano menerangkan
"Sebelumnya kan loe emang bego...!!"batin Danu
Danu bernafas lega
Jam makan siang Devano lebih memilih pulang biar bisa makan siang bersama ayahnya
Karena memang semenjak ayah nya pulang dari rumah sakit Devano selalu makan siang di rumah
Dia ingin menebus dosa kepada ayahnya selama beberapa tahun belakangan ini
***
Di mansion
"Anakku sudah kembali,,hal inilah yg paling aku rindukan terima kasih TUHAN.."batin pak Ibrahim
Di meja makan ayah dan anak itu makan dengan nikmat,sesekali Devano tersenyum melihat ayahnya yang semakin hari semakin membaik
setelah selesai makan.mereka duduk di ruang tengah
"Vano...!"panggil sang ayah
Devano pun duduk di dekat ayah nya
"Ya ayah...??jawab Devano
Dengan menghela nafas ayahnya mulai bicara
"Apa rencana mu ke depan nanti nak...?"tanya ayahnya
"Tidak ada yah...!!jawab Devano,yang penting sekarang Vano ingin membahagiakan ayah.."ucap Devano lagi
ayahnya tersenyum bahagia
__ADS_1
"Ayah ingin bicara nak..."ujar ayahnya
"Apa yang ayah ingin bicarakan...?"tanya Devano
"Setelah ayah berfikir dengan umur ayah yang sudah tua dan mulai sakit-sakitan ayah ingin sekali melihatmu bahagia nak ..!"lirih sang ayah
"Apa yang ayah bicara kan,,?
Kenapa ayah bicara seperti itu...?"tanya Devano heran
"Ayah ingin menjodohkan mu dengan seorang gadis yang ayah kenal beberapa bulan yang lalu...!!"ucap ayahnya tanpa basa basi
Devano kaget
Memang Devano belum sepenuh nya bisa melupakan Jeni tapi ia juga tidak akan mungkin kembali lagi kepada Jeni setelah melihat kelakuan buruk Jeni,di tambah lagi dengan ayah nya yg jatuh sakit karena ulahnya
Devano hanya tersenyum tipis..
dia berjanji akan melupakan Jeni,tapi butuh waktu juga untuk membuka hati pada wanita lain
Vano menghela nafas...
"Kalau memang itu yang terbaik buat ayah Vano akan turuti keinginan ayah..'ucap Vano pasrah
"Tidak nak..dalam hal ini ayah tidak akan memaksa mu yg jelas sekarang ayah hanya ingin menyampaikan keinginan ayah kalau kamu menolak juga tidak apa-apa.."ucap ayahnya
"Kalau memang ayah merasa gadis ini kebahagiaan buat Vano,Vano akan terima..pasti ayah juga tidak akan salah pilihkan..?'ucap Devano lagi
"Baiklah nak...!"ujar ayahnya
"Minggu depan ayah akan memperkenalkan mu dengan gadis itu...'ucap ayah bahagia
"Baik ayah...!!"ujar Devano
"Vano kekantor dulu yah..."izin Devano
"Ayah jangan lupa istirahat,jaga kesehatan ayah demi Vano,hanya ayah yang Vano punya.."lirih Devano
Devano pun berlalu pergi menuju mobilnya dan berangkat kekantor
BERSAMBUNG....π
πΏπΏπΏ
__ADS_1