
BAB 32
Pulang dari kantor Devano singgah dulu ke kios bunga,,ia ingin membelikan istrinya bunga sebagai tanda maaf,karena dari tadi Devano merasa bersalah sama istrinya
Setiba di apartemen nya Devano langsung membuka pintu
Tidak memencet bel karena ingin memberi istrinya kejutan
setelah di cari-cari ternyata istri nya tidak ada di tempat,,di kamar,di dapur,di kamar mandi,sampai ke kamar atas,,Zola tidak ada juga
"Kemana dia,,,?tanya Devano dalam hati
Devano mulai panik,,dia takut istri nya pergi dari rumah perihal siang tadi
"Sayang,,,,teriak Devano
Sudah di cari setiap sudut apartemen tidak ada tanda-tanda adanya sang istri
Devano makin gusar dengan mengacak acak rambutnya
"Sayang kamu dimana...???seru Devano
"Aku minta maaf,,,!! lirihnya lagi
Devano segera pergi keruang kerjanya untuk mengecek CCTV untuk melihat kejadian di sekitar apartemennya
Devano masuk ke ruang kerjanya,,Devano tidak langsung menghidupkan lampu,,karena ia selalu memakai lampu redup yang ada dekat meja kerjanya,
Dengan wajah panik Devano duduk di kursi kerja nya,,dan alangkah terkejutnya dia,,,ternyata ada seseorang yang tidur meringkuk di atas kursi kerjanya
Ya ternyata itu istrinya
Devano langsung membangunkan istri nya karena posisi tidur Zola sangat tidak nyaman
"Sayang...!!!panggil Devano lirih
Zola menggosok gosok kedua matanya
"Aaah....aku ketiduran..!!!seru Zola setengah sadar
__ADS_1
Devano menghembuskan nafas panjangnya dan lega,,,ternyata istrinya masih di rumah tidak pergi kemana-mana
Zola duduk dan meregangkan ototnya
Devano langsung memeluk erat dan mencium puncak kepala istrinya,,,semua wajah Zola lak luput dari serangan ciuman Devano,,
Zola heran melihat tingkah suami nya ini
"Sayang baju kamu kok basah,,kamu habis lari-lari ya..??tanya Zola seperti tidak terjadi apa-apa
Karena Devano yang panik dan berkeringat dingin tak berbayang olehnya jika istrinya benar-benar pergi
"Kenapa kamu tidur disini,,,??tanya Devano yang masih memeluk istrinya
"Maaf sayang...aku masuk ke ruang kerjamu...lirih Zola yang merasa bersalah,
Karena awal masuk apartemen ini hanya ruang kerja yang tidak di tunjukan Devano padanya.jadi karena bosan Zola keliling apartemen dan melihat ada ruangan di pojok ujung menuju teras belakang
"Kenapa kamu minta maaf,,,??
"Aku hanya bertanya kenapa kamu tidur disini,,kenapa gak dikamar,,,??tanya Devano melepaskan pelukannya
"Aku bosan,,,jadi aku keliling mengitari setiap ruangan gak sengaja aku liat pintu,,jadi aku masuk saja,,habis itu aku ketiduran...terang Zola sambil cemberut
Setelah mereka di ruangan tengah,
Devano memberikan bunga yang tadi di beli pada istrinya,,Zola menerima bunga itu dengan wajah berseri seri
"Ternyata suamiku romantis sekali,,,batin Zola senang
"Aku minta maaf ya sayang,,,??bisik Devano ke telinga istrinya
"Haaaah,,,,maaf....!!!tanya Zola bingung
"Memangnya ada apa,,,??
"kenapa kamu minta maaf,,,??tanya Zola lagi
Devano mengkerut ke dua alisnya,,sepertinya istrinya tidak melihat kepanikan suaminya dan tidak melihat rasa bersalah Devano saat berdebat siang tadi
__ADS_1
"Dari tadi kembali ke kantor aku merasa sangat bersalah padanya,tapi dianya kok merasa gak ada masalah sama sekali sih...??Batin Devano bertanya-tanya
"Tadi sayang,,,aku pergi kekantor begitu saja,,,setelah kita selesai berdebat...??terang Devano
"Oooh,,,,,masalah itu,,jadi kamu merasa bersalah ya...???tanya Zola dengan wajah polosnya
Seketika itu Devano menepuk jidatnya sendiri
melihat tingkah istri imut nya itu karena geram Devano menggigit hidung istrinya dengan gemas
"aawww...sakit sayang,,,seru Zola kesal
"Kamu ya,,,aku begitu panik saat lagi di kantor tadi..takutnya kamu ngambek dan pergi dari rumah,tapi di saat aku pulang kamu seakan-akan tidak terjadi apa-apa...terang Devano kesal
"Kenapa aku harus pergi karena masalah tadi,,,??
"Aku bukan anak kecil yang suka ngambek,,main pergi-pergi gitu aja,,,aku ini seorang istri jadi kalau mau keluar rumah ya harus izin suami dulu
"Lagian kenapa lagi sih hal yang tadi masih di bahas,,tadi aku pikirnya malah kamu buru-buri makanya kamu pergi gitu aja,,,,terang Zola panjang lebar tanpa nafas
Dengan muka yang menggemaskan,,
membuat Devano semakin menyayangi istrinya
Sebenarnya Zola tau pasti suaminya akan membahas lagi saat pulang kerja jadi Zola bikin aja hal2l-hal siang tadi tidak penting oleh nya yang jelas ia tidak mau bertengkar dengan suaminya hanya masalah kecil
"Aku akan pergi kalau kamu mengusir aku dari sini...!!!lirih Zola dengan wajah sedihnya
Devano memeluk istri dan menghujani istrinya dengan ciuman
"Itu tidak akan pernah terjadi sayang...ujar Devano melepaskan pelukannya
Devano mencium bibir istrinya dengan sayang,setelah itu ********** semakin dalam dan dalam,dan ******* nya menjadi gairah
Zola hanya mengikuti permainan suaminya,,lidah mereka saling mengulum,,puas dengan ******* di bibir pindah ke leher dengan tangan Devano yang menari-nari di dada Zola,,Zola pun mulai mengeluarkan desahan dan tak bisa ia pungkiri
Devano sangat pandai menaikan birahi istrinya,,,setelah itu terjadilah pergulatan panas di ruang tengah itu
(bayangin sendiri ya...hahahaha)
__ADS_1
BERSAMBUNG
🌿🌿🌿