
Dalam perjalanan menuju mansion utama, suasana dalam mobil sangat sunyi tidak ada pembicaraan dari jack atau alecia. Namun saat di pertengahan jalan yang memang cukup sepi itu ada beberapa mobil box hitam yang mencegat perjalanan mereka dan jack langsung rem mendadak.
"Ck, sial. Siapa yang beraninya mengganggu perjalanan ku!!" ujarnya emosi.
"Kak jack, ada apa dan siapa mereka?" tanya cia yang juga kaget.
"Tunggu saja di mobil jangan keluar dari mobil, ingat jangan keluar. Paham?" kata jack yang auranya sudah berubah gelap dan alecia hanya mengangguk sembari menelepon seseorang untuk minta pertolongan.
Jack ketika sudah mengamuk akan sama seperti bosnya mereka 11 12 hanya saja tetap sang boslah jiwanya bagai iblis kalau dia mungkin bisa di katakan malaikat pencabut nyawa. Jack keluar dengan pistol di balik celananya dan belati yang berada di dalam jasnya.
"Siapa kalian? Ada urusan apa kalian mencegat kami?" tanya jack yang melotot ke arah musuhnya satu persatu.
Mereka sudah di kelilingi 3 mobil dan dalam satu mobil terdapat 5 orang sudah di pastikan ada berapa banyak jumlahnya.
"Kami mau nona itu, jadi serahkan dia kepada kami." ucapnya
"Ck, berani sekali mulut kotormu berani mengucapkan itu, akan ku robek mulutmu." jawabnya dengan mengepalkan tangannya.
Mereka semua tertawa remeh ke arah jack "Hey, kau hanya sendiri yakin bisa merobek mulutku, lihatlah jumlah kami sangat banyak apa kau sanggup melawan kami? Hahaha."
Jack hanya tersenyum tipis "Kita lihat saja, majulah kalian semua biar kita lihat aku yang seorang diri ini mampu atau tidak melawan kalian semua".
"Sialan kau meremehkan kami heh, MAJU semuanya".
Jack tidak pernah takut sekalipun lawannya banyak karna ia pernah melawan lebih dari ini bukan hanya manusia yang ia lawan namun dia juga pernah melawan 30 ekor macan kelaparan seorang diri saat dia di kasih misi oleh tuan besarnya untuk bertarung dengan macan-macan jantan kelaparan, ia memang di haruskan kuat agar sebanding dengan bosnya karna ia sudah di tunjuk untuk mendampingi bosnya sedari mereka kecil karna didikan keras itulah dia di juluki senior atau malaikat pencabut nyawa yang kekuatan nya 11 12 dengan sang ketua mafia iblis namun tetap saja ketua nya lah yang jauh lebih hebat darinya.
Jack berlari sambil mengeluarkan belati nya yang sangat tajam itu. Saat beberapa mendekat jack dengan gesit dan lincahnya langsung menusukkan tepat ke arah jantung.
Jleb.jleb
2 tusukan di arah jantung pada 2 musuhnya.
Aahhhkkkhh.. Akkhgghh..
__ADS_1
Suara teriakan kesakitan dari musuhnya dan seketika,
bruk!!!
2 orang langsung tumbang lalu mata jack yang kilat langsung berlari ke arah lawannya yang lain, gerakannya sangat cepat hingga sulit terbaca. Jack arahkan belati nya ke arah leher mereka saat mereka mendekat untuk menghajar jack.
Srettt.. Srett..
Akhhhhhhh..
Teriakan lagi dan langsung,
bruk!!!
2 lagi tewas di tangannya dalam gerakan cepat itu. Sisa 11 lagi yang masih belum dia habisi.
"Ck, sialan kau beraninya kau menghabisi anggota ku." kata ketua musuh itu yang geram melihat anggotanya tewas begitu saja lalu ia memberi aba-aba kepada anak buahnya yang lain.
Mereka mengeluarkan sebuah senjata laras panjang. Jack yang melihat itu hanya tersenyum tipis karna ia sudah bisa menebak sebelumnya.
Jack yang dapat tembakkan dari 5 orang bertubi-tubi dengan cepat menghindar santai dan semua nya meleset, mata kilat jack seakan tahu ke arah mana semua peluru itu dan ia yang memang sudah di ajarkan kepekaan bisa menghindar dengan cepat namun tetap santai. Jack juga ikut membalasnya dengan mengeluarkan pistol itu lalu ia arahkan tepat di kepala mereka sembari terus menghindar dari tembakan dan berjalan maju ke arah mereka. Sungguh jack cukup pandai memainkan perannya.
5 orang tewas saat pelurunya memasuki kepala mereka. Jack terus berjalan maju sampai tepat di depan ketua musuhnya itu.
"Bagaimana, kalian sisa 6 apakah mau duel dengan ku atau mau ku lubangi lagi kepala kalian? Hm." katanya santai yang sama sekali tidak takut.
Saat jack berbicara dengan ketua mereka, 5 anggota itu langsung menerjang jack dari belakang namun dengan cepat jack menghindar. Jack tadi sempat melihat dari mata ketua nya kalau anak buah ketua itu ingin memukul jack dari belakang namun sia-sia jack yang memiliki kepekaan dan gerakan cepat bisa menghindari itu dan langsung melesat kan lagi pelurunya tepat ke arah jantung mereka.
3 orang tewas lagi dan kini mereka tersisa 3 lagi.
"Bagaimana, masih mau merasakan timah panasku?" katanya dengan aura dingin.
"Katakan siapa yang menyuruh kalian hah?" ujarnya sambil menodongkan senjatanya ke arah ketua mereka namun mereka tidak ada yang menjawab.
__ADS_1
Tidak lama 2 mobil datang ke arah mereka, turunlah kris dan musa yang memang dapat panggilan dari alecia karna tadi alecia menelpon kris dan kris yang mendengar langsung pergi memberitahu musa ketua markasnya.
Jack hanya melirik sekilas lalu mencoba bertanya lagi kepada 3 orang tersebut.
"JAWAB SIALAN..!!! Siapa yang menyuruh kalian, Hah?" bentak jack emosi yang sudah memuncak karna tidak ada jawaban lalu ia melihat ke arah musa dan kris.
"Kalian berdua bawa mereka ke markas dan buat mereka mengatakan siapa yang menyuruh mereka, karna mereka sudah berani mengincar adik ketua sepertinya adik ketua sedang tidak aman." ujarnya.
Kris yang mendengar itu langsung emosi dan mendekati mereka lalu memukuli wajah mereka bertiga.
"Sialan, berani sekali kau". bentaknya sambil meninju ke arah muka mereka.
"Baik senior, akan kami lakukan di markas" kata musa.
"Stop kris, segera bawa mereka ke markas dan suruh anak buahmu bersih kan tempat ini." kata jack kepada musa dan kris lalu ia kembali ke dalam mobil yang masih ada alecia di dalam.
Alecia memberikan minuman kepada jack yang memang ada di dalam mobil itu.
"Minumlah kak, biar lebih baik." sambil menyerahkan botol minum kepada jack dan jack menerima itu langsung meminum nya.
"Apa kaka baik-baik saja? Apa ada yang luka ka? tanyanya khawatir kepada jack.
"Kaka baik-baik saja, mari kita pulang." langsung menyalakan mobilnya dan pergi.
Setelah melihat mobil jack pergi kris dan musa mulai membereskan semua yang ada di jalanan itu dan menelepon ryan untuk menghapus data CCTV atas kejadian tadi.
"Bang, urusan mereka biar aku saja kali ini". kata kris yang sudah geram menahan amarahnya.
"Terserah kau saja, yang penting kau gali terus informasi dari mereka sampai kita tahu siapa yang menyuruh mereka untuk menculik adik ketua." ujarnya yang memang tahu bahwa kris menyukai adik ketua mafia red dragon.
"Serahkan saja padaku, akan ku buat mereka mengakui hal itu." sambil tersenyum tipis.
Entah apa yang akan di lakukan si gila kris, karna dia memang gila jika sudah berhadapan dengan musuh nya.
__ADS_1
...----------------...
Next episode akan update besok lagi, mohon menunggu ya. See you !!!