Jodohku Mafia Kejam

Jodohku Mafia Kejam
Eps 70


__ADS_3

Keesokan paginya Reza sudah siap untuk pergi ke perusahaan dengan terburu-buru dia tidak akan sempat untuk sarapan pagi bersama dengan keluarganya.


"Loh, putra mommy sudah rapih? Sarapan pagi belum tersedia apa kau ingin menunggu dulu?". tanya sang mommy kepada putranya.


"Aku akan ada meeting penting mom, jack masih belum bisa berangkat ke kantor karna masih jetlag jadi aku yang harus menangani hal ini. Sorry mom, aku pergi sekarang." jawabannya lalu mencium pipi sang mommy dan pergi begitu saja.


"Ya baiklah, hati-hati ya jangan lupa pesan mommy satu bulan ingat itu." teriaknya kepada putra kesayangannya itu.


"Anak itu pasti sengaja menghindari ku." katanya.


.....


Reza yang dalam perjalanan tentu saja masih terpikirkan dengan ucapan sang mommy hingga dirinya pun tidak bisa tidur dengan tenang semalaman.


"Akhh sial..!!! Kenapa harus ada kata menikah bukankah hidup sendiri juga menyenangkan dan siapa yang harus kujadikan kekasih ku bahkan tidak satupun wanita yang membuat ku tertarik kecuali DIA." ujarnya yang mulai teringat kembali pada masa kecil hingga remaja saat bersama dengan pujaan hatinya.


"Andai kau tidak menghianati ku mungkinkah kita sekarang sudah bersatu dalam pernikahan?!! Meskipun aku tahu yang kau cintai adalah Jack saudara angkat ku namun cintamu tak terbalaskan olehnya tapi kenapa kau harus pergi menjauh dan mencari lelaki lain untuk melupakan Jack. KENAPA? KENAPA BUKAN AKU YANG KAU CINTAI..!! Bahkan meski aku tahu kau tidak mencintai ku namun asal kau tetap berada di sisiku itu sudah membuatku bahagia!!! Aakkkhhh...SIAL.BRENGSEK..!!!". ucap reza meluapkan emosinya di dalam mobil sambil memukul stir tersebut.


"Aku tidak bisa diam saja, aku harus segera mencari kekasih untuk aku permainkan sesuka hatiku sama seperti dirinya yang sudah membuatku hancur. Siapapun wanita itu dialah yang akan menjadi pelampiasan dendam ku mungkin dengan begitu aku akan segera melupakannya." gumam reza yang tersenyum penuh arti.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Di Apartemen Jack yang masih jetlag karna perjalanan jauh dan baru tiba tadi subuh masih tertidur nyenyak namun suara telpon berbunyi membuatnya harus membuka mata untuk mengangkat telpon tersebut.


📞"Hm." dengan suara khas bangun tidurnya.


📞"Hallo, tuan bos saya izin tidak masuk ke kantor hari ini dan mungkin juga tidak bisa." kata si penelepon.


Jack melihat nomor orang tersebut dan ternyata sekretaris nya yang menghubungi dirinya.


📞"Terserah kau saja jika tidak ingin gajimu di potong." katanya tidak perduli.


📞"Potong saja, karna aku mempunyai surat kesehatan resmi dari dokter. Aku izin karna kondisi ku tidak fit, jadi karna kau bosku maka aku menelepon mu. Itu saja yang aku ingin aku sampaikan, bye." Vevi langsung mematikan telpon tersebut membuat jack syok baru kali ini ada yang berani mematikan telpon nya selain Sang Ketua.


"Beraninya dia mematikan telpon begitu saja. Apa tadi dia bilang tidak fit, apakah dia sakit? Ahh masa bodo aku tidak perduli lebih baik aku kembali tidur saja." ujarnya ingin memejamkan matanya lagi namun sialnya lagi-lagi suara dering telpon membuatnya tidak bisa memejamkan matanya.

__ADS_1


"Haisss sial, siapa lagi yang menelepon." ucapnya tanpa melihat siapa si penelpon.


📞"Hallo, jangan ganggu tidurku. Membuatku kesal saja." katanya dan membuat si penelpon marah.


📞"BAGUS.. Kau sudah berani memaki ku jack, KAU MAU MATI HAH!!!." Bentaknya kepada jack membuat jack langsung terbangun dari posisinya tadi dan melihat siapa yang menelepon dirinya.


"Sial, ternyata Si iblis yang menelepon ku." ungkapnya dalam hati


📞"Sorry, aku tadi masih terpejam dan tidak tahu jika kau yang menelepon ku. Ada apa? Bukankah aku sudah minta izin satu hari untuk istirahat?". tanyanya.


📞"Ck, tadinya iya aku memberikan izin kepada mu namun karna tadi kau sudah memaki ku maka aku tunggu di kantor jam makan siang, ada yang perlu aku bahas dan ini penting. Jika kau terlambat maka aku akan menghukummu dengan menari di markas. TUT." Ujar reza langsung mematikan telponnya.


"WHAT!!! Sial.. apa katanya tadi menari di markas bisa jatuh martabat dan harga diriku. Lebih baik aku bersiap." ucap jack langsung pergi ke kamar mandi.


...****************...


Sedangkan di perusahaan Reza yang sudah sampai sejak pagi tadi segera menuju ke ruang meeting karna disana beberapa jajaran karyawan sudah menunggu dirinya. Saat pintu terbuka semua wajah orang di dalam langsung pucat pasi dan gugup bahkan ada yang beberapa kali sulit untuk bernafas. Bagaimana tidak mereka tahu betul sifat CEO mereka yang jika membuat suatu kesalahan maka hukumannya tidaklah main-main itu yang membuat mereka selalu takut jika berhadapan langsung dengan Reza yang dijuluki Singa oleh karyawannya.


"Silahkan mulai meeting nya dan aku ingin lihat terlebih dulu di laporan keuangan." kata reza dengan wajah khas dinginnya dan tatapan yang mendominasi membuat bagian accounting keringat dingin.


Reza menerima laporan itu lalu meneliti setiap rincian dan point nya dan setelah di periksa tidak ada kecurangan.


"Hm, bagus." ucapnya merasa puas dengan hasilnya.


Lalu dia bertanya lagi "Bagaimana dengan proyek pembuatan mall, sudah sampai mana proyek tersebut Pak Jimmy?." tanya reza dengan mata yang menajam dan menusuk.


"Itu, masih tahap awal bos. Masih membuat ke rangkanya belum yang lainnya." jawabnya dengan tangan yang sudah bergetar.


"Hm.. Jangan membodohi ku Pak Jimmy, proyek itu sudah sekitar 2 bulan tidak mungkin baru membuat kerangka nya saja." ucap reza masih tenang.


"Ta-tapi bos semua membutuhkan proses dan memang awalnya ada kendala dengan pihak bangunan ja-jadi sempat tertunda bos." jawabannya gugup dan mulai cemas.


"Ck, kau pikir aku tidak tahu apa yang kau lakukan? BERANINYA KAU BERMAIN-MAIN DI PERUSAHAAN KU." Bentak reza di ruang meeting membuat suasana tidak kondusif dan semakin menegangkan.


"Am-ampun bos saya salah, tolong maafkan saya." katanya memohon kepada reza.

__ADS_1


Reza menekan tombol telpon di mejanya lalu berbicara "Ke ruang meeting sekarang." katanya dengan singkat.


Tidak lama kemudian 2 keamanan dan 1 bodyguard Reza masuk ke dalam.


"Seret dia dari perusahaan, mulai hari ini dia di pecat dan tidak akan ada gaji terakhir karna semua uang proyek sudah di ambilnya dan itu sepadan. Cepat seret jangan sampai aku melihat wajahnya lagi di perusahaan." perintah reza kepada mereka.


"Baik bos." lalu menyeret pak jimmy dari dalam sampai keluar perusahaan.


"Dan untuk kalian semua jika masih ingin tetap bekerja di sini maka bekerjalah dengan baik jika tidak aku akan memecat kalian dan menghukum kalian. PAHAM!!!". kata reza dengan wajah dinginnya.


"Baik bos kami paham." jawab mereka serentak.


"Hm, meeting di bubarkan." ucapnya dan semua karyawan pun keluar dari ruang meeting dengan nafas lega.


Sedangkan reza masih berada di ruangan tersebut dengan pikiran-pikiran yang selalu membuatnya tidak bisa tenang.


"Haisss, kenapa ucapan mommy selalu terlintas di kepalaku. Apakah aku harus mencari wanita di klub? Ya, jika memang harus begitu aku akan mengajak musa dan jack untuk menemani ku nanti malam." ujarnya lalu pergi meninggalkan ruangan meeting.


...


Di sebuah tempat ada 2 orang sedang berdiskusi dengan serius.


"Bagaimana apa kau sudah tahu tempat tinggal barunya? tanyanya kepada anak buah suruhannya.


"Belum bos, tapi aku mengetahui dimana adiknya bersekolah dan adiknya sangatlah cantik bos." jawabnya memberikan informasi itu.


"Hm bagus, tidak dapat singanya maka kita mendapatkan anak kelinci. HAHAHAHA... Kita culik adiknya itu, siapkan semuanya dan segera pergi." katanya bersemangat.


...----------------...


See you next episode..


Tungguin selalu episodenya yaa 🤗


__ADS_1


Alecia Kenric


__ADS_2