Jodohku Mafia Kejam

Jodohku Mafia Kejam
Eps 36


__ADS_3

Langit sudah mulai gelap pertanda bahwa sore mulai berganti malam. Dewi yang sudah menyelesaikan semua pekerjaannya dan membuang barang-barang yang di suruh bos barunya juga sudah ia lakukan. Ia berjalan keluar gedung apartemen karna dewi tahu bahwa di daerah sana tidak ada mobil dia memutuskan untuk berjalan ke depan hingga sebuah mobil mencegat dari depan dan menghentikan langkahnya. Dewi yang sudah mengenali mobil tersebut hanya diam memperhatikan sampai si pemilik mobil keluar.


"Malam wi, kita bertemu lagi." ucap pria tampan yang tersenyum kepadanya.


"Malam tuan rangga, apakah ini sebuah kebetulan lagi hingga kita bertemu kembali?" katanya.


Rangga melangkah dekat ke arahnya "Tidak, aku memang menunggu dirimu setelah pulang dari kantor karna aku tahu pasti kamu akan sulit mencari kendaraan".


"Ah, tidak perlu seperti itu tuan rangga saya tidak masalah jika harus berjalan kaki sampai depan dan tidak mau merepotkan."


"Aku tahu, dan kenapa kamu masih memanggil ku dengan kata tuan bukankah kita sudah deal untuk berbicara dengan santai? Lalu itu juga tidak merepotkan sama sekali karna memang setiap pulang dari kantor aku melewati jalan ini." ujarnya agar dewi tidak salah paham. "Marilah pulang dengan ku ini sudah malam dan kalaupun kamu jalan sampai depan itu tidak baik karna kawasan ini juga cukup sepi." ajaknya.


Dewi lama berdiam diri dan terus berpikir sampai ia menganggukkan kepalanya "Hm, baiklah terimakasih untuk tumpangannya, tapi tolong turunkan saja saya nanti di dekat halte bus yang masih beroperasi jadi biarkan saya pulang sendiri naik bus itu." sungguh dewi tidak enak kalai harus menumpang apalagi ia baru kenal dengan rangga jadi tidak ingin merepotkan.


Rangga yang mendengar itu sedikit kecewa padahal niat hati ia ingin mendekatkan diri kepada perempuan didepannya yang sudah mencuri hatinya di pandangan pertama saat bertemu di toko butik itu. Namun ia mengerti jadi ia akan pelan-pelan mendekatinya.


"Ya baiklah, akan aku turunkan di halte bus yang masih beroperasi tapi tiap malam saat kamu pulang aku akan menunggu disini dan mengantarkan mu ke halte bus, bagaimana? Setidaknya aku hanya ingin menolong bukan maksud apa-apa karna di sini jauh dari kendaraan." katanya yang berharap dewi akan menyetujui itu setidaknya pendekatan ini bisa berjalan dengan lancar.


"Baiklah rangga terimakasih, maaf kalau aku nanti merepotkan dirimu." jawab dewi yang tidak ada pilihan lain karna memang bener yang dikatakan rangga bahwa di sana jauh dari kendaraan.


Mereka memasuki mobil dan mobil mulai jalan mencari halte bus yang masih beroperasi.


"Kalau boleh tau, kenapa kamu tidak di jemput oleh teman atau kekasih mu mungkin?" tanyanya yang memang penasaran apakah dewi memiliki kekasih atau tidak.

__ADS_1


"Aku punya adik laki-laki tapi dia tidak tahu aku bekerja disini sebagai pelayan aku hanya ingin dia fokus sekolah, aku juga memiliki sahabat hanya saja tidak ingin merepotkan dirinya terlalu banyak dan perihal kekasih aku tidak memilikinya karna fokusku hanya mencari uang untuk membantu perekonomian keluarga serta biaya sekolah adikku yang sebentar lagi akan lulus." ujar dewi sambil melihat ke arah jendela.


Rangga yang mendengar itu ada sedikit perasaan lega bahwa wanita yang disukai dirinya masih single namun di sisi lain perasaannya ada sedikit sedih ternyata gadis yang disukainya memiliki kehidupan yang terbilang susah sedangkan dirinya sedari kecil sudah memiliki segalanya, rangga semakin bertekad untuk memilikinya dan membahagiakan nya.


aku berjanji jika nanti aku mendapatkan hatimu maka hanya akan kebahagiaan yang kamu rasakan. bathinnya dalam hati sambil memandang ke arah dewi.


Sesampainya di halte bus yang kebetulan ada busa lewat dewi segera turun dari mobil dan berpamitan dengan rangga. Rangga yang melihat dewi sudah memasuki bus itu langsung melanjutkan perjalanannya pulang ke mansion.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Di belahan bumi lainnya, tiga pria tampan sedang melakukan pembahasan serius mengenai misi nanti malam untuk menghancurkan beberapa markas milik musuhnya sebagai pembalasan atas kejadian yang beberapa kali telah di alami oleh mereka. Meski mereka hanya bertiga dengan membawa beberapa anak buah mereka tidak takut sama sekali.


"Bagaimana ryan? Apakah semua sudah siap ingat aku tidak ingin ada kegagalan jika malam ini gagal kau orang pertama yang akan mendapatkan hukuman dariku." ujarnya serius dengan mata yang tajam dan aura yang dingin.


Ryan dan Jack yang berada di sana bener-bener merasakan aura yang sangat mengintimidasi dan jika sang ketua mafia sudah berada dalam mode begini sudah bisa di pastikan bahwa ketuanya sebentar lagi menjelma sebagai Raja Iblis.


"Sudah ketua, semua sudah siap!! Beberapa bom juga sudah di pasang di sana tanpa sepengetahuan mereka dan bisa di pastikan sekali meledak semua akan hancur berkeping-keping." jawab ryan serius. "Bom yang di pasang berada di markas kedua mereka dan itu adalah tempat senjata mereka yang terbilang besar jadi semua senjata mereka akan hancur tak tersisa."


"Hm, lalu bagaimana dengan markas tempat penyimpanan semua sabu dan ganja mereka? Itu juga harus di hancurkan tanpa tersisa karna aku yakin dengan dua tempat yang hancur mereka akan mengalami kerugian besar." katanya yang tersenyum tipis kepada jack dan ryan namun yang melihat senyuman itu seperti senyuman iblis yang menakutkan.


"Gudang tempat penyimpanan barang tersebut juga sudah di pasang bom ketua, jadi semua tempat sudah terpasang bom dengan sebaik mungkin dan saya jamin mereka tidak tahu sama sekali." ujar ryan.


"Hm Bagus, kalau begitu kita akan meledakkan di tempat persenjataan mereka terlebih dulu saat mereka fokus ke arah sana di saat itulah kita akan berikan serangan di markas utama mereka, kita akan langsung serang dari arah depan." reza mengepalkan tangannya kuat kali ini ia akan memberikan pelajaran kepada musuhnya yang sudah berulang kali bermain-main kepadanya. "Dan kau jack, perintahkan semua anak buah yang ikut berperang nanti malam untuk bersiap bilang kepada mereka jangan takut mati jadi siapa yang takut akan kematian lebih baik mundur dari Red Dragon." ucapnya kepada jack dan jack yang di beri perintah langsung pamit menuju lokasi tempat anak buahnya yang berada di negara ini.

__ADS_1


"Ryan, informasikan kepada musa bahwa besok kita akan pulang setelah peperangan ini karna meeting ku dengan kolega juga sudah selesai tadi pagi dan bilang kepadanya untuk menghadap kepadaku, anak itu harus di beri pelajaran juga dan akan aku beri hukuman kepadanya yang sudah bertindak sangat bodoh." katanya yang melihat ryan dengan sorotan mata yang tajam penuh emosi.


Ryan yang tidak tahu ada apa hanya mengangguk mengerti dan segera informasikan kepada musa melalui chat handphonenya.


ada apa ini kenapa ketua keliatan marah sekali kepadanya, apa yang musa lakukan sampai ketua seperti ini bahkan terlihat ingin menelannya hidup-hidup. kata ryan dalam hati yang terus berpikir apa yang dilakukan sahabatnya itu.


...


Sementara itu musa yang habis bersenang-senang dengan para wanita bayarannya dan ingin kembali ke markas mendapatkan notif chat dari sahabatnya ryan dan ia bingung kenapa ketuanya menyuruh dirinya untuk menghadap besok.


Musa mengernyitkan alisnya bingung "Kenapa ketua menyuruhku menghadap besok, sepertinya aku tidak membuat kesalahan." tanyanya kepada dirinya sendiri yang mencoba mengingat apakah ada kesalahan yang ia perbuat.


...


...



Ketua Mafia Red Dragon (Si Raja Iblis Kejam)


......................


*See you next episode yeorobun 🤗

__ADS_1


__ADS_2