Jodohku Mafia Kejam

Jodohku Mafia Kejam
Eps 54


__ADS_3

Di kediaman rumah Dewi, dia yang baru saja mendapatkan pesan chat dari Jack terkejut karna dia di pindahkan tugas ke mansion Sang Mafia beserta alamat mansion tersebut.


📥 "Besok nona tidak perlu datang ke apartemen, datanglah ke alamat ini karna mulai besok nona harus bekerja di mansion bos. Semua arahan pekerjaan akan di lakukan oleh pelayan utama dan di sarankan anda harus tinggal di dalam terhitung mulai besok sampai masa kontrak berakhir jika nona menolak maka bos akan datang ke tempat nona untuk menemui keluarga nona dengan membuat perhitungan atas penghinaan kemarin." (isi chat tersebut dari Jack)


"Astaga tinggal di dalam, aku harus bilang apa ke mama dan adikku. Dasar bos kejam selalu mengancam ku, tapi jika aku tidak menuruti perintahnya maka habislah keluarga ku nanti. Ya tuhan kenapa nasibku selalu begini." dewi bingung dan juga sedih di satu sisi dia harus cari alasan namun di sisi lain dia juga sedih harus berpisah lama dengan keluarganya belum lagi meratapi nasibnya itu.


"Sepertinya tidak ada jalan lain lagi, aku harus segera bilang ke mama dengan alasan pindah tugas sementara. Ya aku akan bilang begitu karna lebih baik." ucap dewi menenangkan diri, setelahnya dia keluar dari kamar untuk menemui adik dan mamanya yang biasanya berada di ruang TV.


Terlihat di sana adiknya sedang asik menonton TV bersama sang mama.


"Ma, ada yang ingin dewi sampaikan ke mama dan adik karna sepertinya tidak bisa di tunda hari esok karna ini suatu hal penting." kata dewi yang duduk di sebelah sang mama.


"Mau ngomong apa nak, bicaralah adik mu juga akan mendengarkan." ucap sang mama yang tersenyum kepada anak gadisnya. Sepnat yang tadinya lagi asik menonton TV akhirnya ikut melihat ke arah kakanya dan siap untuk mendengar apa yang akan dikatakan oleh kaka satu-satunya itu.


"Ya ka, bicaralah apa hal penting itu jangan membuat ku khawatir." ujar sang adik.


"Jadi begini, aku dipindahkan tugas oleh bosku ma tapi hanya untuk beberapa bulan saja jadi selama beberapa bulan tersebut aku tidak akan pulang sampai tugasku selesai. Aku hanya sedih harus berpisah dengan kalian sementara waktu." kata dewi dengan raut wajah sedih dan mata yang berkaca-kaca karna baginya meninggalkan mama dan adiknya adalah hal yang sulit dia lakukan setelah kepergian kaka pertama dan papanya. Sepnat dan sang mama yang mendapatkan kabar tersebut sedemikian merasakan hal yang sama apalagi sang mama harus berpisah dengan putrinya setelah putri satunya telah tiada rasanya berat tapi dia mencoba memahami kondisi pekerjaan anaknya yang tanpa dia ketahui bahwa anaknya menjadi pelayan di mansion sang mafia kejam berhati iblis.


"Apakah tugasmu akan lama di sana nak? Kira-kira berapa lama kamu akan tinggal di luar kota dan apakah masih bisa menghubungi mama di setiap kamu ada waktu nak?". ucap sang mama dengan berbagai pertanyaan kepada putrinya.


"Kemungkinan sekitar 5 bulan saja ma, aku janji jika ada waktunya aku akan selalu hubungi mama dan sepnat, tapi kalian juga harus janji jaga kesehatan sampai aku pulang." kata dewi sambil menatap wajah sang mama yang sudah meneteskan air matanya sedangkan sang adik hanya diam tanpa bersuara.

__ADS_1


"Sepnat, kaka pikir kamu sudah mulai dewasa jadi kaka cuma bisa berharap sama kamu tolong jaga mama jangan sampai sakit dan pulang sekolah langsung pulang jangan biarkan mama di rumah sendirian terlalu lama, mengerti?". kata dewi tegas kepada sang adik.


Sepnat yang mendapatkan pertanyaan hanya bisa menghela napas "Hem, aku mengerti. Jaga diri baik-baik ka dan jangan khawatir soal mama, aku akan menjaga mama dengan baik bagaimanapun aku laki-laki sejati." ucap sepnat mencoba mencairkan suasana. Mama dan dewi hanya tersenyum melihatnya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Sedangkan di bandara vevi dan jack sudah siap untuk berangkat.


"Hey bos batu, kenapa kau lama sekali datangnya dasar lelet." ucap vevi kesal karna dia merasa di kerjain oleh jack bahkan sampai saat ini dia belum makan malam.


Jack yang namanya di panggil hanya acuh seolah tidak mendengar suara dan tetap jalan sampai ke pesawat pribadi milik sang bos mafia.


"Wahhhh gila keren banget nih pesawat, ternyata Bos CEO memang orang kaya tapi sayang dia bukan tipeku dan aku juga bukan wanita matre." ujar vevi dengan suaranya yg lumayan terdengar di telinga jack.


"Oh tuhan, kenapa aku bisa suka sama nih manusia batu. Sepertinya aku harus ganti haluan." gumam vevi pelan sehingga jack tidak mendengar apapun.


Mereka sudah memasuki pesawat dan duduk di kursi masing-masing. Vevi memanggil salah satu pramugari karna sepertinya dia sudah tidak tahan lagi menahan perutnya yang wajib di isi.


"Ada yang perlu saya bantu nona?" tanya pramugari tersebut.


"Aku ingin makan, bolehkah tolong siapkan makanan untukku?" ucap vevi kepada pramugari itu.

__ADS_1


"Baiklah nona, tunggu sebentar akan kami siapkan." katanya yang mendapatkan anggukan dari vevi.


Jack yang sedari tadi fokus dengan tabletnya melirik ke arah vevi. "Ck, merepotkan." ucapnya lalu kembali fokus lagi ke arah tabletnya. Pesawat sudah mulai lepas landas menuju ke Negara K.


...


Di apartemen reza sedang duduk di balkon menikmati keindahan malam dengan sebotol minuman dan dia tiba" teringat dengan semua ucapan dewi yang tertuju kepada dirinya.


"Ck, sialan dasar wanita sial beraninya dia menghinaku dan ternyata aku selama ini sudah terlalu berbaik hati mendiamkan dia dengan bekerja di tempatku, tunggu pembalasanku wanita sialan akan aku pastikan saat kau sudah masuk ke dalam kandang singa maka hanya tulang menjadi sisanya karna dagingmu akan aku cabik-cabik sampai hancur." ucapnya dengan mengepalkan tangannya kuat-kuat, dada yang bergemuruh menahan amarah dan mata yang sudah memerah layaknya sudah ketemu dengan mangsanya.


"Kau bilang aku tidak mempunyai attitude, baiklah aku akan perlihatkan bagaimana attitude yang ku miliki maka saat itu kau akan menangis darah memohon ampunan dan aku akan ketawa melihat penyesalan mu karna sudah berani menghinaku wanita sial, bersiaplah memasuki Istana Kerajaan Iblis. HAHAHA". katanya sambil ketawa namun yang terdengar hanyalah suara tawa sang iblis yang sudah bangkit untuk membalaskan dendamnya.


PRANGGG


Botol minuman di hancurkan olehnya dengan emosi yang sudah meledak tak tertahankan.


"Aku sudah tidak sabar bermain-main denganmu dan mendengar jeritan kesakitan dari setiap ucapan yang keluar dari mulutmu, tunggu pembalasanku wanita sialan." ujarnya.


...----------------...


See you next episode 🤗

__ADS_1


Sekarang episode setiap hari update ya, jadi pantau terus karna cerita akan semakin menarik antara Sang Mafia Kejam Berhati Iblis dengan Wanita yang memiliki banyak trauma akan kematian.


Jangan Lupa Like nya & Terimakasih sudah mau menunggu dengan sabar 🙏🤗


__ADS_2