
Di Negara K, Jack yang mendapatkan telepon dari Reza untuk segera kembali ke Negaranya sedang bersiap begitu juga dengan Vevi yang sangat gembira karna akhirnya dia akan kembali pulang ke rumah selain merindukan orang tuanya dia juga ingin bertemu dengan sahabatnya. Mereka telah keluar dari Hotel menuju bandara dalam perjalanan jack memperhatikan vevi yang terlihat begitu senang dengan mata yang berbinar dan senyuman yang mengembang.
"Ck, apa kau sesenang itu akan kembali sampai kau terus tersenyum seperti orang yang tidak waras." sinis jack.
"Tentu, karna aku sudah merindukan orang tuaku dan sahabatku. Jadi jika tuan bos bilang aku tidak waras terserah saja aku tidak perduli." cuek vevi menanggapi pembicaraannya dengan jack.
"Ck, dasar wanita aneh. Bisa-bisanya kau yang jadi sekretaris ku."
"Bahkan akupun menyesal menjadi sekretaris mu dan mengejarmu jika tau akan seperti ini." jawab vevi dengan suara pelan dan sangat pelan namun vevi tidak tahu bahwa jack memiliki Indra pendengaran yang cukup baik jadi dia mendegar hal itu.
Dalam hati jack "Mengejarku? Apa maksudnya dia mengejarku??". jack bingung dan hanya menaikkan satu alisnya saja sambil melirik vevi.
Saat tiba di bandara mereka langsung masuk ke dalam pesawat pribadi milik keluarga Kenric yang memang khusus untuk perjalanan bisnis karna memang Reza yang sudah menyiapkannya agar Jack cepat kembali. Vevi berjalan lebih dulu meninggalkan Jack yang masih sibuk berbicara dengan anak buahnya yang ikut mengantarkan mereka dari belakang mobil.
"Ck, bahkan dia meninggalkan ku dan masuk lebih dulu. Wanita ini bener-bener membuatku kesal dengan tingkahnya." ujar jack lalu menyusul vevi masuk ke dalam.
Setelah semua siap untuk berangkat akhirnya pesawat mereka lepas landas menuju Negaranya yang berada di Negara A dan memakan waktu yang cukup lama untuk sampai di sana.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Sedangkan di Negara A dikediaman Mansion Daddy Fernandes, Reza sedang di sibukkan dengan berbagai pikiran dari jejak musuh sampai pikiran tentang pembicaraan sang mommy tercinta membuat Reza merasakan pusing.
"Sial, apakah aku harus mencari kekasih baru. Ck, bahkan dekat dengan wanita saja membuatku muak dan jijik setiap melihat tingkah mereka yang begitu murahan." ucapnya sambil memegang dahinya.
"Satu bulan? Akhhh.. Sial ini semua membuatku muak!!." kesalnya memikirkan keinginan sang mommy.
...
Di dalam kamar Fernandes dan sang istri sedang dalam pembicaraan serius.
"Sayang apa kamu yakin anak nakal itu bisa mendapatkan kekasih dalam waktu sebulan?." tanyanya kepada istri tercintanya.
"Tentu sayang, jika dalam sebulan tidak memiliki kekasih maka harus memenuhi perjodohan ini." katanya.
__ADS_1
"Memang siapa kandidat untuk calon menantu kita sayang?".
"Belum ada aku cuma membohongi dirinya dengan bilang akan menjodohkan nya itu semua aku lakukan hanya ingin anak kita melupakan wanita itu, sudah lama sekali dia masih belum bisa melupakannya jadi dengan cara ini semoga dia bisa mendapatkan wanita yang baik dan mencintai dirinya dengan sepenuh hati." kata sang istri kepada suami tercintanya.
"Hmm, aku mengerti. Baiklah sayang, aku akan mendukung mu tapi tentu saja kau tetap yang terbaik dari semua wanita di dunia ini." jawabannya sambil memeluk istrinya.
"Dasar gombal sudah tua juga." kekeh istrinya.
***
Di mansion dewi sedang membantu pelayan yang lain untuk membersihkan dapur. Dicky yang memang lebih suka mengambil makan atau minuman sendiri datang ke dapur dan melihat dewi sedang cuci piring. Saat dicky masuk dewi langsung menyapa dirinya.
"Tuan, apa tuan membutuhkan sesuatu biar saya ambilkan." kata dewi kepada dicky.
"Tidak perlu, aku sudah terbiasa melakukan semuanya sendiri jika berada di sini." tolak dicky dengan wajah dinginnya.
"Ah begitu baiklah tuan, saya akan melanjutkan kerjaan saya. Jika tuan butuh sesuatu panggil saja saya." ujarnya lalu melanjutkan cuci piringnya.
Dicky melihat dewi dengan intens dan mengabaikan nya lagi lalu mengambil cangkir untuk membuat kopi namun dicky tidak menemukan tempat gula.
Dewi yang merasa dicky bertanya kepadanya langsung menghampiri dicky "Nama saya dewi tuan, tuan mencari gula? Tunggu sebentar akan saya ambilkan." jawabannya lalu membuka laci dan memang ada di sana.
"Ini tuan gulanya, tempat gula memang di pindahkan sekarang berada di laci atas perintah Mr.Bobby. Jadi tuan bisa mencarinya di sana." ucap dewi melihat ke dicky sambil tersenyum ramah.
Dicky sempat terpesona dengan senyuman itu lalu membuang mukanya kembali "Hm, thank's." jawabannya singkat.
"Sama-sama tuan, permisi." katanya lalu pergi dari sana karna kerjaannya telah selesai.
"Dewi, nama yang bagus dan senyumannya sangat lembut. Oh syittt apa yang terjadi kepada ku tidak biasanya aku memuji wanita. Pasti ada kesalahan aku harus bertanya kepada musa." ujarnya merasa bingung dengan dirinya sendiri.
Dicky membawa kopi itu untuk duduk di bangku taman sambil menelepon temannya.
📞"Hallo Musa, aku ingin bertanya kepadamu." kata dicky.
__ADS_1
Musa yang di seberang sana terlihat bingung biasanya dirinya lah yang selalu bertanya kepada dicky namun tiba-tiba kali ini dirinya menjadi tempat pertanyaan untuk sahabatnya itu.
📞"Apa yang ingin kau tanyakan tumben sekali. Apa ini hal penting." jawabannya.
📞"Hm penting. Jika kau selama ini tidak pernah tertarik kepada wanita namun tiba-tiba kau memuji wanita lain. Apa itu namanya?".
Musa yang sedang bersantai di markas mendapatkan pertanyaan seperti itu langsung berdiri dengan mata yang melotot membuat anak buahnya heran dan bertanya-tanya apakah ada info penting di balik telpon itu atau ada musuh begitulah pikiran mereka semua yang melihat musa seperti syok mendengar kabar.
📞"Apa kau mulai tertarik dengan wanita? Hey itu namanya kau sudah jatuh cinta bro. Katakan siapa wanita yang kau puji itu beritahu kepada ku dan akan aku anggap sebagai ipar ku." tanya musa semangat karna memang di perkumpulan mereka hanya Dicky dan Ryan yang tidak pernah terlibat dengan wanita.
📞"Ck, jatuh cinta kau bilang sepertinya aku sudah salah bertanya kepada playboy kelas kakap. TUT." kata dicky lalu mematikan telponnya membuat musa mengumpat kesal karna di matikan begitu saja.
"Tidak mungkin aku jatuh cinta bahkan aku tidak merasakan dadaku berdebar, mungkin mungkin ini karna aku belum pernah melihat wanita yang begitu sopan dan tersenyum lembu sepertinya." ucap dicky dalam hati.
Dia melanjutkan minum kopinya sambil terus mengawasi mansion sang ketua jika memang benar ada yang sedang mengintai mansion tersebut.
Dewi melihat dicky dari jarak jauh saat dia sedang menyapu halaman depan.
"Kenapa semua teman tuan muda wajahnya kaku dan dingin, apa mereka tidak tahu cara tersenyum. Bahkan disini banyak sekali yang memakai baju serba hitam, apakah bodyguard harus sebanyak dan semenakutkan begitu. Oh tuhan, rumah ini memang besar tapi penghuninya semua seperti mayat hidup, semoga aku cepat menyelesaikan kontrak ku dan pergi dari sini jika aku masih lama disini mungkin aku akan seperti mereka semua hidup tapi tidak berwarna." ujar dewi memperhatikan sekelilingnya.
...----------------...
*See you*
Tetap pantau terus ya episodenya karna nanti akan banyak episode antara Reza dengan Dewi yang bikin kalian semakin penasaran!! 🤭😉
Kapan sih, Si Bos Mafia Kejam bucin ke Dewi? jawabannya SEGERA. 🤫🤫🤫
(Thankyou untuk yang selalu dukung dan support author) 🤗😙
......................
__ADS_1
Reza Armada Kenric and Dewi Belinda Queenara 🥰