
Hari pernikahan Syehril sudah dekat semua persiapan telah matang. Semua sudah sesuai rencana, undangan juga sudah mulai menyebar untuk sanak saudara yang ada di jauh sana, agar mereka bisa mempersiapkan diri untuk menghadiri momen penting ini.
Begitu juga Roni. Sejak dia di Jakarta untuk kuliah dia juga bekerja sampingan. Maklumlah mengingat dia bukan anak orang kaya seperti Dhika. Kalo mengandalkan budhenya yang ada disana dia takut merepotkan. Kadi dia berusaha hidup mandiri.
Awalnya dia hanya menjadi pelayan cafe, untuk mencukupi kehidupannya. Namun kemudian dia menjadi penyanyi di cafe itu sendiri. Kehadiran Roni menambah jumlah pengunjung perempuan di cafe itu. Bagaimana tidak dengan tampang Roni yang mendukung serta suara Roni yang bisa di bilang lumayan.
Dan sampai saat ini dia belum bisa melupakan Syehril yang ada dalam hatinya.
Seperti malam ini Roni datang ke cafe sekitar jam 7 malam. Dengan menggunakan pakaian santai khasnya dia duduk di salah satu meja dengan muka yang sangat suntuk karna dia baru dapat kabar kalo Syheril akan menikah dengan Dhika.
" Kenapa loe? " Tanya Vandy si pemilik cafe sekaligus temen kuliah Roni, dulu dia juga yang menawari Roni buat kerja di tempatnya secara dia melihat tampang Roni yang punya nilai jual.
" Biasa aja."
" Biasa gimana muka suntuk gitu? ada masalah?"
"Gak , biasa aja. " Jawabnya sambil berdiri karna dia sudah malas menjawab pertanyaan Vandy yang semakin membuatnya risau.
"Kemana?"
" Mau kerja lah, kan gue loe bayar buat kerja." Jawab Roni sedikit sinis dengan gaya ala-ala khas Ibu Kota.
Roni sudah memulai langkahnya menuju panggung, tempat biasa dia bernyanyi. Dia sudah mengambil ancang-ancang dan memilih lagu faforitnya untuk beberapa hari ini.
🎶 Waktu terus berlalu.
Tanpa ku sadaru yang ada hanya aku dan kenangan.
Masih teringat jelas.
Senyum terakhir yang kau beri untukku.
Tak pernah 'ku mencoba.
Dan tak ingin 'ku mengisi hatiku.
dengan cinta yang lain.
'Kan kubiarkan ruang hampa di dalam hidupku.
Reff :
Bila aku harus mencintai.
Dan berbagi hati itu hanya denganmu.
Namun bila 'ku harus tanpamu.
Akan tetap kuarungi hidup tanpa bercinta.
Hanya dirimu yang pernah.
Tenangkanku dalam pelukmu.
Saat 'ku menangis.
Reff:
Bila aku harus mencintai.
Dan berbagi hati itu hanya denganmu.
Namun bila 'ku harus tanpamu.
Akan tetap kuarungi hidup tanpa cinta.
Bila aku harus mencintai.
Dan berbagi hati itu hanya denganmu.
Namun bila harus tanpamu.
Akan tetap kuarungi hidup tanpa bercinta.
Tak pernah 'ku mencoba.
Dan tak ingin 'ku mengisi hatiku. 🎶***
by : element ( rahasia hati)
__ADS_1
Lagu pertama telah dia nyanyikan dengan penuh penghayatan, sesakali bayangan Syehril muncul saat dia menyanyikan lagu itu. Dan masih terlihat jelas bayangan senyum Syheril .
🎶 Maaf, ku telah menyakitimu.
Ku telah kecewakanmu.
Bahkan ku sia-siakan hidupku.
Dan kubawa kau seperti diriku.
Walau hati ini t'rus menangis.
Menahan kesakitan ini.
Tapi ku lakukan semua demi cinta.
Akhirnya juga harus ku relakan kehilangan cinta. sejatiku
Segalanya t'lah ku berikan.
Juga semua kekuranganku.
Jika memang ini yang terbaik.
Untuk diriku dan dirinya.
Kan ku t'rima semua demi cinta.
Jujur, aku tak kuasa.
Saat terakhir ku genggam tanganmu.
Namun yang pasti terjadi.
Kita mungkin tak bersama lagi.
Bila nanti esok hari.
Ku temukan dirimu bahagia.
Ijinkan aku titipkan kisah cinta kita selamanya 🎶
Lagu ke dua pun telah di nyanyikan dengan sangat menghayati. Roni merasa ada yang berat di dadanya nyesek. para pengunjung cafe pun sampai terharu dan terbawa emosi melihat ekspresi wajah Roni.
Setelahnya Roni langsung kembali ke meja dimana ada Vandy yang masih setia duduk memperhatika Roni.
" Loe lagi ada masalah ?" Tanya Vandy saat Roni sudah duduk di hadapannya.
" Hati gue nyesek Van, bertahun tahun gue coba melupakan. tapi apa? gue gak bisa. Bayangnya selalu ada, gue nyesek. "
" Siapa sih?" Tanya Vandy melihat Roni kalut dengan mencekram rambut kepalanya.
" Mantan gue."
" Ya elah... Mantan mah buang kelaut aja, kayak gak ada gadis lain aja, loe tu cakep, banyak cewek yang mau sama elo, liat ne sekeliling banyak yang naksir sama loe.
loe tinggal buka hati aja. " Cerocos Vandy.
" Gak bisa gue, gue udah nyoba tapi gagal . Heran gue sama hati gue. "
" Ato kalo gak gitu loe ajak balik aja. "
" Dia udah mau nikah. " Jelas Roni lemas mengucapkan kata kata nikah
" Lha OON dia aja bisa move on, malah loe kayak gini. Bodoh loe ." Ceplos Vandi.
Roni bangun dari duduknya dan meminum segelas air putih yang ada di meja.
"Mau kemana loe?" TanYa Vandi kemudian.
" Nyayi lah! biar gaji gue full. "
Roni mulai kembali ke atas panggung
🎶Kupejamkan mata ini
Mencoba 'tuk melupakan
__ADS_1
Segala kenangan indah
Tentang dirimu
Tentang mimpiku
Semakin aku mencoba
Bayangmu semakin nyata
Merasuk hingga ke jiwa
Tuhan, tolonglah
Diriku
Entah di mana dirimu berada
Hampa terasa hidupku tanpa dirimu
Apakah di sana kau rindukan aku?
Seperti diriku yang selalu merindukanmu
Selalu merindukanmu
Tak bisa aku ingkari
Engkaulah satu-satunya
Yang bisa membuat jiwaku
Yang pernah mati
Menjadi berarti
Namun kini kau menghilang
Bagaikan ditelan bumi
Tak pernahkah kau sadari
Arti cintamu untukku?
Entah di mana dirimu berada
Hampa terasa hidupku tanpa dirimu
Apakah di sana selalu rindukan aku?
Seperti diriku yang selalu merindukanmu
Selalu merindukanmu
Entah di mana dirimu berada
Hampa terasa hidupku tanpa dirimu
Apakah di sana selalu rindukan aku?
Seperti diriku yang selalu merindukanmu
Selalu merindukanmu
Entah di mana dirimu berada
Hampa terasa hidupku tanpa dirimu
Apakah di sana selalu rindukan aku?
Seperti diriku yang selalu merindukanmu
Selalu merindukanmu***. 🎶
by Arilasso ( hampa )
Roni memilih lagu sesuai isi hatinya kembali dan itu membuat Vandy menepuk jidatnya mendengar nyanyian dari Roni
" Gila ! lagu galau lagi ne... ampun nie anak, galaunya kebangetan. " Gerutu Vandy.
__ADS_1
-----------------bersambung --------------