
Rendy mengajak Inez untuk makan di luar, anggap aja untuk tahap awal perkenalan,Rendy ingin mentraktir Inez untuk makan pagi.
" Kamu mau makan apa ?" Tanya Rendy setelah mereka duduk di cafe dekat dengan kantor Roni.
" Aku sih sudah sarapan mas. " Jawabnya malu-malu.
" Ok deh mau minum apa kamu ?" Rendy mencoba menawarkan sesuatu yang lain.
" Kopi aja deh ! biar gak ngantuk !"
" Ok."
Rendy akhirnya memesankan kopi sesuai dengan permintaan Inez dan tak harus menunggu lama karna pesanan mereka sudah tiba di meja mereka .
" Kamu gak makan?" Tanya Inez yang ternyata melihat pesanan Rendy sama dengan dia, secangkir kopi panas.
" Gak ah ! tadi aku sudah sarapan kok " Jawabnya sangat singkat. Rendy memutar-mutarkan bola matanya sejenak untuk berfikir kira-kira memulai obrolan dari mana. Dia merasa canggung sendiri.
" Oh ya, seperti yang di bilang Roni tadi, aku lagi cari istri jadi kalo kamu gak keberatan ....."
" Mas !" Inez memotong perkataan Rendy.
"Ya. ?" Rendy bingung kenapa kata katanya di penggal gitu aja.
" Sebelum terlalu jauh, biar Inez perkenalkan diri Inez sendiri sama mas, paling gak mas bisa mutusin mau terusin apa gak, kalo aku sih ok-ok aja, selama cowok itu baik, dan aku yakin orang di sekitar Pak Roni pasti orang baik. " Rendy tersenyum mendengar perkataan Inez yang panjang lebar. Inez menarik nafas panjang sebelum memulainya .
" Nama ku Inez Wijayanti .... aku asli orang Surabaya, umurku menginjak 30 tahun."
" What?? APA ??" Rendy terkekeh kaget mendengar usia wanita itu, Inez juga kaget mendengar suara Rendy yang sangat melekit ditelinganya.
"ok lah usia aku gak masalah. " Kata Rendy kemudian membuat Inez lega. Rendy memang tidak masalah dengan usia Inez toh Inez juga tidak terlihat tua, hanya saja dia sedikit lebih dewasa dibandingkan Rendy.
" Daannn...Aku seorang Single parent.." kata kata Inez melemah takut Rendy akan lebih Syok.
Mata Rendy melongo seakan tak percaya. "AAAPAAAA???" Triaknya " Single What ? "
__ADS_1
Inez langsung bagkit dari tempat diduduknya, Melihat expresi Rendy,Inez sudah bisa menebak kalo Rendy sangat keberatan dengan statusnya. " Saya permisi." Pamit Inez dan Rendy sama sekali tidak berusaha mencegahnya. Rendy masih terpaku. " Masa aku udah lama jomblo eh ujung-ujungnya dapet janda." Pikirnya sambil mengacak acak rambutnya.
*****
Roni langsung masuk ke dalam ruangan kerja Roni, di dalam dia masih melihat Syheril. Roni dan Syheril pun sangat terkejut melihat Rendy yang sangat marah.
" kenapa kamu Ren? " Tanya Syheril.
" Eh Ron, bener-bener ya kamu !! sengaja buat aku malu ?" Tutur Rendy tanpa memperdulikan Syheril.
"Ada apa sih? gak ngerti aku ?"
" Tenang Ren... sini duduk dulu. " Syheril menyela dan mencoba menenangkan Rendy, Syheril mengelus ngelus dada Rendy untuk menenangkannya.
" Syheril !! apa.an sih. " Roni tidak terima dengan tindakan Syheril dan sedikit memecingkan matanya melihat Syheril.
" Rendy doang ini mas, masa iya cemburu. " Syheril tersenyum melihat tingkah Roni.
Rendy sudah duduk di Sofa sementara Syheril dan Roni masih berdiri saling menatap, Syheril melebarkan senyumnya melihat tingkah konyol Roni.
" Eh, kalian! aku ini lagi ngambek lho !!! kok kalian malah cari topik sendiri sih." Rendy kesal.
" Gini...."
bla...
bla...
bla...
Rendy menceritakan semuanya pada Roni dan Syheril perihal Inez.
"Jadi tolak ukur kamu cari istri itu seperti itu." Tanya Roni santai
" Ya bukan gitu sih, ya aku kaget aja, apalagi kalo sampek mama papa tau , aduch bisa di bunuh aku. " JeLas Rendy
" Gak lah kalo menurutku orang tuamu lebih menghormati keputusan anak. " Ucap Syehril.
" Tauk ah pala ku pusing. " Rendy memegang kepalanya dan sedikit menjambaknya.
__ADS_1
" Lah, terus sekarang di mana Inez ?" Tanya Roni.
" Tau ! kayaknya dia kaget saat melihatku Syok, jadi dia langsung pergi."
" Gak gentle banget sih kamu Ren." Cela Roni.
Roni mencoba menghubungi Inez tapi gak ada jawaban. Roni pun jadi kepikiran takut kalo terjadi apa apa.
" Trus sebenernya kalo dari kamu sendiri gimana ? mbak Inez itu baik lho. " Tanya Syheril mencoba mengorek Rendy.
" Cantik sih, baik juga cuman .... "
" Kalo menurutku kalo memang kamu suka, ya udah setatus itu nomer kesekian... lagian dia itu setia banget lho sejak di tinggal suaminya meninggal "
" Jadi suaminya meninggal ??" Rendy terlihat iba mendengar alasan Ines menjadi janda.
" Iya suaminya meninggal karna sakit." Sahut Roni setelah dia putus asa tak bisa menelpon Inez.
" Trus aku harus gimana?"
" Mana kita tau! lah tu hati kamu gimana?"
" Aku sih gak masalah , eh oy dia udah punya anak belom, mampus aku masak iya buy one get one."
" Belom, dia mah janda kembang. "
" Coba aku ngomong sama mama papa deh, kalo mereka setuju baru aku deketin Inez "
" Gitu juga boleh." Roni setuju dengan pertimbangan Rendy, ya mending gitu, dari pada uda di kejar duluan malah gak dapet restu jadi berabeh deh.
.........................‮Sαππβ¤π9.....................
Nah.... gimana nie readers menurut kalian di Rendy bakal dapet restu atau sebaliknya....
Ada yang kasian gak nie sama Rendy yang lama gak dapet pacar eh eh.... malah di kasih janda sama si Roni😅😅
Jangan lupa like dan coment ya biar semangat
makasih 😇😇😇
__ADS_1