Kaulah Takdirku

Kaulah Takdirku
' Badai pasti berlalu '


__ADS_3

 Setahun Kemudian


 


Syheril dan Roni memang mencoba menjalin hubungan baru, setahun terakhir ini mereka melewati dengan bahagia tapi tetep saja Syheril masih belum bisa melupakan Dhika.


Setiap hari dia selalu pergi ke makam Dhika, entah bersama Roni ataupun sendirian. Roni sama sekali tak keberatan kalau Syheril masih belum bisa melupakan Dhika, karna Roni paham bahwa sekali Syheril mencintai dia pasti akan sulit melupakan.


Orang tua Dhika pun akhirnya mendapat persetujuan dari ibu Roni untuk mengangkatnya menjadi anak angkat, bagaimana tidak mereka mengajak orang tua Syheril berkunjung kerumah Roni tanpa sepengetahuan Roni. Awalnya memang ibu Roni sedikit menolak, tapi akhirnya dia setuju karna melihat ketulusan orang tua Dhika, apalagi orang tua Syheril yang ikut meyakinkannya dan lama kelamaan pun Roni yang mengetahui semua itu hanya bisa pasrah dan berbuat yang terbaik untuk ke tiga keluarganya.


Kini Roni telah bekerja di perusahaan milik keluarga Dhika, ya seperti yang Dhika impikan dulu, semua milik Dhika kini menjadi milik Roni. Semua kadaan sudah kembali normal seperti dulu, orang tua Dhika pun sekarang juga sudah lepas dari masa terpuruknya, sama seperti Syheril.


Roni mencoba dengan sangat keras agar bisa membahagiakan mereka semua, tentunya dengan tindakan kasih sayang yang dia berikan.


Malam ini adalah malam yang spesial untuk semua orang, karna malam ini adalah malam resepsi pernikaha Syasya dan Egi, setelah tadi pagi mereka mengikrarkan ijab Kabul yang akhirnya mereka syah menjadi suami-istri.


Dalam gedung yang bisa si bilang mewah dan juga elegan dengan kosep full bunga di setiap sudut ruangan.



Maklumlah Egi dan Syasya sama-sama dari keluarga yang berada dan kaya, mereka ingin memeriahkan pernikahan anak pertama dari keluarga Egi, dan anak kedua dari keluarga Syasya. Kalo kakaknya Syasya si Rendy mah jangan di tanya. Masih jomblo dan sempet gerundel pas adeknya nikah duluan.


Terlihat di resepsi ini pun Rendy masih menekuk mukanya, Syheril dan Roni menghampirinya setelah mereka bersalaman dan foto bareng dengan sang pengantin.


" Woi !!! " Syheril menepuk pundak Rendy yang memang lagi gak mute. " Muka di teguk aja kamu Ren." Kata Syheril kemudian.


" Tau ni, ini acara bahagia adik tersayang kamu. " Imbuh Roni.


" Tauk ah !! Gak ada yang ngerti perasaan ku." Runtuk Rendy kesal.

__ADS_1


" Harusnya kamu itu ikut seneng adek kamu nikah, nah sekarang kita jadi saudara." Kata Syheril.


" Gak gak gak harusnya aku yang nikah duluan, kenapa sih aku jombloh terus." Rengeknya kayak anak kecil.


" Ntar aku kenalin sama temen aku deh." Kata Roni melegakan Rendy.


" Serius !!!" Rendy langsung menanggapi serius ucapak Roni.


" Iya, kalo ada yang jomblo tapi ... "


" Ah!!! sama aja bohong. "


" Eh, di kantor ada ne cewek single." Ucap Roni setelah mengingat-ngingat teman kantornya.


" Oh ya? Kenalin dong kenalin." Rendy langsung semangat girang mendengar ucapan Roni. " Cantik gak?" Tanyanya kemudian.


" Cantik, baik, semok, pokoknya mantap deh." Roni menunjukkan jempolnya kepada Rendy.


" Besok deh aku maen ke kantor kamu."


" Boleh-boleh. "


*****


Acara resepsi sudah berakhir dan kini Egi sama Syasya menginap di hotel yang telah disiapkan oleh keluarga mereka. Biar leluasa gitu maklum manten baru gak ada yang ganggu.


" Mas- " Panggil Syasya.


" hmmm "

__ADS_1


" Kalo di pilem-pilem korea itu, abis nikah kayak gini yang cowok bantuin lepas baju pengantin ceweknya mas"


" Terus..." kata Egi sedikit cuek sambil mulai membuka kancing kemejanya.


" Ya terus , ayok mas bantu lepas baju ini, nanti juga tau sendiri kelanjutannya gimana !" Kata Syasya kesal.


Egi tersenyum melihat Syasya yang kesal dengan wajah yang imut menurutnya.


" Kamu agresif juga ya sya. " Kata Egi tersenyum tipis..


Syasya pun tersenyum melihat senyum Egi.


" Ya kan KePo." Ucap Syasya manja.


Egi mendekatkan wajahnya ke Syasya yang duduk di samping ranjang pengantin yang penuh dengan bunga.


" Kepo banget apa kepo aja? " Tanya Egi menggoda.


" Ah kelamaan ah mas." Syasya langsung mendekatkan bibirnya sendiri ke bibir Egi, Egi Syok banget dengan tindakan Syasya yang tiba-tiba seperti itu, padahal ini jatah diah buat bringas.


" Tunggu. " Kata Egi melepas ciuman Syasya.


" Kenapa ?" Syasya bingung.


"Biar aku aja yang mulai."


Egi tersenyum tipis, Kini Egi yang mulai mencimun bibir Syasya dengan lembut awalnya tapi lama-lama ciuman iTu menjadi memanas, Mereka saling membalas ciuman saling melumat bibir dan menikmati dan. . .


🎶 o..oo apa yang terjadi terjadilah 🎶

__ADS_1


>>>>>>>>>>>BERSAMBUNG<<<<<<<<<<<<


__ADS_2