
Senin adalah hari paling sibuk untuk semua orang, mulai ibu rumah tangga, anak sekolah, para mahasiswa dan juga pekerja kantoran. Seperti Roni yang sudah berangkat kerja pagi-pagi sekali dengan semangat yang baru dia melajukan mobilnya ke kantor. Dan sepagi apapun dia berangkat yang namanya macet tidak mungkin dia hindari.
Setelah membuka pintu ruangan kerjanya betapa terkejutnya dia melihat sosok lelaki yang sudah ada diruang kerjanya dan duduk di kursinya. Roni sampek gak abis pikir melihat lelaki itu. Lelaki itu melihat Roni dengan tajam.
" Kamu, ngapain di sini pagi pagi?" Tanya Roni yang tidak abis pikir melihat Rendy mampang disana sepagi ini.
" Katanya mau kenalin sama yang single." Jawab Rendy nyenggir, saking pinginnya dapet cewek.
" Ampun nie anak !" Roni menepuk jidatnya sendiri seakan tidak percaya tekat Rendy. " Tapi ya gak pagi-pagi amat kayak gini, kalee !"
Rendy berdiri dari singgahsana Roni dan menghampirinya. " Lebih cepat lebih baik, itu kata pepatah. " Balas Rendy cengar cengir tepat di depan Roni.
" Dasar. " Roni berjalan duduk di singgahsananya menjauhi Rendy. Sementara Rendy duduk santai di sofa yang ada di depannya.
" Ayok dong, panggilin karyawan kamu. " Rendy terus merengek tanpa memperdulikan kesibukan Roni. Sementara Roni hanya melirik ke arah Rendy sampai akhirnya ada yang mengetuk pintu ruangan kerja Roni.
Mata Roni dan Rendy tertuju pada perempuan yang masuk itu. mata mereka hampir tak berkedip melihatnya. Roni pun langsung bangkit dari kursinya dan menghampiri perempuan itu sementara Rendy masih terpaku melihat perempuan itu.
" Kamu...." Roni tak sanggup melanjutkan kata katanya.
Syheril mulai mencoba beberapa pose dengan PD nya. di depan Roni dan Rendy.
" Kenapa mas ?" Tanya Syheril pada Roni.
" Mas, kamu panggil aku mas ?" Roni seakan tidak percaya. Sementara Rendy hanya mengulang kata mas dengan mulutnya tanpa suara seakan tak percaya, ya... melihat tingkah Syheril selama ini gak mungkin rasanya.
"Iya mas Roni, mulai sekarang aku sudah belajar memakai hijab tapi ya mohon maaf masih belom bisa tertutup sempurna dan aku juga belum ada koleksi baju panjang." Tutur Syheril menjelaskan " ...dan mulai hari ini aku panggil kamu ' Mas' ya, kan sebentar lagi kamu mau jadi imam ku. " Lanjutnya.
__ADS_1
Roni pun memeluknya bahagia mendengar ucapan Syheril dan sesekali mengecup kening Syheril.
"Ehemmm...Ehem... " Rendy berdehem merasa terabaikan oleh kawannya. " Mulai deh drama kebanyakan liat drakor kalian kayak Syasya. " Celtuknya .
" Maap maap! Maklum kebahagian yang belum pernah kamu nikmati memang sulit kamu rasakan. " Roni mengejek Rendy halus.
" Sialan. "
Mereka pun duduk di sofa bertiga dan terus-terusan Rendy merengek minta panggilkan karyawan Roni yang sudah Roni janjikan.
"Mana Ron, cepet dong. "
" Sabar!"
" Apaan?" Tanya Syehril penasaran.
" Si singgle , dia pingin ketemu. "
" He-em. " Roni tak sanggup berkata apa-apa jika melihat Syheril, matanya lemah seakan ingin cepat cepat nikah.
Tak lama kemudian ada Suara pintu terketuk. seorang perempuan yang terlihat dewasa memasuki ruangan Roni beberapa detik kemudian.
" Nah Ines sini. " Panggil Roni
" Baik pak." Ines langsung mendekat
" Ines, ini kenalin calon istriku. " Roni mengenalkan Syheril pada Inez, perempuan dewasa itu. Syheril pun merasa bingung kenapa dia yang jadi di kenalin bukannya Rendy.
" Nah, ini mbak Syheril kan ?" Inez berbalik melontarkan pertanyaan pada Roni. " Saya sudah kenal pak." Lanjutnya.
" Dulu kan kenalnya pacar nah sekarang ini sudah calon istri dan kamu liat dong dia memakai kerudung." Roni masih belom sadar akan tingkahnya yang konyolnya.
__ADS_1
Syheril hanya menganggukan kepala gak habis pikir sementara Inez hanya tertawa kecil.
" Iya iya udah, STOP DRAMA." Sela Rend. " Ini kan yang mau kamu kenalin ?" Tanya Rendy melihat IneZ dengan seksama.
" RENDY." Rendy mengurkan tangannya pada inez dan di sambut senyum dan uluran tangan Inez
" INEZ. " katanya
" Inez , ini temen aku, dia lagi cari istri bukan pacar dan itu membuatku langsung ingat sama kamu. " Jelas Roni
" Tapi pak, saya ..."
" Udah gak ada tapi tapi, sekarang kalian jalan aja gih sapa tau kalian cocok kan jadi enak, aku gak repot. " Kata Roni
" Ayuk. " Ajak Rendy yang memang langsung terpesona dengan sosok Inez yang terlihat dewasa dan matang, tapi juga sangat manis.
" Tapi pak, kerjaan saya ...."
" Udah untuk hari ini kamu saya kasih cuti. Kalian cepet pergi aja." kata Roni seakan menyuruh cepat pergi.
" Baik lah pak, terima kasih. " Inez tersenyum malu.
" Udah, ayok. " Ajak Rendy.
Rendy dan Inez pun keluar dari ruangan Roni, Sementara Roni dan Syehril hanya saling memandang.
" Kenapa mas? aku jelek pake hijab gini ?"
" Cantik sayang, cantik banget." Jawaban Roni membuat Syehril tersipu malu.
.......................83R$@ππβ¤9.....................
__ADS_1
Jangan lupa like nya readers....😘😘😘😘