KEJORA UNTUK REYGAN

KEJORA UNTUK REYGAN
BAB 10 Baper


__ADS_3

" PAPA, MAMA KONTAK PENSIL, AKU DI MANA ? HUWAAA !"


Tangan Reygan sontak menutup telinganya rapat-rapat kala teriakan melengking menggema di dalam rumah besarnya. Mata tajamnya menatap Rio, adiknya yang berlari di atas lantai dua rumahnya


" Kamu taruh di mana sayang, " Mama menghampiri Rio


Rio mengusap air matanya yang mengalir di Pipi tembamnya Hidungnya kembang kempis, " Rio nggak tau,"


Rio menepuk dahinya. ialah Pelakunya Tadi waktu mau berangkat sekolah, Reygan kehilangan alat alat tulisnya. alhasil kamar dua adiknya Rio dan Raina yang menjadi sasarannya, Mampus gue Bakal diamuk bokap nih, ! batinnya


" Assalamualaikum, Rio !


Reygan memutar tubuhnya saat mendengar suara bariton yang tak asing lagi di telinganya Begitu manik matanya melihat siapa pria yang berdiri di ambang Pintu, Reygan meneguk ludahnya dengan susah Payah


" kotak Pensilnya katanya hilang nggak tau ke mana hilangnya," jelas Mama sembari mengusap Punggung Rio


Pria itu menghela napasnya dengan kasar ia menggendong Rio untuk memenangkannya," Jangan nangis lagi ya. Nanti Papa beliin yang baru Mau yang apa ? Spiderman atau Superman,"


Gelengan kuat Rio tunjukkan, membuat Pria itu menghela napasnya kasar," Rio mau yang Punya Rio sendiri Nggak mau beli lagi,"

__ADS_1


Reygan yang sedari tadi menyaksikan drama keluarganya ini hanya, bisa menggaruk telinganya yang tidak gatal. jemarinya mengambil satu buah kotak Pensil motif Spiderman ia melangkah menaiki satu Persatu anak tangga yang menghubungkan ke kamar Reygan


" Lo cari ini, kan cil, ? Reygan memperlihatkan kotak Pensil tersebut ke arah Rio


Rio mengerjapkan matanya berkali-kali. Tangan mungilnya mengusap jejak air matanya yang mengaburkan penglihatannya


" ABANG ! INI KAN PUNYA RIO,"


Reygan menutup kedua telinganya. ia melirik sang Papa yang menatapnya seolah akan memakannya ia menyengir. " Ta-tadi Pulpen Reygan hilang Pa. Makanya Reygan ambil Punya Rio,"


" sekali lagi Papa tau kamu ambil barang adik kamu, Papa usir kamu dari sini ! ancam Papa


Dengan sisa-sisa air tangisannya, mata belonya menatap isi kotak Pensilnya Rio kembali mengeluarkan tangisannya membuat Reygan Spontan menutup kedua telinganya untuk kesekian kalinya, " DI SINI KAN ADA UANG TABUNGAN RIO ABANG UANG RIO KE MANA ?


Reygan menunduk takut, " A-nu t-tadi buat Pergi ke kelas sama temen-temen Pa, Ma,"


" APA ? teriak Mama kaget. Rio kembali mengeluarkan tangisannya membuat Mama tak segan-segan menjewer telinga Reygan


" REYGAN ! NANTI MALEM KAMU TIDUR DI LUAR ! teriak Papa.

__ADS_1


...•••••...


Malam itu, Ana menginap di rumah Kejora dengan alasan belajar bersama untuk ulangan besok. Kejora sudah menerangkan banyak materi Pelajaran Ekonomi ke Ana. Namun tak satu pun Ana menangkapnya Kejora melempar buku Ekonomi dengan kesal, " Dari tadi gue ngomong capek-capek lo ngapain Aja ! Langsung aja deh Buka buku halaman delapan Puluh kerjain uji kompetensi dulu,"


Ana mendengkus dan menutup bukunya dengan sebal, " Belajar besok ajalah yuk Ra Gue lagi boring banget sumpah ! ia menutup Paksa buku Kejora, matanya memicing menatap Kejora curiga," Gue mau nanya dong. Lo Pacaran sama Reygan," tanya Ana sedikit berisik


Kejora langsung melebarkan bola matanya, " KATA SIAPA .... " Ana membungkam mulut Kejora dengan tangan kanannya


" Berisik ! Bego Ayah lo lagi tidur,"


Kejora menghempas tangan Ana yang membungkam mulutnya, " Bau banget tangan lo,"


Ana menyengir kuda, " Gue nggak cebok Pas berak,"


" Lo .... "


Ana berdecak, " Canda ! Balik ke awal lagi, lo gimana ceritanya bisa di ... " Ana menyatukan jemari tangannya kemudian menempelkan bibirnya," Tau, kan Ra maksudnya ? Kejora mengalikan Pandangannya," jawab, Ra Malah diem aja, " Ana menarik dagu Kejora


" Bukannya gue nggak bisa jawab Ana, Tapi gue baper kalau ngingetin itu,"

__ADS_1


" OMG,"


...•••••...


__ADS_2