KEJORA UNTUK REYGAN

KEJORA UNTUK REYGAN
BAB 11 I LIKE YOU


__ADS_3

BESOK adalah ulangan terakhir semester satu. Kejora membolak-balikkan buku sejarah di hadapannya ia merebahkan kepalanya di atas lipatan tangannya itu," Saking bingungnya gue nggak tau harus belajar bagian mana dulu,"


Alarmnya berbunyi ia menatap jarum jam menunjukkan setengah dua siang, " Gila, gue lupa ! ia menepuk dahinya, lalu mengambil spray Penyiram tanaman yang ia letakkan di atas meja nakas. cewek itu langsung berjalan cepat menuju jendela kamarnya, " Yah, layu, " ia memegang Pot tanaman bunga itu dengan sedih, Barang Pemberian Reygan benar-benar dirawat oleh Kejora. Sangat sayang jika bunga secantik ini dibuang


Kejora sudah mengganti Pasir yang diberikan Reygan dengan tanah subur dan sering memberikan Pupuk. Bahkan Kejora membuat jadwal menyiram tanamannya, Ralat tanaman Pemberian Reygan


Di Pot tersebut tertera tulisan, R & K sudut bibir Kejora terangkat membentuk seulas senyuman tipis Namun tak lama dari itu, Kejora membuyarkan semuanya dan menepuk Pipinya berkali-kali. " Inget Kejora Dia itu Cowok buaya darat satu Cewek aja nggak Cukup bagi dia,"


...•••••...


Reygan berjalan seorang diri menyusuri koridor dengan tangan yang ia masukan ke dalam saku celananya. Rambutnya berantakan seperti biasa. Bisa dibilang Reygan itu manusia sedeng. Bagaimana tidak ? Dibilang bad boy, tidak dibilang good boy ? Mana mungkin


Sudut bibirnya terangkat lantaran mata sipitnya tak sengaja menangkap Pergerakan Kejora yang kesusahan membawa satu tumpuk buku Paket diyakini itu adalah suruhan dari Pak Fery. Langkah jenjangnya menghampiri Kejora. Dengan satu gerakan kaki kanannya menyelip Pada sela-sela kali Kejora, membuat cewek itu hampir Jatuh jika Reygan tidak menarik tas Kejora


Kejora menoleh cepat, " Mau gue lempar Pake buku satu tumpuk lo ?"


" Yang Penting lo nggak Jatuh, kan ? Untung ada gue, " Reygan menarik-turunkan alisnya


" Lo itu ya .... "


" YA ALLAH YA KARIM REYGAN INI MASIH PAGI NAK UDAH MAIN MODUS AJA CIE ! CIE ! Pekik Miko yang baru saja datang bersama Ardian. Miko menatap Kejora dengan alis yang ia naik-turunkan. Tangan kanannya bergerak mencubit Pipi Kejora Dan tentunya, Miko dihadiahi tampilan keras dari Reygan


" Cabut lo ! usir Reygan


Miko tak memerdulikan Reygan, ia menundukkan kepalanya dan menatap intens Kejora, " Ra, gue bilangin, Jangan mau sama Reygan dia kentutnya bau, " bisiknya


Ardian memutar bola matanya malas. Cowok tersebut menarik rompi yang dikenakan Miko, " Cabut, jangan ganggu orang mau jadian,"


" CIE, CIE ADA YANG MAU JADIAN TOH AYO JOK, PERGI KITA MOJOK SENDIRI DI BELAKANG, "

__ADS_1


" Belok lo berdua," maki Reygan


Kejora menoleh sebentar ke arah Reygan. Kemudian melenggang Pergi Namun. langkahnya terhenti saat merasa adat bergerak di saku roknya. ia menunduk dan melihat sebuah tangan baru saja keluar dari dalam saku roknya


" Ra, " Panggil Reygan, " Lo nyadar nggak,"


" Apa, " tanya Kejora


Reygan mendekatkan wajahnya tepat di depan wajah Kejora, sontak cewek itu memundurkan sedikit kepalanya. Cowok itu menyentil Pelan kening Kejora," Ra, masuk kelas udah bunyi dari sepuluh menit yang lalu,"


...•••...


Pintu Ruang BK terbuka, menampilkan dua orang yang baru saja keluar. Untuk kedua kalinya, Reygan dan Kejora mengerjakan ujian di dalam ruangan BK karena alasan terlambat.


" Jauh-jauh lo dari gue, " ucap Kejora sebal kepada Reygan


" BUAYA DARAT ! SINI, WOI ! MAU MABAR NGGAK ?" Teriakan yang begitu familiar memotong kalimat ucapan Reygan. Cowok tinggi tersebut menolehkan kepalanya dan mengikuti Miko dan Ardian. Reygan meninggalkan Kejora dan melenggang pergi menghampiri kedua sahabatnya


Kejora juga hendak melenggang Pergi, tapi ia urungkan saat teringat apa yang dimasukan Reygan ke saku roknya. jemari lentik cewek itu merogoh saku rok. Garis kerut tercetak jelas di keningnya. ia menatap bingung permen Kiss yang berada di atas telapak tangannya


I LIKE YOU


inilah tulisan tertera di bungkus Permen itu. Kejora menolehkan kepalanya, di kantin Mak Gendut, ada Reygan dan dua sahabatnya Begitu mata Kejora menangkap Reygan yang turut menatapnya cewek itu mengalihkan Pandangannya. Kejora menghela napasnya, munafik kalau dirinya tidak baper. Mungkin Perlakuan Reygan memang sederhana tapi hal ini mampu menerbangkan Perasaannya


" Kejora !" Kejora membalikkan badannya lantaran suara bariton terdengar. Dari jarak lima meter, Bara berjalan ke arahnya dengan susu kotak rasa Vanila. Tangan terulur menyodorkan susu kotak yang ia bawa, " Buat, lo,"


Bara menoleh kaget lantaran susu kotak yang ia Pegang terlempar masuk ke dalam tong sampah. Tendangan kecil Pada kakinya ia rasakan. Reygan menarik kerah baju Bara, " Cabut lo !" usir Reygan


Kejora menatap Reygan bingung. Dari kapan cowok nih dateng ?

__ADS_1


Reygan menatap tajam Bara. ia menarik Pundak Bara ke arahnya Dengan Perlahan Reygan memasukkan sesuatu ke arah saku celana Bara dan tentunya tidak disadari oleh empu, " Lo milih jauhin Kejora atau gue remukin badan lo Pilih tangan kanan gue atau tangan kiri gue, " Reygan mengepalkan tangannya serta merenggangkan otot-otot lehernya


Bara meneguk ludahnya dengan susah Payah. Cowok itu menggelengkan kepalanya dengan cepat, memilih kabur daripada harus babak belur di tangan Reygan. Reygan Tersenyum miring. Bara tidak tahu saja apa yang dimasukannya ke dalam saku celana Bara


" YA ALLAH KACAMATA BAPAK DI MANA,"


Reygan dan Kejora lantas menolehkan kepalanya saat mendengar Pekikan dari mulut Pak Fery, ". Tuh, Tuh Pak ! Di bawa, Bara tadi saya liat Bara nyuri kacamata Bapak di lemari masjid, " ucap Reygan seraya menunjuk Bara yang diam dengan menatap kacamata di tangannya


" BARA ! BALIKIN KACAMATA BAPAK DASAR ANAK NAKAL,"


Reygan tertawa kencang saat melihat Bara hanya diam seperti Patung orang bodoh. ia menoleh menatap Kejora yang berdiri di sampingnya


" Lo jangan deket sama dia lagi. Dia bahaya buat fisik lo Tapi .... " Reygan menunjuk dada Kejora, " Bahaya buat hati lo,"


Kejora menatap Reygan bingung," Lo ngomong apa ? Gue nggak ada alasan buat jauhin dia,"


" Gue nggak nyuruh lo jauhin dia Tapi jangan terlalu deket sama dia,"


" Karena alasan tadi ? Kejora menatap Reygan aneh, lalu tertawa Pelan


Gelengan dari kepala Reygan membuat Kejora mengerutkan dahinya, " Bukan itu,"


" Terus, "


Reygan memajukan langkanya hingga ujung sepatu miliknya dengan ujung sepatu Kejora saling menempel. ia meraih telapak tangan Kejora. jemarinya menunjuk Permen di atas tangan Kejora, " Lo tau artinya tulisan ini apa Kejora ? Kejora langsung mengangguk, " kayaknya nggak cukup kalau lo cuma tau artinya aja tanpa tau maknanya,"


jantung Kejora berdebar sangat kencang saat deru napas Reygan mengenai Permukaan wajahnya, jaraknya yang begitu dekat membuat Kejora diam tak berkutik


" Gue, itu " Reygan menunjuk dirinya sendiri, " Suka," kali ini Reygan mengangkat dua jarinya membentuk finger heart, " Sama lo, " Reygan mencolek hidung Kejora

__ADS_1


__ADS_2