
BEL Pelajaran kedua berbunyi. seluruh siswa-siswi kelas 12 IPS 3 berbondong-bondong keluar kelas karena kini sudah Pelajaran olahraga. Reygan melipat tangannya di depan dada sembari menatap Miko yang tampak kesusahan memakai baju olahraganya.
" Lo bisa make baju nggak sih ? Atau Jangan-jangan lo masih diPakein baju sama nyokap lo, ya ?" Reygan menatap Miko dengan tatapan memicing
Terdengar decakan sebal dari bibir Miko, " Banyak omong lo ! Bantuin gue ! sempit nih baju gue !
" Ogah banget bantuin lo " jawab Reygan dengan ketus, " Makannya jangan cuma makanan Mulu yang lo tau !"
" EMANG LO ? CUMA TAU CEWEK DOANG !" balas Miko tak mau kalah. Miko mengaduh kesakitan saat botol Plastik kosong melayang di kepalanya
" Buruan Gue hitung sampai tiga kalau nggak selesai Pakai baju gue tinggal ini !" ancam Reygan mengabaikan Miko, " Satu, " hitung Reygan mengabaikan Miko, " Dua, tiga ... " Reygan sedikit memutar kepalanya saat seorang cewek melintasinya. Reygan berdeham, ia menarik tangan Kejora hingga membuat Kejora menoleh
Kejora menatap tangannya yang dicekal Reygan, " Lo Pasti mau bayar uang kas, kan ? ia tersenyum gembira," Tumben ..."
" Kata siapa gue bayar uang kas,"
Kejora memutar bola matanya dengan bosan," Terus ngapain lo Pegang-pegang tangan gue segala,"
Reygan menatap tangannya yang menggenggam Pergelangan tangan Kejora. Kemudian cowok itu melepaskan tangan Kejora dan beralih melingkarkan tangannya di bahu Kejora, " Nggak apa-apa. Mau ke lapangan bareng gue nggak Kejora sekali-kali lo jalan sama cowok Ganteng," kata Reygan sembari menarik-turunkan alisnya
Kejora menatap Reygan dengan heran. Kenapa Cowok ini sangat Percaya diri ?
" Emang lo Ganteng ? tanya Kejora tertawa meledek, " Nggak ada orang ganteng bilang dirinya ganteng,"
" Ada gue buktinya, " ucap Reygan Percaya diri sembari menyugar rambutnya
Kejora menatap Reygan sebentar, kemudian memutar bola matanya malas. ia melangkah hendak keluar kelas sebelum tarikan Pada bahunya membuat Kejora kembali diam di tempat Reygan mendekatkan wajahnya di Kejora lalu berbisik ke arahnya," Jantung gue nggak aman kalau lagi di Posisi kayak gini Kejora Apa lo juga rasain hal yang sama kayak gue Ra ! Reygan mengundurkan wajahnya, " Lo nggak sadar nggak Kejora Gue kayaknya suka sama lo deh, " Kemudian ia melenggang begitu saja keluar kelas. Kejora mematung di tempat. Cewek itu menyentuh dadanya yang berdebar sangat kencang
" BAJU MURAHAN INI ! jerit Miko melempar baju olahraganya itu hingga membuyarkan lamunan Kejora, " MENDING PAKE BAJU PARTAINYA BOKAP KALAU KAYAK GINI ! ADEM NYAMAN LAGI, " Pekiknya kembali. Miko menggaruk tengkuknya tak enak saat melihat Kejora berdiri di depan Papan tulis sambil menatapnya aneh, " Lo masih di sini, Kejora ? Miko menoleh ke kanan dan ke kiri, " Reygan mana ?"
Kejora menunjuk ke luar kelas. Miko yang melihat itu Pun segera melenggang keluar menyusul Reygan. sedangkan Kejora, ia bernapas lega Cewek itu menyentuh dadanya yang berdebar kencang
Ucapan Reygan terngiang-ngiang di kepalanya. Kejora menggeleng kuat menepis Pikirannya. Tidak mungkin ia menyukai Reygan, Cowok aneh yang selalu membuatnya kesal, " Bangun Kejora ! Lo Pasti tadi malem kurang tidur makanya Pikiran lo ngelantur Kayak gini," sembari melangkah, Kejora mengetuk-ngetuk kepalanya
...•••••...
Sorakan meriah terdengar sangat heboh di lapangan futsal Satya Bangsa. Saat ini siswa kelas 12 IPS 3 sedang bertanding di area lapangan futsal. Reygan yang tengah menggiring bola futsal Pun menyempatkan dirinya untuk menoleh ke arah Penonton, kemudian mengedipkan sebelah matanya membuat siswi-siswi yang menyaksikan itu bersorak semakin heboh
" ADAW !" Pekik Reygan saat Miko menjambak rambutnya sangat kencang, " Anj ..... "
" Liat ! kita kebobolan bego !" Miko menoyor kepala Reygan Lantas, Reygan menunduk, ia terkejut saat melihat bola yang ia kuasai tadi tidak ada di bawah kakinya, " Nyari apa lo Tuh Bolanya udah masuk ke gawang kita !" Miko menunjuk bola yang masuk sempurna ke dalam gawang timnya
" Makanya ! jangan cewek aja yang ada di otak lo, " sahut Ardian yang melintasi Reygan
Reygan menatap timnya tak enak hati. ia mengambil bola futsal yang dipegang sang Penjaga gawang timnya. Kemudian, Reygan maju beberapa langkah dan menghadap sang kapten tim lawan, Aldo ketua kelas abal-abal kelas 12 IPS 3
" Rey, kalah kan lo ?" ledek Aldo Kepada Reygan
" Nggak usah sombong lo, Andi Hari ini kita bukan temen, " balas Reygan tak mau kalah sambil memeletkan lidahnya
" Andi, Andi ! Nama gue Aldo, " ucap Aldo kesal
" Bodoh amat,"
Suara Peluit berbunyi keras menandakan Pertandingan kembali dimulai. Sorakan- sorakan yang mendukung kedua tim tersebut terdengar sangat heboh. Reygan merebut bola yang Aldo kuasai
" REY ! OPER !" teriak Miko sembari melambaikan tangannya Reygan Pun mengopernya ke arah Miko. Lama saling berebut bolanya akhirnya Peluh kemenangan ditiup keras menandakan tim Reygan memenangkan Permainan ini
Napas Reygan tersenggal - senggal keringat cowok itu bercucuran hingga membasahi rambut tebalnya, Reygan menyugar rambutnya membuat beberapa siswi bersorak Terpesona. Reygan berdiri di hadapan Aldo dan mengangkat jempolnya, kemudian membalik jempolnya di depan wajah Aldo sebelum ia dan kedua sahabatnya melenggang Pergi
" Songong lo Buaya darat ! maki Aldo
" KALAH LO JUGA DASAR ODONG-ODONG," balas Reygan dari kejauhan. kini ia menyandarkan tubuhnya di dinding belakang kelas 10 sambil mengipasi wajahnya dengan sobekan kardus yang ia temukan, " Lo berdua harus berterima kasih sama gue. Kalau bukan karena gue kalah tim kita," Ucap Reygan sombong
Miko mencibikkan bibirnya sangat kesal,
" Menang atau nggak sama aja. Orang yang kita lawan temen kelas kita sendiri !"
Reygan menoleh kemudian ia menampar Pipi Miko dengan sobekan kardus yang ia Pegang
" Lo sih Kejora Gara-gara lo telat kan liat Pertandingan futsal anak kelas kita ! kesal seorang cewek tak jauh dari tempat Reygan berada
" Lah ? kok gue, "
" iyalah ! Siapa lagi ?"
Reygan menoleh saat mendengar suara cewek yang tak asing di telinganya. Lelah yang Reygan rasakan tiba-tiba hilang saat ia melihat Kejora
" SUKA DOANG, DIPACARIN KAGAK,"
Reygan tak memerdulikan Miko langkah kaki cowok itu menghampiri Kejora yang tengah berbicara dengan Ana. Kejora menoleh saat Reygan berdiri di hadapannya, kemudian ia memalingkan wajahnya kenapa dadanya berdebar sangat kencang ?
__ADS_1
" Kenapa baru dateng ? Lo lewatin Pertandingan gue tadi. Gue yakin kalau lo liat gue tadi Pasti terpesona, lihat gue," Ujar Reygan dengan Percaya diri
Kejora melipat kedua tangannya di depan dada, " Perasaan sama aja Mau main futsal atau nggak bakal ada yang berubah," Kejora menatap Reygan dengan tatapan meledek," Malah tambah lepek,"
" HAHAHA ! SADAR DIRI, REY ADA SAATNYA LO JELEK DI MATA YANG TELITI, " Teriak Miko menertawai Reygan
Reyhan menoleh, " DIEM LO !"
" WOI MINGGIR !
Kejora mendongak, ia melebarkan bola matanya saat melihat bola futsal melayang ke arahnya. Kejora mengangkat kedua tangannya untuk menutupi kepalanya. Namun setelah itu ia tak merasakan apapun di kepalanya justru yang Kejora rasakan adalah sesuatu yang sedikit keras di hadapannya.
" Woi ! Hati-hati lo kalau main futsal," Reygan menunjuk sekumpulan siswa yang berdiri di tengah lapangan Reygan menunduk, mengusap kepala Kejora, " Lo nggak apa-apa kan,
Kejora mendongak, objek Pertama yang ia lihat adalah wajah tegas Reygan. keduanya diam sesaat, mereka tak sadar jika tengah disaksikan oleh banyak orang. Para jajaran Pacar Reygan yang menyaksikan itu mematung di tempat. ini adalah hari Patah hati nasional bagi Pacar-pacar Reygan
" OMG, " Pekik Miko sembari menangkup Pipinya sendiri, " OMG, OMG SEBENTAR LAGI REYGAN KEJORA BAKAL BERLAYAR INI,"
Kejora gelagapan lantas cewek itu mendorong tubuh Reygan yang memeluknya. Reygan menggaruk tengkuknya yang dengan canggung
" CIELAH ! LO BISA SALTING JUGA SEUMUR-UMUR GUE KENAL LO GUE BELUM PERNAH LIAT LO SALTING INI BARU KALI INI," kata Miko meledek Reygan
Reygan langsung memelotot ke arah Miko," Bisa Diem nggak lo ?" Miko yang melihat itu lantas tertawa terbahak-bahak, disusul dengan Ardian yang terkekeh kecil
" OMG ! ARDIAN KETAWA," teriak Miko heboh
Ardian mengatupkan bibirnya dengan rapat, ia kembali memasang wajah datarnya
Reygan menatap Kejora, " Lo-lo nggak apa-apa,"
Kejora mengangguk dengan Canggung. ia merasa ada yang aneh Pada dirinya. Kenapa ia mendadak jadi Canggung seperti ini ? ini bukan seperti dirinya, " Nggak, Gue nggak apa-apa Ma-makasih, Udah nolongin gue, " Cewek itu membalikkan badannya hendak melangkah Pergi, Tapi tarikan Pada tangannya membuat ia kembali di tempat
Reygan sedikit membungkukkan badannya, ia menyelipkan anak rambut Kejora Kemudian berbisik ke arahnya
" Sama-sama BU Bendahara kesayangan Reygan,"
...••••••...
Kejora berdiri di ambang Pintu. seluruh Pasang mata siswa-siswi kelas 12 IPS 3 menatap Kejora dengan tatapan menggoda, mengingat kejadian manis di lapangan futsal tadi membuat mereka berasumsi jika Reygan dan kejora sebenarnya ada sesuatu
" Cielah ! Yang hatinya lagi berbunga-bunga sok-sokan Pake segala menghindar, " goda Miko menghampiri Kejora, " Gimana nih Ra Enak nggak Pelukan Reygan," tanyanya
" Nggak biasa aja Badannya bau !" Ucap Kejora jujur Mendengar itu. Miko tertawa terbahak-bahak. Lantas Reygan bangun dari tidurnya dan menatap Kejora tak terima
" Jangan Fitnah lo Ra ! Bahkan dari rumah gue Pakai Parfum satu botol, toko" Reygan membela diri, " Masa orang ganteng gini bau asem Yang ada Miko tuh, keteknya bau sampah nggak Pernah disanpoin saking lebatnya sampe buat sarang kutu di sana ! Tuduh Reygan menunjuk Miko menatap Kejora, " Lo Cuma gengsi aja makanya bilang Kayak gitu. Bilang aja kalau nyaman gue Peluk kan ? tebak Reygan
Kejora membulatkan bola matanya dengan malas, " Gue nggak minta di Peluk sama Lo,"
" Kalau nggak gitu kepala lo itu bakal kejatuhan bola futsal," jawab Reygan menunjuk kepalanya
" Kenapa lo nggak dorong gue aja, kalau gitu" Kejora Terkekeh, " Bilang aja lo modus," Lalu Kejora menunjuk wajah Reygan, " Lo suka, kan sama gue,"
Reygan menurunkan tangan Kejora dari depan wajahnya ia menatap Kejora dengan serius senyum mengejek yang tadinya terbit di bibir Kejora Perlahan memudar
" Kalau iya Kenapa,"
Miko yang menyaksikan itu dari arah mejanya Pun menangkup Pipinya
" OM .... " Ardian membekap mulut Miko
" Diem !" bentak Ardian sedikit memelankan suaranya.bkika tidak seperti ini Miko akan merusak suasana Miko adalah Perusuh andal Entah apa pun itu, Miko akan merusaknya dengan teriakan yang mampu mengejutkan semua orang yang ada disekitarnya
Reygan maju beberapa langkah dan di hadapan Kejora, " Kalau gue nggak suka sama lo mana mungkin gue lakuin itu semua buat lo ! Reygan menatap Teman-temannya kelasnya yang menatapnya juga, Cowok itu kembali menatap Kejora kemudian berkata," Lo suka rangkaian bunga ya," Kejora tak menjawab, Cewek itu sepertinya Terhipnotis dengan manik mata dan Pesona Reygan, " Soalnya Hati gue selalu berbunga-bunga saat di dekat lo," ucapanya diiringi senyuman tipis di bibirnya. Reygan mencolek hidung Kejora sebelum ia melenggang Pergi
" OMG ! BISA AJA TUTUP DETERJEN,"
Setelah melihat kepergian Reygan. Kejora menyentuh dadanya yang berdebar kencang Lagi dan Lagi jantungnya dibuat tidak aman saat di dekat Reygan. Melihat itu seluruh siswa-siswi kelas ini bersorak heboh apalagi Miko yang Paling heboh di antara mereka semua. Cowok itu berdiri di hadapan Kejora
" OMG KEJORA ! Miko bertepuk tangan," DAEBAK ! JANGAN DI RAGUIN LAGI TENTANG KEMAMPUAN GOMBALANNYA REYGAN BAKAL BISA BIKIN ORANG LUPA DUNIA. KEJORA CONTOHNYA,"
" kayaknya lo cocok kalau Kejora jadian sama Reygan. wajah mereka aja hampir mirip. Apalagi coba yang kurang ? sahut Aldo dari mejanya
" kurang akhlaknya, " Jawab Ardian dengan santai
Mendengar itu, Miko melempar gumpalan kertas ke arah Ardian ia sendiri yang bilang tidak boleh meledek Reygan tapi ia juga yang meledek Reygan inikah yang dinamakan laki-laki selalu benar ?
" Kejora, kalau lo sama Reygan, gue jamin dia bakal bucin terus sama lo Dia kalau serius sama orang nggak main-main ! kata Miko menyakinkan Kejora
" Emang dia Pernah serius sama satu cewek ? tanya Aldo
" Ya- Ya nggak sih, " Jawabnya kikuk," Tapi gue jamin Playboy kalau udah tobat bakal Serius jagain satu cewek,"
__ADS_1
" Gue nggak ada angan-angan buat jadi cewek Reygan. secuil Pun nggak ada Ngerti ! ucap Kejora lalu melenggang ke tempat duduknya
" Gue Pegang Omongan lo ya, Ra Awas aja kalau lo kemakan omongan sendiri, " Ujar Miko menatap Kejora dengan tatapan memicing
Kejora mendongak dan mengangkat jempolnya jangankan untuk menjadi kekasih Reygan mempunyai Perasaan secuil Pun tidak ada.
...•••••...
Bel istirahat berbunyi sangat nyaring. Siswa-siswi yang tadinya hanya berdiam diri di kelas sembari menunggu jam istirahat pun berhamburan menuju kantin. Reygan menarik satu kursi untuk ia duduki di depannya ada Miko dan Ardian yang baru saja mendudukkan dirinya di sana. Dering notifikasi Pesan yang bersumber dari Ponsel Reygan, mengalihkan atensi cowok itu. Reygan membaca Pesan yang dikirim dari grup WhatsApp-nya
...PACAR REYGAN 30 anggota...
Sintia, : Kamu masih di sekolah Reygan
Gita, : Sehabis Pulang sekolah jemput aku ya
Vita : Kemarin kamu ke mana aja Rey
Tina : Bulan depan kita tepat dua bulan Pacaran, Rey
...REYGAN KELUAR GROUP...
Kepala Reygan mau Pecah saat membaca Pesan dari Pacar-pacarnya Cowok itu memiliki keluar dari group Chat yang entah dibuat oleh Pacarnya yang ke berapa
" Cepet banget Perasaan berita sekecil apa pun pasti bakal masuk ke berita gempar SMA Kita. Contohnya Reygan belum jadian aja udah asal diklaim ada hubungan sama Kejora," ujar Miko sambil menyeruput jus jeruknya
" kayaknya nggak tau seheboh apa admin yang magang akun lambe SMA kita," Ucap Ardian
Reygan mengangguk menyetujui ucapan Ardian, " Kecoa mati pun gue rasa dimasukin ke media sosial," Ucapnya ia tersenyum, " Tapi nggak masalah kalau dimasukin ke berita lambe turah SMA Satya bangsa itu masih ada hubungannya sama gue dan Kejora,"
Miko meraup wajah Reygan," Yeeeu Seneng kan dan lo !"
suara gelak tawa dari gerombolan cowok-cowok dari meja seberang mengalihkan Perhatian Reygan, Miko dan Ardian
" Gue Pilih tantangan, deh ! Permainan apa ini ? kayak Permainan cewek ! ucap salah satu cowok bernama Bara," Buruan, apa tantangnya ? tanya Bara. salah satu teman Bara menoleh ke kanan dan ke kiri hingga ia berhenti Pada salah satu cewek yang duduk tak jauh dari mereka
" Berati deketin Kejora ! kalau lo berhasil buat Kejora Jatuh ke lo .... " ia berdeham, " Gue kasih duit
" Apa bedanya ini sama taruhan ? kekeh Bara, " Cuman gitu doang Gampang ?
" Awas aja lo Jatuh Cinta sama Kejora,"
Bara menggeleng, " Nggak. Gue Jatuh Cinta juga Pilih-pilih Mana mungkin gue mau sama orang yang kelihatan biasa aja,"
Reygan terbatuk-batuk. ia menoleh dan mendapati Bara yang tengah berjalan ke meja kantin yang Kejora duduki. Reygan berdiri dari duduknya ia meletakkan dengan kasar sendok yang ia Pegang. Miko dan Ardian yang tenang memakan makanannya Pun terkejut
Reygan berjalan menuju meja Kejora dan menepis tangan Bara saat hendak memegang tangan Kejora, " Mau ngapain ? tanya Reygan
Bara menatap Reygan dengan aneh," Lo yang mau ngapain,"
" Gue ada Perlu sama Kejora," Ucap Bara melirik Kejora sekilas
" Kejora nggak ada Perlu sama lo," jawab Reygan
Kejora yang merasa kurang nyaman pun berdiri dari duduknya menatap Reygan dan Bara dengan bergilir," Lo berdua kenapa, sih ? Kalau mau berantem Jangan di meja gue. Ada lapangan yang lebih luas,"
Reygan tak memerdulikan ucapan Kejora. ia hanya tidak suka saja kalau Kejora dipandang rendah oleh orang lain," Lo ngomong apa tadi tentang Kejora ? tanya Reygan Pada Bara
Bara terkekeh, " Lo nguping ? Kenapa ? Nggak Suka?
" Nggak. "
" Kenapa lo sensi gini ? sedangkan lo bukan siapa-siapanya Kejora," ucap Bara sedikit meledek
Reygan memalingkan wajahnya dan Terkekeh Pelan. kemudian ia menarik kerah baju Bara dengan kuat hingga hampir membuat Bara terbatuk-batuk kecil
Kejora yang melihat itu, melebarkan bola matanya dengan kaget. ia hendak melerainya tapi tangannya ditarik Ana sehingga membuatnya diam di tempat.
" Lo emang belum kapok ya, gue bikin bonyok waktu itu ? sekarang gue tanya lagi lo tadi ngomong apa tentang Kejora,"
Kejora mengerutkan dahinya dengan bingung Ada apa dengan dirinya ?
Bara menatap Kejora sekilas. Tak ada jawaban dari bibir Bara membuat Reygan memukul wajah Reygan hingga Bara tersungkur Siswa-siswi yang menyaksikan itu langsung dibuat terkejut
Kejora melebarkan matanya. Cewek itu melangkah cepat dan menarik lengan Reygan, " Reygan ! Lo kenapa sih ! tanya Kejora sedikit membentak," Kenapa lo Pukul Bara,"
Reygan menatap Kejora sekilas. Kemudian ia menatap Bara dengan benci, " Kejora emang nggak sesempurna lo. Harta tahta dan kastanya emang enggak setinggi lo. Tapi harga dirinya nggak serendah harga diri lo, " ucap Reygan ia berjongkok di samping Bara dan menepuk-nepuk Pundak Bara, " jaga omongan lo Apalagi lo itu Cowok bukan banci,"
Reygan tak ada niat sedikit pun untuk membantu Bara bangun dari tersungkurnya. sebelum ia melenggang Pergi Reygan menyempatkan diri untuk mengucapkan satu kalimat kepada Kejora, " jaga hati lo jangan sampe lo jatuh ke orang yang salah, " Reygan menoleh Bara yang berdiri dengan tertatih-tatih kemudian menatap Kejora, " Lo aman kalo saya gue,"
...•••••...
__ADS_1